News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omak! Sebelum Viral “Ciyee Curhat”, Syerly Pernah Didemo Warga dan Diminta Dicopot dari Jabatan Lurah

Profil dan rekam jejak Syerly, Lurah Paya Pasir Medan yang viral setelah melontarkan celetukan saat warga mengadu kepada Wali Kota Rico Waas hingga mendapat sanksi pembinaan.
Kamis, 30 Juli 2026 - 15:34 WIB
Omak! Sebelum Viral “Ciyee Curhat”, Syerly Pernah Didemo Warga dan Diminta Dicopot dari Jabatan Lurah
Sumber :
  • Facebook Keluarhan Paya Pasir

Terkait tudingan tersebut, saat itu media masih berupaya mendapatkan tanggapan dan klarifikasi resmi dari Syerly. 

Keluhan warga tersebut juga tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran, sehingga perlu dipandang sebagai bagian dari aspirasi dan protes masyarakat yang muncul pada waktu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Celetukan Saat Warga Mengadu Berujung Viral

Nama Syerly kembali menjadi perhatian setelah mendampingi Wali Kota Medan Rico Waas dalam peninjauan kawasan Danau Siombak. Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut melintasi wilayah Kelurahan Paya Pasir.

Seorang warga bernama Ulfa kemudian mendekati rombongan untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi lingkungan tempat tinggalnya. Ia menyoroti kondisi jalan yang gelap karena minimnya lampu penerangan serta kekhawatiran warga terhadap gangguan keamanan.

“Pak nanti izin pasang lampu ya, Pak, gelap kali soalnya,” kata warga tersebut.

Warga itu juga menjelaskan bahwa persoalan penerangan telah mendorongnya memasang lampu secara swadaya. Menurut pengakuannya, terdapat empat titik penerangan yang dibangun menggunakan dana pribadi.

“Selama ini saya pasang sendiri, Pak, empat tiang ini pake uang pribadi,” tuturnya.

Di tengah penyampaian keluhan tersebut, Syerly yang berdiri di dekat Wali Kota Rico Waas melontarkan celetukan, “Cie, curhat dia bah,” sambil tersenyum.

Potongan video itu kemudian beredar luas di media sosial. Sejumlah warganet menilai ucapan tersebut kurang tepat karena disampaikan ketika warga sedang mengadukan persoalan keamanan dan fasilitas umum. 

Kritik pun berkembang menjadi pembahasan mengenai pentingnya empati serta profesionalisme pejabat publik dalam menerima keluhan masyarakat.

Syerly kemudian memberikan klarifikasi. Ia menyatakan tidak memiliki maksud merendahkan warga dan menjelaskan bahwa dirinya telah mengenal Ulfa secara pribadi. 

Menurutnya, celetukan tersebut merupakan candaan spontan karena keduanya selama ini terbiasa berinteraksi secara akrab.

Ulfa juga membenarkan bahwa ia dan Syerly tidak memiliki persoalan pribadi. Keduanya kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kesalahpahaman yang berkembang di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inspektorat Rekomendasikan Pembinaan Disiplin

Meski telah ada klarifikasi dan permintaan maaf, Inspektorat Kota Medan tetap melakukan pemeriksaan terhadap peristiwa tersebut. Syerly dipanggil untuk memberikan penjelasan mengenai ucapan yang terekam dalam video.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Selengkapnya

Viral