News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AI di Industri Hiburan Makin Masif, Hak Cipta dan Masa Depan Kreator Dipertanyakan

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generatif semakin mengubah cara industri hiburan memproduksi karya.
Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52 WIB
A24 X DeepMind Google
Sumber :
  • A24/Google

Jakarta, tvOnenews.com - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generatif semakin mengubah cara industri hiburan memproduksi karya.

Jika sebelumnya AI hanya digunakan untuk membuat gambar atau teks sederhana, kini teknologi tersebut mulai dimanfaatkan dalam pembuatan storyboard, efek visual (VFX), penyuntingan video, ilustrasi, hingga proses praproduksi film.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan ini membuat AI tak lagi dipandang sebagai teknologi eksperimental, melainkan mulai menjadi bagian dari ekosistem industri kreatif.

Di sisi lain, semakin luasnya penggunaan AI juga memicu perdebatan mengenai hak cipta, etika, dan masa depan profesi kreatif.

Sejumlah sengketa hukum masih berlangsung terkait dugaan penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan model AI.

Beberapa perusahaan teknologi, seperti Stability AI, OpenAI, Midjourney, hingga Suno, menghadapi gugatan dari ilustrator, penulis, media, maupun perusahaan musik yang menilai karya mereka digunakan tanpa izin atau kompensasi.

Perkara-perkara tersebut menjadi salah satu ujian terbesar dalam menentukan batas hukum penggunaan AI generatif di industri kreatif.

Di tengah kontroversi tersebut, sejumlah studio besar justru mulai berinvestasi pada AI.

Salah satu langkah paling mencolok dilakukan Lionsgate, studio di balik waralaba John Wick dan The Hunger Games.

Pada September 2024, Lionsgate mengumumkan kerja sama dengan perusahaan AI Runway untuk mengembangkan model AI video yang dilatih menggunakan katalog film milik studio tersebut.

Menurut pihak Lionsgate, teknologi itu akan digunakan untuk membantu proses praproduksi dan pascaproduksi, seperti pembuatan storyboard, visualisasi adegan, hingga efek visual, dengan tujuan mempercepat pekerjaan para sineas, bukan menggantikan mereka.

Kerja sama serupa mulai bermunculan di industri. AMC Networks, misalnya, juga menggandeng Runway untuk mengeksplorasi penggunaan AI dalam produksi konten. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa AI mulai dipandang sebagai alat produksi yang dapat menekan biaya sekaligus mempercepat alur kerja di studio.

Sementara itu, tidak semua sineas memandang AI sebagai ancaman. Sutradara Titanic dan Avatar, James Cameron, bahkan bergabung sebagai anggota dewan direksi perusahaan AI Stability AI pada 2024.

Dalam pernyataannya, Cameron mengatakan ketertarikannya bukan untuk menciptakan film sepenuhnya dengan AI, melainkan memahami bagaimana teknologi tersebut dapat mempercepat proses efek visual dan produksi film berskala besar.

Menurut Cameron, industri film membutuhkan cara untuk memangkas biaya produksi tanpa mengurangi kualitas visual. Ia menilai AI dapat membantu menyelesaikan pekerjaan teknis yang selama ini menyita banyak waktu, sehingga para seniman dapat lebih fokus pada aspek kreatif dan penceritaan.

Dukungan terhadap AI juga mulai terlihat dari sineas legendaris Martin Scorsese. Dalam beberapa waktu terakhir, Scorsese diketahui bergabung sebagai penasihat perusahaan AI Black Forest Labs.

Menurut laporan San Francisco Chronicle dan sejumlah media industri, Scorsese tertarik memanfaatkan AI untuk membantu proses praproduksi, terutama dalam pembuatan storyboard dan visualisasi adegan sebelum proses syuting dimulai.

Langkah Scorsese cukup mengejutkan karena selama ini ia dikenal sebagai salah satu pembuat film yang sangat menghargai proses sinematik tradisional. Namun, ia menilai AI dapat menjadi alat baru untuk memperluas kemungkinan bercerita, selama keputusan artistik tetap berada di tangan manusia.

Pandangan serupa juga diungkapkan pencipta Star Wars, George Lucas. Dalam wawancara terbaru, Lucas menyebut AI sebagai perkembangan teknologi yang tidak dapat dihindari.

