News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Perempuan di Sumur Probolinggo, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati

Polisi mengungkap kronologi lengkap pembunuhan perempuan asal Bantaran yang jasadnya ditemukan di sumur di Probolinggo. Simak perjalanan kasus, motif pelaku, hingga ancaman hukuman
Senin, 6 Juli 2026 - 18:05 WIB
Ilustrasi Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Perempuan di Sumur Probolinggo, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang bermula dari perkenalan di media sosial kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal di dunia digital. 

Kemudahan aplikasi pertemanan memang membuka ruang membangun relasi, tetapi di sisi lain juga dimanfaatkan sebagian pelaku kejahatan untuk menjebak calon korbannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data kepolisian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kejahatan dengan modus perkenalan melalui media sosial maupun aplikasi kencan terus bermunculan. 

Modus yang digunakan beragam, mulai dari penipuan, perampasan, hingga tindak kekerasan yang berujung hilangnya nyawa korban. 

Aparat pun terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap ajakan bertemu dengan orang yang identitasnya belum benar-benar diketahui.

Salah satu kasus yang menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Seorang perempuan berinisial SM (24), warga Kecamatan Bantaran, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur tua di Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. 

Polisi kemudian mengungkap bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan berencana dengan motif menguasai harta benda. Berikut kronologi lengkap kasus tersebut berdasarkan hasil penyidikan kepolisian. ([Jatim - Akurat.co][1])

1. Korban Berkenalan dengan Pelaku Lewat Aplikasi Kencan

Kapolres Probolinggo, M. Wahyudin Latif, menjelaskan korban baru mengenal tersangka utama RF (26) melalui aplikasi kencan pada 30 Mei 2026.

Setelah beberapa waktu berkomunikasi, korban diajak bertemu di kawasan Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo. Pelaku berdalih ingin memperkenalkan korban kepada keluarganya sehingga korban bersedia datang seorang diri menggunakan sepeda motor.

"Korban dan tersangka tidak memiliki hubungan apa-apa. Hanya kenal melalui aplikasi kencan," ujar Wahyudin saat konferensi pers.

2. Korban Diajak ke Lokasi Sepi dan Diduga Dibunuh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai bertemu, korban diajak menuju wilayah Desa Alaskandang. Dalam perjalanan, tersangka RF mengendarai sepeda motor milik korban, sementara tersangka H (19) mengikuti menggunakan kendaraan lain.

Setibanya di kawasan sepi dekat sumur irigasi di Desa Alassumur Kulon, pelaku menghentikan kendaraan dengan alasan hendak buang air kecil. Berdasarkan hasil penyidikan, di lokasi itulah korban diduga dibunuh menggunakan tali.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pratama Arhan Perkuat Persija, Lini Kiri Macan Kemayoran Makin Kuat

Pratama Arhan Perkuat Persija, Lini Kiri Macan Kemayoran Makin Kuat

Persija resmi memperkuat sektor kiri pertahanan dengan merekrut Pratama Arhan selama tiga musim untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

Rancangan aturan penyeragaman kemasan dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik dinilai berpotensi menjadi beban regulasi yang baru bagi ekosistem pertembakauan.
Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Lembaga survei internasional yakni IndexMundi Global Surveys merilis laporan Police Corruption Perceptions Index dengan menempatkan Polri pada poin 7,56 atau terbilang kategori tinggi.
Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra (21), mahasiswi Telkom University yang dilaporkan hilang selama satu minggu terakhir, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. 
Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Siapa Jael Pawirodihardjo? Mengenal profil striker muda MVV Maastricht berdarah Indonesia yang mencuri perhatian dan berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Semarak puncak perayaan HUT ke-61 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan gerakan digital bagi UMKM hingga kompetisi AI untuk kreator lokal.

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara mengenai jadwal Piala Presiden 2026 yang beririsan dengan Piala AFF. Ia menegaskan keduanya tetap harus berjalan beriringan.
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral