Masyarakat Diimbau Waspada Isu Program MBG Ditunggangi Kepentingan Politik
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com -Â Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat, Noverizky Tri Putra mengingatkan masyarakat agar mewaspadai upaya pihak-pihak tertentu yang diduga memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan politik.
Pasalnya, kata Noverizky, program yang digagas pemerintah tersebut sejatinya memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat khususnya anak-anak dan pelajar.
Namun, ia menilai muncul kecenderungan sejumlah pihak yang berupaya menggiring opini publik dengan memanfaatkan berbagai dinamika dalam pelaksanaan program tersebut.
- Istimewa
Ia menduga ada kelompok tertentu yang berusaha mengambil keuntungan politik dengan memainkan isu seputar pelaksanaan program tersebut.
"Jangan sampai program yang tujuannya membantu masyarakat justru dijadikan komoditas politik oleh pihak-pihak tertentu untuk meraih keuntungan atau popularitas," kata Noverizky dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Ia menegaskan program MBG pada dasarnya merupakan langkah positif yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Program tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia.
Meski demikian, Noverizky mengakui pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.
Ia menyadari bahwa implementasi program berskala nasional tentu membutuhkan proses penyesuaian dan evaluasi secara berkelanjutan.
Karena itu, berbagai masukan dan kritik konstruktif tetap diperlukan agar kualitas pelaksanaan program dapat semakin baik ke depannya.
Menurut Noverizky, pemerintah juga perlu terus melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia menilai perbaikan tata kelola, distribusi, hingga mekanisme pengawasan menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.
Noverizky berharap seluruh pihak dapat menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menyikapi Program MBG.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap melihat program tersebut secara proporsional.
"Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Tetapi jangan sampai program yang baik ini justru dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu," ujarnya.(raa)
Load more