Ia membandingkan penolakan terhadap AI dengan penolakan terhadap mobil pada awal abad ke-20. Menurutnya, yang terpenting bukan teknologinya, melainkan bagaimana manusia menggunakannya secara bertanggung jawab.

Festival Film Mulai Membuka Ruang bagi AI

Adopsi AI tidak hanya terjadi di studio Hollywood. Perusahaan AI Runway kini rutin menggelar AI Film Festival, sebuah ajang internasional yang menampilkan film pendek yang dibuat menggunakan AI generatif.

Festival tersebut juga bekerja sama dengan Tribeca Festival, salah satu festival film paling bergengsi di Amerika Serikat, melalui program khusus yang mengeksplorasi penggunaan AI dalam perfilman.

Menurut Runway, jumlah karya yang dikirim ke AI Film Festival terus meningkat setiap tahun. Kolaborasi dengan Tribeca juga menjadi sinyal bahwa sebagian pelaku industri mulai menerima AI sebagai medium baru dalam pembuatan film, bukan sekadar alat eksperimen.

Penggunaan AI juga mulai terlihat di luar industri film. Saat ini, semakin banyak tayangan berita, dokumenter, program sejarah, hingga konten digital menggunakan ilustrasi hasil AI ketika tidak tersedia rekaman visual asli atau ketika ingin memvisualisasikan suatu peristiwa.

Gambar dan video AI juga mulai digunakan untuk membuat animasi penjelas, simulasi, hingga latar visual yang sebelumnya memerlukan biaya produksi tinggi.

Praktik tersebut memang mampu mempercepat proses produksi dan menekan biaya. Namun, sejumlah pakar etika media mengingatkan bahwa penggunaan ilustrasi AI perlu diberi penanda yang jelas agar penonton memahami bahwa visual tersebut merupakan hasil rekonstruksi, bukan dokumentasi asli.

Kekhawatiran terhadap Hak Cipta dan Profesi Kreatif

Di balik berbagai peluang tersebut, kekhawatiran terhadap dampak AI terhadap profesi kreatif masih sangat besar.

Serikat pekerja di Hollywood, ilustrator, penulis, hingga musisi menilai penggunaan AI berpotensi mengurangi kebutuhan terhadap sejumlah profesi, terutama untuk pekerjaan konseptual seperti storyboard artist, concept artist, ilustrator, hingga editor awal.

Selain itu, isu terbesar masih berkaitan dengan data pelatihan AI. Banyak kreator mempertanyakan apakah karya mereka digunakan untuk melatih model AI tanpa izin maupun kompensasi.

Sengketa hukum yang melibatkan perusahaan teknologi dan pemilik hak cipta diperkirakan akan menjadi penentu arah regulasi AI dalam beberapa tahun mendatang.

Meski begitu, realitas di industri menunjukkan bahwa AI semakin sulit dipisahkan dari proses produksi modern.

Bahkan menurut laporan media industri, hampir seluruh studio besar dan rumah produksi kini tengah bereksperimen dengan berbagai bentuk AI, meski tidak semuanya mengumumkannya secara terbuka karena masih sensitif di kalangan pekerja kreatif.

Bagi sebagian sineas, AI adalah alat yang mampu membuka peluang baru dan membuat produksi film menjadi lebih efisien.

Namun bagi banyak kreator lain, teknologi ini juga menjadi pengingat bahwa inovasi harus diiringi dengan aturan yang melindungi hak cipta serta memastikan kreativitas manusia tetap menjadi inti dari industri hiburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Satpam SMAN 1 Sentolo Disanksi SP3 Atas Dugaan Pelecehan Seksual, Sekolah Usul Dipindahkan

Oknum Satpam SMAN 1 Sentolo Disanksi SP3 Atas Dugaan Pelecehan Seksual, Sekolah Usul Dipindahkan

Oknum petugas keamanan (satpam) SMAN 1 Sentolo di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta dikenai sanksi surat peringatan ketiga (SP3) setelah muncul dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi di lingkungan sekolah tersebut. 
Bercak Darah di Popok Anak Picu Dugaan Kekerasan Seksual, Ibu di Sleman Cari Keadilan

