News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Sindikat Judi Online Rekrut Petani dan IRT Jadi "Ternak Rekening", Menkomdigi Bongkar Modus Baru yang Mengkhawatirkan

Menkomdigi mengungkap praktik "ternak rekening" yang melibatkan petani dan ibu rumah tangga sebagai penampung transaksi judi online. Simak modus, upaya pemberantasan
Kamis, 16 Juli 2026 - 18:17 WIB
Ilustrasi Waspada! Sindikat Judi Online Rekrut Petani dan IRT Jadi "Ternak Rekening", Menkomdigi Bongkar Modus Baru yang Mengkhawatirkan
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvOnenews.com - Sindikat perjudian online terus mengembangkan berbagai modus untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum. Setelah memanfaatkan situs, aplikasi, hingga media sosial, kini jaringan pelaku diduga menggunakan masyarakat berpenghasilan rendah sebagai pemilik rekening penampung dana hasil perjudian. 

Praktik yang dikenal sebagai "ternak rekening" ini dinilai menjadi salah satu tantangan terbesar dalam memutus aliran dana judi online di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena tidak hanya memperluas jaringan kejahatan keuangan, tetapi juga menyeret masyarakat yang sebenarnya tidak memahami risiko hukum yang mengintai. 

Petani, ibu rumah tangga (IRT), hingga warga ekonomi lemah disebut menjadi sasaran sindikat dengan iming-iming bayaran ratusan ribu rupiah untuk membuka rekening yang kemudian dipakai sebagai tempat keluar masuk uang hasil judi online.

Modus "Ternak Rekening" Bidik Petani hingga Ibu Rumah Tangga

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan praktik jual beli rekening masih menjadi hambatan utama dalam upaya pemberantasan judi online. 

Dalam OJK Banking Forum 2026 bertajuk "Penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi Perbankan serta Peningkatan Upaya Pemberantasan Kejahatan 

Keuangan dan Perjudian Online di Era Digital", Meutya menyebut para pelaku secara sengaja merekrut masyarakat kurang mampu untuk membuka rekening bank.

"Ada banyak temuan atau cerita terkait judi online dan bagaimana mudahnya membuat penampungan rekening dengan meminta kepada masyarakat yang kurang mampu, dibayar Rp100 ribu—Rp500 ribu untuk membuat rekening-rekening penampungan, banyak yang petani, banyak juga Ibu Rumah Tangga (IRT)," ungkap Meutya di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, rekening tersebut secara administratif memang tercatat atas nama masyarakat, tetapi dalam praktiknya dikendalikan oleh jaringan judi online sebagai sarana menerima, memindahkan, hingga menyamarkan aliran dana hasil perjudian.

Modus ini membuat penelusuran transaksi menjadi lebih rumit karena identitas pemilik rekening bukanlah pelaku utama, melainkan warga yang tergiur imbalan uang dalam jumlah relatif kecil.

Komdigi Minta Perbankan Perkuat Sistem KYC

Untuk menutup celah tersebut, Meutya meminta industri perbankan memperkuat penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) hingga ke kantor cabang maupun unit layanan di daerah. Menurutnya, proses verifikasi identitas nasabah yang lebih ketat dapat membantu mendeteksi rekening mencurigakan sejak awal.

"Sebetulnya kalau KYC dikuatkan hingga ke daerah atau gerai-gerai perbankan, ini bisa dideteksi lebih awal, terutama kalau rekeningnya mungkin jumlah saldonya tidak banyak tetapi rekeningnya sampai banyak, itu juga pasti dapat dideteksi lebih awal kalau kita semua hati-hati," ujarnya.

Ia menambahkan terdapat sejumlah pola transaksi yang dapat dijadikan indikator awal penyalahgunaan rekening, seperti rekening dengan saldo kecil namun memiliki aktivitas transaksi yang sangat tinggi atau kepemilikan rekening dalam jumlah tidak wajar.

Komdigi mencatat lebih dari 32 ribu rekening telah diblokir dari sekitar 38 ribu rekening yang sebelumnya terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online. Pemerintah berharap angka tersebut terus meningkat melalui sinergi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PPATK, dan industri perbankan.

"Kami meyakini kalau nanti pemutusan akses dilakukan, didukung dengan pemutusan terhadap rekening-rekening yang memang bermasalah. Syukur-syukur terdeteksi lebih dini, jadi tidak perlu ada banyak laporan rekening bermasalah kalau dari awal memang 'ternak rekening'-nya bisa dihindari," kata Meutya.

