News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Spider-Man: Brand New Day, Mampukah Peter Parker Mengakhiri Fenomena Superhero Fatigue?

Empat tahun setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home, Peter Parker menjalani hidup yang benar-benar baru. Tak ada lagi yang mengingat dirinya. MJ, Ned, bahkan dunia telah melupakan siapa Peter Parker demi menyelamatkan realitas.
Kamis, 30 Juli 2026 - 11:27 WIB
Spider-Man: Brand New Day
Sumber :
  • Sony/Columbia

Jakarta, tvOnenews.com - Empat tahun setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home, Peter Parker menjalani hidup yang benar-benar baru. Tak ada lagi yang mengingat dirinya. MJ, Ned, bahkan dunia telah melupakan siapa Peter Parker demi menyelamatkan realitas.

Kini ia hidup sendirian di New York, bekerja, berpatroli sebagai Spider-Man, dan mencoba menerima bahwa orang-orang yang paling ia cintai tidak lagi mengenalnya. Kesepian menjadi harga yang harus ia bayar atas keputusan yang pernah ia ambil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah upayanya membangun kembali hidupnya, ancaman baru muncul dan menyeret Peter ke dalam konspirasi yang jauh lebih rumit. 

Peter dipaksa menghadapi musuh yang bukan hanya menguji kemampuan fisiknya sebagai Spider-Man, tetapi juga identitasnya sebagai Peter Parker. 

Bersamaan dengan itu, kehadiran sejumlah karakter baru dan lama membuat Peter kembali mempertanyakan apakah ia bisa menjalani kehidupan normal, atau memang ditakdirkan untuk terus berkorban demi orang lain.

Spider-Man dan Superhero Fatigue
Selama beberapa tahun terakhir, Marvel Studios terus menghadapi kritik soal superhero fatigue. Superhero Fatigue merupakan anggapan bahwa film-film pahlawan super mulai membosankan karena terasa repetitif, terlalu bergantung pada CGI, multiverse, dan fan service. 

Di tengah keraguan itu, Spider-Man: Brand New Day datang membawa pertanyaan besar, apakah publik benar-benar lelah dengan film superhero, atau mereka hanya merindukan cerita yang kembali berpusat pada manusia di balik superhero tersebut?

Disutradarai Destin Daniel Cretton (Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings), film keempat Spider-Man versi Tom Holland ini tidak mencoba menjadi lebih besar dari No Way Home. 

Sebaliknya, Cretton justru memilih langkah yang lebih berani yaitu menjadikan emosi Peter Parker kembali menjadi fokus utama film.

Hasilnya adalah sebuah film yang lebih personal, lebih dewasa, sekaligus menjadi pengingat mengapa Spider-Man selalu menjadi wajah pahlawan paling dicintai Marvel. 

Bisa dibilang Spider-Man: Brand New Day merupakan film Spider-Man terbaik Tom Holland dan bukti bahwa masalahnya bukan superhero fatigue, melainkan kelelahan terhadap film superhero yang kehilangan arah tanpa melihat sosok di balik topeng superhero tersebut.

Hal paling menarik dari Brand New Day adalah keberaniannya meninggalkan formula yang selama beberapa tahun mendominasi Marvel. 

Setelah era multiverse yang semakin kompleks, film ini memilih kembali ke akar Spider-Man: seorang anak muda yang berusaha bertahan hidup di kota New York sambil memikul beban yang terlalu besar untuk usianya. 

Keputusan tersebut membuat film terasa jauh lebih membumi dibanding banyak proyek MCU belakangan ini.

Film ini juga memahami bahwa kekuatan terbesar Spider-Man bukan berasal dari kostum, melainkan dari Peter Parker sendiri. 

Penonton diajak melihat Peter sebagai manusia yang kesepian, kehilangan, dan terus mempertanyakan apakah semua pengorbanannya benar-benar berarti. 

Kesedihan akibat dilupakan MJ dan Ned menjadi fondasi emosional yang membuat setiap aksi terasa memiliki konsekuensi. Ketika ia bertarung, yang dipertaruhkan bukan sekadar keselamatan kota, tetapi juga sisa-sisa kehidupan pribadi yang masih ia miliki.

Tom Holland memberikan penampilan paling matang sepanjang memerankan Spider-Man. Peter Parker kali ini tidak lagi terasa seperti remaja yang kebetulan memiliki kekuatan super, melainkan seorang pria dewasa muda yang dipaksa menerima bahwa menjadi pahlawan berarti hidup dalam kesendirian. 

Performa Tom Holland patut dipuji karena mampu menghadirkan sisi emosional yang selama ini hanya sesekali muncul di film-film sebelumnya.

Destin Daniel Cretton juga berhasil mengembalikan rasa vigilante sederhana yang selama ini melekat pada Spider-Man. 

New York kembali terasa hidup sebagai rumah Peter Parker, bukan sekadar latar CGI untuk pertarungan super besar. 

Koreografi aksinya lebih dinamis dan hubungan Peter dengan karakter-karakter di sekitarnya menjadi pusat cerita, bukan sekadar jembatan menuju film Marvel berikutnya.

Apakah Spider-Man: Brand New Day berhasil mengobati superhero fatigue? Jawabannya bisa iya. Bukan karena formula baru, melainkan karena ia berani mengingat kembali formula lama yang selama ini terlupakan. 

Film ini tidak berusaha menjadi film MCU terbaik. Sederhananya, film ini hanya ingin menjadi film Spider-Man yang baik bagi para penggemarnya. Fokus film ini ada pada karakternya, bukan pada cameo dan juga CGI yang eksplosif.

Meski begitu, tentu film ini pun masih memberi ruang untuk kritik. Alur yang diceritakan masih terlalu padat. 

Babak akhir pada film pun masih terasa terlalu sibuk karena harus mengakomodasi banyak karakter secara bersamaan.

Namun kelemahan tersebut tidak sampai menghilangkan kekuatan emosional yang menjadi napas utama film.

Spider-Man: Brand New Day pun sedikit banyak cukup memberikan jawaban yang cukup jelas terhadap perdebatan soal superhero fatigue. 

Penonton sebenarnya tidak lelah dengan superhero. Mereka hanya lelah pada film yang melupakan bahwa di balik kostum, selalu ada manusia dengan ketakutan, kehilangan, dan harapan yang membuatnya layak didukung dan diperjuangkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Selengkapnya

Viral