News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus
Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:48 WIB
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar
Sumber :
  • ANTARA/Ilham Kausar/aa

tvOnenews.com - Peredaran narkotika di Indonesia masih menjadi ancaman serius yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. 

Tidak hanya melibatkan jaringan internasional, para pelaku juga terus mengembangkan modus baru untuk menyamarkan aktivitas mereka, mulai dari laboratorium tersembunyi hingga penyalahgunaan toko dan tempat tinggal sebagai lokasi produksi maupun distribusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Besarnya perputaran bisnis narkoba menunjukkan bahwa pemberantasan tidak cukup hanya mengandalkan penangkapan pelaku. 

Upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta rehabilitasi bagi pengguna juga menjadi bagian penting dalam memutus rantai penyalahgunaan narkotika yang berdampak pada kesehatan, keamanan, dan masa depan generasi muda.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bersama jajaran Satresnarkoba Polres. 

Selama periode Januari hingga Juni 2026, aparat berhasil mengungkap ribuan kasus peredaran gelap narkotika dengan total barang bukti mencapai 17,45 ton serta ribuan tersangka yang diamankan.

17,45 Ton Narkoba Disita, Lebih dari 5.000 Tersangka Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Satuan Reserse Narkoba Polres jajaran membongkar jaringan peredaran gelap narkotika berskala besar sepanjang semester pertama 2026.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi intensif yang dilakukan sejak Januari hingga Juni 2026.

Dalam konferensi pers di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/6/2026), David mengungkapkan pihaknya berhasil menyita total 17,45 ton barang bukti narkotika dan obat keras ilegal. Selain itu, sebanyak 5.196 orang tersangka berhasil diamankan dari 3.890 laporan polisi yang ditangani selama periode tersebut.

"Pengungkapan masif ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam mengimplementasikan program 'Jakarta Plus' yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya, sekaligus motivasi bagi kami dan jajaran untuk melakukan upaya penegakan hukum terhadap pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," kata David, dikutip dari Antara.

Dari hasil penyelidikan, polisi memetakan peran masing-masing pelaku. Sebanyak 19 orang diketahui sebagai produsen narkotika, 1.914 orang berperan sebagai pengedar, sedangkan 3.263 lainnya merupakan pengguna.

David juga memaparkan profil para tersangka yang terdiri atas 4.739 laki-laki dan 457 perempuan. Selain itu terdapat 16 anak yang turut terjerat kasus narkotika, serta 39 warga negara asing (WNA) yang berasal dari 15 negara berbeda.

Pengguna Direhabilitasi, Barang Bukti Dimusnahkan Sesuai Aturan

Selain melakukan penindakan, Polda Metro Jaya juga menerapkan pendekatan rehabilitasi terhadap pengguna narkotika yang memenuhi syarat.

Langkah tersebut mengacu pada Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang mewajibkan pecandu maupun korban penyalahgunaan narkotika menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

Di sisi lain, barang bukti yang telah memiliki ketetapan hukum juga segera dimusnahkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Sesuai Pasal 90 UU Nomor 35 Tahun 2009, ketika sudah ada ketetapan status barang bukti dari Kejaksaan Negeri, maka dalam kurun waktu 7 plus 7 hari wajib dilakukan pemusnahan," terang David.

Kebijakan pemusnahan tersebut bertujuan mencegah barang bukti kembali beredar di masyarakat sekaligus menjaga transparansi proses penegakan hukum.

Daftar Barang Bukti yang Disita Didominasi Obat Keras Berbahaya

Barang bukti yang diamankan selama enam bulan pertama 2026 mencerminkan semakin beragamnya jenis narkotika dan obat-obatan ilegal yang beredar di Indonesia.

Jumlah terbesar berasal dari obat keras berbahaya sebanyak 13,42 ton atau setara 53.709.892 butir. Polisi juga menyita 2,587 ton prekursor karisoprodol serta 314.000 butir atau sekitar 104 kilogram pil karisoprodol golongan I yang dikenal masyarakat sebagai pil jin atau pil koplo.

Selain itu, aparat mengamankan 355,69 kilogram ganja, 197,50 kilogram sabu, 16.956 cartridge vape berisi etomidate, 33,88 kilogram serbuk etomidate, serta 19,78 kilogram serbuk ekstasi.

Barang bukti lainnya meliputi 29.289 butir ekstasi, 16,80 kilogram ketamin, 10,66 kilogram tembakau sintetis atau gorila, 5,37 kilogram happy water, 5,29 kilogram cairan bibit sintetis, 2,66 kilogram cairan THC, 5.208 butir happy five, 1,08 kilogram kokain, hingga 306,91 gram cairan MDMB-INACA.

Keberagaman jenis barang bukti tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkotika kini tidak lagi didominasi sabu atau ganja. Munculnya vape berisi etomidate, cairan sintetis, hingga prekursor dalam jumlah besar menjadi sinyal bahwa jaringan narkoba terus berinovasi untuk menghindari pengawasan aparat.

Karena itu, aparat menegaskan pemberantasan narkotika tidak hanya membutuhkan penegakan hukum yang konsisten, tetapi juga dukungan masyarakat melalui peningkatan kewaspadaan, edukasi, dan pelaporan terhadap aktivitas yang mencurigakan. 

Langkah kolaboratif dinilai menjadi kunci untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang semakin kompleks. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela bertambah.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Cape Verde Vs Arab Saudi

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Cape Verde Vs Arab Saudi

Duel Cape Verde kontra Arab Saudi akan menjadi salah satu duel paling menentukan pada matchday terakhir Grup H Piala Dunia 2026.
Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Aries Percaya Diri, Capricorn Menuai Hasil Kerja Keras

Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Aries Percaya Diri, Capricorn Menuai Hasil Kerja Keras

Ramalan karier 12 zodiak besok, 28 Juni 2026: Aries penuh percaya diri, Capricorn menuai hasil kerja keras, dan Leo siap bersinar. Simak prediksi lengkapnya.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Uruguay Vs Spanyol

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Uruguay Vs Spanyol

Pemenang dari laga ini akan menjadi pemuncak klasemen Grup H dan lolos ke babak 32 besar. Nantinya, di fase gugur, juara Grup H akan berjumpa dengan runner up Grup J Piala Dunia 2026.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Sifat Temperamental Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan di Bandung Terbongkar, Polisi: Jika Tidak Dapatkan Sesuatu sesuai Harapannya, Dia Cenderung Lakukan Kekerasan

Sifat Temperamental Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan di Bandung Terbongkar, Polisi: Jika Tidak Dapatkan Sesuatu sesuai Harapannya, Dia Cenderung Lakukan Kekerasan

Taufik Hidayat tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR di Bandung punya karakter bertemperamen tinggi.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Selengkapnya

Viral