Kemenkes: Anak Usia Sekolah Sumbang 41 Persen Kematian Akibat DBD, Pencegahan Harus Dimulai dari Rumah
- Antara
Rangkaian kegiatan ASEAN Dengue Day 2026 mengusung tema “Indonesia Pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN”. Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Jakarta, dan Enesis Group melalui Soffell, dengan fokus pada edukasi pencegahan DBD di lingkungan sekolah dan keluarga.
Sebagai bagian dari program tersebut, edukasi dilakukan melalui roadshow di sejumlah sekolah dasar di Jakarta, yakni SDN 03 dan 05 Tanah Tinggi, SDN 20 Utan Kayu Selatan, serta SDN 02 Mampang Prapatan. Para siswa mendapatkan edukasi interaktif mengenai Gerakan 3M+, yaitu Menguras, Menutup, Mendaur Ulang, serta pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk sebagai bagian dari upaya pencegahan DBD.
Kegiatan ini juga dikaitkan dengan target nasional Indonesia Zero Dengue Death 2030, yang menekankan pentingnya langkah promotif dan preventif secara berkelanjutan.
Gerakan 3M+ selama ini menjadi salah satu strategi utama pencegahan DBD di Indonesia. Praktik sederhana seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas, serta melindungi diri dari gigitan nyamuk dinilai dapat menurunkan risiko penularan jika dilakukan secara konsisten oleh masyarakat. (cmi)
Load more