News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Masa Kini Harus Mampu Membaca Perubahan dan Bertransformasi

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa esensi dari kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan zaman adalah kemahiran dalam memetakan perubahan serta mengelola transformasi. 
Selasa, 21 Juli 2026 - 15:16 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa esensi dari kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan zaman adalah kemahiran dalam memetakan perubahan serta mengelola transformasi. 

Mengingat dinamika global yang melaju pesat, seorang pemimpin dituntut untuk melampaui sekadar adaptasi; mereka harus memiliki visi untuk memprediksi sekaligus mengendalikan arah perubahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak pemimpin mencapai puncak karier bukan karena sekadar mengikuti perubahan, melainkan karena mampu memimpin perubahan. Kuncinya adalah mampu membaca tanda-tanda zaman dan melihat arah masa depan. Mereka yang mampu memimpin perubahan akan menjadi pemenang," ujar Bima saat menjadi pembicara dalam acara Advanced Leadership Programme (ALDP) 2026 bertajuk 'Strategic Leadership for Innovative Growth' di Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/7).

Bima menjelaskan, percepatan perubahan global ditandai dengan bergesernya konstelasi geopolitik dunia, munculnya kekuatan-kekuatan baru, serta pesatnya perkembangan teknologi, khususnya Akal Imitasi (AI). 

Kondisi tersebut menuntut lahirnya pemimpin yang adaptif, berpandangan jauh ke depan, dan mampu mengambil keputusan secara tepat di tengah dinamika yang terus berubah.

Ia menambahkan, tantangan tersebut juga dihadapi Indonesia, terutama dalam memanfaatkan bonus demografi yang diperkirakan berakhir sekitar 2040. 

Karena itu, pemerintah pusat dan daerah sedang memaksimalkan momentum tersebut melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia agar Indonesia mampu keluar dari risiko negara berpendapatan menengah serta mewujudkan visi menjadi negara maju.

Bima menambahkan, perubahan yang semakin cepat harus direspons melalui budaya inovasi di lingkungan birokrasi. 

Inovasi, kata dia, tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif ataupun mengejar penghargaan, melainkan harus menjawab kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Innovation should be based on the needs of the people. Inovasi tidak boleh lahir hanya dari ide pemerintah, tetapi harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemimpin harus sering turun ke lapangan, mendengar aspirasi warga, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar menjawab persoalan publik," tegasnya.

Ia menjelaskan, inovasi yang berangkat dari kebutuhan masyarakat akan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah untuk mencegah dampak bencana semakin meluas.
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.

Trending

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah untuk mencegah dampak bencana semakin meluas.
Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mata uang rupiah ditutup melemah 36 poin ke level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2026), setelah sebelumnya sempat tertekan hingga 40 poin.
Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Boxing Day merupakan sebutan bagi pertandingan yang digelar satu hari setelah Hari Natal di mana dalam hari tersebut keluarga berada di rumah untuk membuka kado Natal. 
Selengkapnya

Viral