Bercak Darah di Popok Anak Picu Dugaan Kekerasan Seksual, Ibu di Sleman Cari Keadilan

Seorang ibu di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta tengah memperjuangkan keadilan untuk anaknya yang masih berusia 3,5 tahun.
Kementerian ATR/BPN Buka Suara soal Penggeledahan KPK: Lantai 3, 6 hingga Ruang Dirjen PPTR Diperiksa

Kementerian ATR/BPN Buka Suara soal Penggeledahan KPK: Lantai 3, 6 hingga Ruang Dirjen PPTR Diperiksa

Kementerian ATR/BPN buka suara soal penggeledahan KPK terkait kasus suap HGB Summarecon. Sejumlah ruangan, termasuk ruang Dirjen PPTR, diperiksa.
BNNP Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia - Sumsel

BNNP Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia - Sumsel

Sekitar 45,5 kilogram sabu dan 9.439 butir pil ekstasi, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, barang bukti ungkap kasus jaringan intern
Unai Emery Sampaikan Komentar Pedas untuk Garnacho, 3 Laga Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan Aston Villa

Unai Emery Sampaikan Komentar Pedas untuk Garnacho, 3 Laga Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan Aston Villa

Alejandro Garnacho kembali dicadangkan saat Aston Villa menang 3-1 atas Coventry. Unai Emery mengakui sang winger masih tertinggal dari pemain lain.
Lionel Messi Masuk Kandidat Ballon d'Or 2026, David Beckham Ungkap Alasan La Pulga Layak Menang

Lionel Messi Masuk Kandidat Ballon d'Or 2026, David Beckham Ungkap Alasan La Pulga Layak Menang

David Beckham menilai Lionel Messi layak memenangkan Ballon d'Or 2026. Mantan kapten timnas Inggris itu menyoroti performa gemilang Messi bersama Inter Miami.

Trending

Update Terbaru Kasus Wanita yang Ditendang Pria Tak Dikenal saat Antre Makanan di Mal Senayan City

Update Terbaru Kasus Wanita yang Ditendang Pria Tak Dikenal saat Antre Makanan di Mal Senayan City

Rekan korban memberikan informasi terbaru setelah viral rekaman CCTV seorang wanita ditendang pria tak diknela saat sedang antre makanan di Mal Senayan City.
Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sehubungan kabar korban KKB ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bersama Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema melaksanakan olah tempat kejadian perkara.
Viral, Begini Kronologi Wanita Ditendang Pria saat Antre Baso A Fung di Food Court Senayan City

Viral, Begini Kronologi Wanita Ditendang Pria saat Antre Baso A Fung di Food Court Senayan City

Viral video wanita terlihat ditendang oleh seorang pria dari belakang saat antre Baso A Fung di Food Court Senayan City. Begini kronologi kejadiannya.
Gol ke-100 Lionel Messi Antar Inter Miami Juara Campeones Cup, Trofi Pertama dalam Sejarah Klub

Gol ke-100 Lionel Messi Antar Inter Miami Juara Campeones Cup, Trofi Pertama dalam Sejarah Klub

Lionel Messi tampil gemilang saat Inter Miami menaklukkan Cruz Azul 2-0 di final Campeones Cup 2026. Messi mencetak gol ke-100 untuk Inter Miami dan assist.
4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 18 September 2026. Capricorn, Aquarius, Scorpio, dan Aries punya peluang serta momentum kerja menarik.
Viral! Seorang Anak Titipkan Ibunya ke Griya Lansia, Siap Jika Tak Bertemu Orang Tuanya Lagi

Viral! Seorang Anak Titipkan Ibunya ke Griya Lansia, Siap Jika Tak Bertemu Orang Tuanya Lagi

Viral di media sosial momen seorang anak titipkan ibunya yang terbaring stroke ke Griya Lansia Malang. Ia bahkan rela tak bisa bertemu lagi dengan orang tuanya.
Megawati Hangestri Akhirnya Buka-bukaan soal Kondisi Lutut Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Akhirnya Buka-bukaan soal Kondisi Lutut Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akhirnya buka suara mengenai kondisi lututnya yang sempat menjadi kekhawatiran jelang debut bersama Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027.
Selengkapnya

Viral