Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, PB SEMMI Apresiasi Profesionalisme dan Reformasi Kelembagaan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai dinamika serta isu hukum dan keamanan ternyata tak membuat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) goyah. Justru, Polri kembali membuktikan bahwa kepercayaan publik menunjukkan tren peningkatan yang positif.
Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Litbang Kompas, kepercayaan publik terhadap kinerja Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencapai 82,4 persen pada tahun 2026.
Angka ini naik 6,2 persen dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 76,2 persen. Kenaikan ini menjadi salah satu indikator menguatnya persepsi publik terhadap kinerja institusi kepolisian dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan masyarakat.
Survei Litbang Kompas ini digelar pada periode 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Penelitian menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,8 persen.
Atas capaian tersebut, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri yang dinilai berhasil menjaga tren perbaikan persepsi publik.
“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap Polri. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi dikutip dari laman resmi Polri, Minggu (28/6/2026).
Hasan menilai tingginya tingkat kepercayaan harus dipandang sebagai amanah yang perlu dijaga lewat konsistensi kinerja dan pelayanan di lapangan.
“Saya berharap seluruh jajaran Polri punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” katanya.
PB SEMMI Apresiasi Kinerja Polri
Senada, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) juga menyambut baik hasil survei Litbang Kompas tersebut. Hasil itu dinilai menjadi indikator bahwa Polri terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas serta konsisten melanjutkan agenda reformasi kelembagaan.
Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, mengatakan bahwa peningkatan kepercayaan publik tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan Polri dalam aspek pelayanan, penegakan hukum, dan penguatan akuntabilitas institusi.
“Survei Litbang Kompas yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri merupakan sinyal positif bahwa institusi kepolisian tetap bekerja secara profesional dan terus melakukan pembenahan. Ini membuktikan bahwa agenda reformasi Polri berjalan ke arah yang baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bintang di Jakarta.
Menurutnya, kepercayaan publik adalah modal utama bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karenanya, capaian tersebut perlu dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi, serta penegakan hukum yang berkeadilan.
PB SEMMI juga menilai berbagai langkah transformasi yang dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Mulai dari modernisasi layanan, peningkatan respons terhadap pengaduan masyarakat, hingga komitmen memperkuat pengawasan internal.
“Kepercayaan publik adalah amanah yang harus terus dijaga. Kami melihat Polri terus berupaya meningkatkan kualitas institusi melalui berbagai program reformasi. Tentu masih ada ruang untuk perbaikan, tetapi tren positif ini menunjukkan bahwa arah kebijakan yang ditempuh sudah berada di jalur yang tepat,” lanjutnya.
PB SEMMI berharap Polri terus memperkuat profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan masyarakat. Meningkatnya kepercayaan publik jadi bukti bahwa reformasi Polri berjalan positif dan perlu terus dijaga serta ditingkatkan demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin modern, humanis, dan dipercaya masyarakat.
Selain mencatat kenaikan tingkat kepercayaan, survei tersebut juga menunjukkan peningkatan pada sejumlah indikator lainnya. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian diketahuoi naik dari 65,1 persen pada tahun 2025 menjadi 67,6 persen pada tahun 2026. Sementara, citra positif Polri di mata masyarakat meningkat cukup signifikan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen. (rpi)
Load more