News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNNP Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia - Sumsel

Sekitar 45,5 kilogram sabu dan 9.439 butir pil ekstasi, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, barang bukti ungkap kasus jaringan intern
Kamis, 17 September 2026 - 20:28 WIB
Kepala BNNP Sumsel saat tunjukkan barang bukti narkotika.
Sumber :
  • tim tvOne/Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Sekitar 45,5 kilogram sabu dan 9.439 butir pil ekstasi, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, barang bukti ungkap kasus jaringan internasional Malaysia-Palembang-PALI.

Sebelum dilakukan pemusnahan dengan cara diblender sabu 45,5 kilogram dan ekstasi 9.439 butir terlebih dahulu dilakukan pengecekan oleh tim Bidlabfor. Sedangkan barang bukti berupa etomidate 140 buah cartridge dimusnahkan dengan cara dihandurkan menggunakan alat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan, bahwa berdasarkan survei pada 6 tahun lalu bahaya narkoba di Sumsel ini menempati posisi ke-2 nasional dalam hal pecandu narkoba setelah Sumatera Utara dan ini merupakan isu nasional.

"Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini dan terus dilakukan pemberantasan, angka survei itu akan berubah turun," ujarnya.

Dari 9 juta masyarakat Sumsel, didapatkan sekitar 450.000 merupakan pecandu, ini adalah pasar yang luar biasa yang dilirik oleh semua sindikat narkoba dalam bisnis yang menggiurkan.

Untuk itulah BNNP Sumsel bekerja terus untuk melakukan pengungkapan dan penekanan terhadap peredaran narkoba hingga angka pecandu di Sumsel menurun.

Pada tahun 2025, BNNP Sumsel kalau melihat dari barang bukti yang diamanakan ada sekitar 29 Kg sabu dan 20 eksptasi yang didukung anggaran mencapai Rp2 miliar. Sedangkan pada 2026 ini ada kenaikan pengungkapan mencapai 65 Kg sabu dengan anggaran bidang pemberantasan mencapai angka Rp200 juta.

"Walaupun terjadinya efesiensi pada anggaran tidak membuat kita patah semangat untuk melakukan pemberantasan terhadap narkoba," jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa BNNP Sumsel saat melakukan penangkapan tidak menargetkan berapa besar barang bukti yang diamankan, akan tetapi menyasar jaringannya.

"Kita di sini mengincar jaringannya dengan memastikan semua pelaku peredaran gelap narkoba mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk besaran barang bukti merupakan bonus saja, dari pola yang pihaknya pelajari BNNP Sumsel berhasil mengungap barang bukti yang dimusnahkan tersebut.

Bila barang bukti ini sampai ke generasi muda akan menghancurkan masa depan mereka, dimana mereka merupakan masa depan yang produktif bisa hancur masa depannya dengan mengenal narkoba yang malah menjadi beban masyarakat dan negara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT