2 Bantuan Nyata Gubernur Dedi Mulyadi Peduli pada Kasus Penyekapan di Bandung
- dok. LPSK
Jakarta, tvonenews.com- Kasus penyekapan di Bandung menuai sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Publik pun juga ikut peduli karena korban mengalami luka berat.
Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu, mengatakan kalau tersangka Taufik Hidayat di kasus penyekapan harus diusut tuntas. Sampai-sampai waktu lalu, ia membuat sayembara untuk menangkap tersangka yang sempat DPO.
Tidak pakai waktu lama, Taufik Hidayat alias TH (30) pun ditangkap oleh Polisi, kasusnya didalami Polda Jabar. Dedi pun ingin memberikan rezeki sebagai bentuk kepeduliannya.
- tvOneNews
Uang yang disebutkan sebesar Rp 250 juta diberikan kepada perwakilan keluarga korban dalam bentuk tabungan. Bantuan yang diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan serta menjamin masa depan korban.
Seperti diketahui, Uang Rp 250 juta itu sebelumnya merupakan hadiah sayembara bagi masyarakat yang berhasil menemukan tersangka. Pasca tersangka ditangkap hadiah diberikan pada pihak korban setalah disepakati semua pihak terlibat.
"Berdasarkan catatan keuangan yang saya miliki sampai hari ini, maka dibutuhkan dalam dua minggu ini sebesar satu miliar rupiah. Dan kami menyiapkannya, tidak usah lagi cari donasi ke sana kemari. Tetapi yang mau berdonasi dipersilakan untuk membantu keluarganya dan masa depan korban," papar KDM, sapaan Dedi Mulyadi, saat jumpa media, dikutip dalam laman biroadpim.jabar, Senin (29/6).
Bantuan kedua dari KDM itu memastika bahwa seluruh pengobatan korban berinisial YTR (29) sampai tuntas. Sebab YTR diketahui mengalami luka berat,bahkan mengalami kebutaan dan kesulitan.
"Pemda Provinsi Jawa Barart sudah memutuskan, [ertama bahwa terhadap korban dijamin seluruh pelayanan kesehatannya sampai smebuh," ucapnya diinstagram officialinewstv.
Tabiat Buruk Taufik Hidayat
Di sisi lain kebiasaan buruk Taufik buat eks istrinya tidak sanggup lagi. Akhirnya mereka berpisah setelah 14 hari menikah.
"waktu nikah selama 2 minggu, kenapa pisah?," tanya Gubernur Jabar itu. dikutip dari Tiktok Dedimulyadiofficial.
"Iya suka marah-marah pak, misalkan marah suka minta mas kawin sini gitu," jawab mantan istri Taufik Hidayat.
Kata eks istri TH juga kadang suka mengamuk, atau membanting barang. Itu terjadi, seperti saat pelaku meminta dilayani sebagai suami, namun ditolak karena sang istri sedang ngidam atau mual-mual akibat kondisi hamil.
Dalam kesempatan yang sama juga, mantan istri Taufik itu, menyebut ia bisa menikah dengan pria yang terduga kasus penyekapan di bandung itu karena mendapatkan restu orang tuanya.
Katanya, TH bisa membuat kedua orang tuanya yakin. Sehingga bisa menikah walaupun hanya bertahan dua minggu.
"orang tua mah waktu itu orang tua percaya gitu, karena dia omongannya baik, jadi ngeyakinin gitu," jelasnya.
"jadi datang ke orang tua terus izin, terus diizinin dan langsung di bawa ya," tanya Dedi Mulyadi.
Sementara pekerjaan Taufik Hidayat, kata eks istrinya memang hanya pekerja lepas. Kala ia mengenal sudah menjadi seorang penagih utang atau debt collector.
"dia kerja sebagai buruh, kerja sebagai debt collector pak," katanya lagi.(klw)
Load more