Selain penguatan KYC, pemerintah juga mendorong integrasi data antarlembaga, percepatan pertukaran informasi rekening mencurigakan, hingga registrasi biometrik kartu SIM guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital.

Pemberantasan Judi Online Tak Lagi Sekadar Blokir Situs

Meutya menegaskan strategi pemerintah kini tidak lagi hanya berfokus pada pemblokiran situs judi online. Menurutnya, langkah tersebut harus diikuti dengan pemutusan aliran dana yang menjadi sumber kehidupan jaringan perjudian digital.

"Kita ingin seluruh ekosistemnya diputus. Dari sisi preventif melalui penanganan situs, kemudian memutus rekening penampung, hingga penegakan hukum terhadap pelakunya," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebocoran data pribadi yang terjadi beberapa tahun terakhir masih dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk membuka rekening maupun membuat identitas palsu. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap penyalahgunaan data pribadi serta tidak mudah menyerahkan identitas kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah berharap kolaborasi antara Komdigi, OJK, PPATK, kepolisian, perbankan, dan masyarakat mampu mempersempit ruang gerak sindikat judi online yang selama ini terus mencari celah melalui berbagai modus baru.

Ancaman Hukum bagi Pelaku Judi Online dan Penyalahgunaan Rekening

Aktivitas perjudian online di Indonesia dilarang dan dapat dikenakan sanksi pidana. Pelaku maupun pihak yang turut membantu operasional perjudian, termasuk menyediakan rekening sebagai sarana transaksi, dapat dijerat sejumlah ketentuan hukum, antara lain:

* Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian.
* Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang mengatur distribusi atau akses terhadap muatan perjudian secara elektronik.
* Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), apabila rekening digunakan untuk menyamarkan hasil tindak pidana.
* POJK Nomor 8 Tahun 2023 mengenai penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPSPM), yang menjadi dasar pengawasan perbankan terhadap transaksi mencurigakan.

Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur imbalan sesaat untuk membuka atau meminjamkan rekening kepada pihak lain. 

Selain berpotensi dimanfaatkan jaringan judi online, pemilik rekening juga dapat terseret proses hukum apabila terbukti mengetahui atau turut membantu aktivitas tindak pidana tersebut. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jawaban Elegan Pramono Anung Atas Protes Keras Shin Tae-yong dengan Rumput Lapangan JIS, Demi Persija Janjikan Perbaikan

Jawaban Elegan Pramono Anung Atas Protes Keras Shin Tae-yong dengan Rumput Lapangan JIS, Demi Persija Janjikan Perbaikan

Kritikan terhadap kualitas rumput JIS mencuat setelah Persija Jakarta menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Cuaca Buruk di Malaysia Buat Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-17 Ditunda ke Hari Ini

Cuaca Buruk di Malaysia Buat Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-17 Ditunda ke Hari Ini

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-17 jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan berlangsung pada November mendatang. 
Shin Tae-yong dan Rizky Ridho Kritik Rumput JIS usai Persija Jakarta Menang, Begini Respons Pemprov DKI Jakarta

Shin Tae-yong dan Rizky Ridho Kritik Rumput JIS usai Persija Jakarta Menang, Begini Respons Pemprov DKI Jakarta

Keluhan pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dan kapten Rizky Ridho mengenai buruknya kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS) akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
Nasib Warga Palestina Jika Gadi Eisenkot Terpilih di Pemilu Israel 2026

Nasib Warga Palestina Jika Gadi Eisenkot Terpilih di Pemilu Israel 2026

Dampak positif dan negatif bisa diterima warga Palestina seandainya pensiunan militer Gadi Eisenkot terpilih dalam Pemilu Israel 2026 atas Benjamin Netanyahu.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Bingung Pilih Jenis Ponsel Lipat? Simak Perbedaan Model Cangkang dan Buku serta Kelebihannya

Bingung Pilih Jenis Ponsel Lipat? Simak Perbedaan Model Cangkang dan Buku serta Kelebihannya

Ponsel lipat semakin menarik perhatian berkat desain yang unik dan fitur yang terus berkembang. Ini perbedaan dua jenis utama, yakni model cangkang dan buku.

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Jadwal Hylo Open 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Jonatan Christie, 3 Wakil Indonesia Unjuk Gigi

Jadwal Hylo Open 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Jonatan Christie, 3 Wakil Indonesia Unjuk Gigi

Jadwal Hylo Open 2026 hari ini Rabu (28/10/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi. Salah satunya Jonatan Christie.
Selengkapnya

Viral