BNNP Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia - Sumsel
- tim tvOne/Pebri
Palembang, tvOnenews.com - Sekitar 45,5 kilogram sabu dan 9.439 butir pil ekstasi, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, barang bukti ungkap kasus jaringan internasional Malaysia-Palembang-PALI.
Sebelum dilakukan pemusnahan dengan cara diblender sabu 45,5 kilogram dan ekstasi 9.439 butir terlebih dahulu dilakukan pengecekan oleh tim Bidlabfor. Sedangkan barang bukti berupa etomidate 140 buah cartridge dimusnahkan dengan cara dihandurkan menggunakan alat.
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan, bahwa berdasarkan survei pada 6 tahun lalu bahaya narkoba di Sumsel ini menempati posisi ke-2 nasional dalam hal pecandu narkoba setelah Sumatera Utara dan ini merupakan isu nasional.
"Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini dan terus dilakukan pemberantasan, angka survei itu akan berubah turun," ujarnya.
Dari 9 juta masyarakat Sumsel, didapatkan sekitar 450.000 merupakan pecandu, ini adalah pasar yang luar biasa yang dilirik oleh semua sindikat narkoba dalam bisnis yang menggiurkan.
Untuk itulah BNNP Sumsel bekerja terus untuk melakukan pengungkapan dan penekanan terhadap peredaran narkoba hingga angka pecandu di Sumsel menurun.
Pada tahun 2025, BNNP Sumsel kalau melihat dari barang bukti yang diamanakan ada sekitar 29 Kg sabu dan 20 eksptasi yang didukung anggaran mencapai Rp2 miliar. Sedangkan pada 2026 ini ada kenaikan pengungkapan mencapai 65 Kg sabu dengan anggaran bidang pemberantasan mencapai angka Rp200 juta.
"Walaupun terjadinya efesiensi pada anggaran tidak membuat kita patah semangat untuk melakukan pemberantasan terhadap narkoba," jelasnya.
Ia menjelaskan, bahwa BNNP Sumsel saat melakukan penangkapan tidak menargetkan berapa besar barang bukti yang diamankan, akan tetapi menyasar jaringannya.
"Kita di sini mengincar jaringannya dengan memastikan semua pelaku peredaran gelap narkoba mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya.
Untuk besaran barang bukti merupakan bonus saja, dari pola yang pihaknya pelajari BNNP Sumsel berhasil mengungap barang bukti yang dimusnahkan tersebut.
Bila barang bukti ini sampai ke generasi muda akan menghancurkan masa depan mereka, dimana mereka merupakan masa depan yang produktif bisa hancur masa depannya dengan mengenal narkoba yang malah menjadi beban masyarakat dan negara.
Load more