BPJS Ketenagakerjaan Berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi Ubah Santunan Menjadi Modal Produktif Lewat Program PEKA
- BPJS Ketenagakerjaan
Berbeda dengan pelatihan pada umumnya, Program PEKA memiliki indikator keberhasilan yang terukur. BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sedikitnya 10 persen peserta pada setiap angkatan telah mampu menjalankan usaha produktif dalam waktu tiga bulan.
Untuk memastikan target tersebut tercapai, seluruh peserta akan dipantau secara berkala melalui proses pendampingan yang berkelanjutan.
"Kami tidak ingin pelatihan selesai hanya dengan pemberian sertifikat. Seluruh peserta akan kami tracking, kami dampingi, dan kami evaluasi bersama mitra agar benar-benar menjadi pelaku usaha yang produktif. Keberhasilan program ini bukan diukur dari banyaknya pelatihan, tetapi dari berapa banyak penerima manfaat yang mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi," tegas Saiful.
Ia menambahkan, ketika penerima manfaat mampu membangun usaha dan kembali memperoleh penghasilan, maka manfaat jaminan sosial tidak hanya menjaga keberlangsungan hidup keluarga pekerja, tetapi juga melahirkan pelaku usaha baru yang ikut menggerakkan perekonomian daerah.
Menariknya, Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan memiliki semangat yang selaras dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang juga menggunakan nama PEKA (Perempuan Kepala Rumah Tangga).
Program pemerintah daerah tersebut selama ini memberikan bantuan peralatan usaha bagi perempuan kepala keluarga melalui dukungan APBD hingga tingkat desa sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menekan angka kemiskinan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, salah satu penyebab masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan adalah hilangnya pencari nafkah keluarga akibat berbagai risiko, termasuk meninggal dunia maupun kehilangan pekerjaan.
Karena itu, perlindungan jaminan sosial menjadi instrumen penting untuk menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga, terutama ketika risiko tersebut terjadi.
Menurutnya, manfaat tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar apabila diikuti dengan program pemberdayaan ekonomi yang mendorong penerima manfaat untuk kembali produktif dan memiliki sumber penghasilan baru.
"Kami sangat mengapresiasi Program PEKA karena tidak berhenti pada penyaluran santunan, tetapi juga membekali penerima manfaat agar bangkit kembali melalui kewirausahaan. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat," kata Ipuk.
Ia menilai kesamaan semangat antara Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan dengan Program PEKA Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjadi fondasi yang kuat untuk memperluas kolaborasi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Load more