News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasirun, Kesederhanaan dan Antrean Salat Jenazah yang Tak Putus

Di balik reputasinya yang mendunia, Nasirun dikenal  sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan tidak pernah merepotkan orang lain.
Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:08 WIB
Antrean pelayat yang hendak menunaikan salat jenazah nyaris tidak pernah terputus
Sumber :
  • ANTARA

Yogyakarta, tvOnenews.com -Lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema dari rumah duka itu di Sabtu (1/8) pagi yang sendu. Ratusan orang tampak kompak mengenakan pakaian serba hitam. Mereka datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai seniman besar yang rendah hati. Ucapan duka juga tertulis pada puluhan karangan bunga berjajar memanjang hampir memenuhi kompleks Perum Bayeman Permai,  Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tempat jenazah Nasirun, maestro seni rupa Indonesia,  disemayamkan. 

Di dalam rumah duka, antrean pelayat yang hendak menunaikan salat jenazah nyaris tidak pernah terputus. Teman, keluarga, kolega, pejabat, seniman, hingga warga sekitar larut dalam suasana duka, mengiringi kepergian Nasirun kembali ke pangkuan Ilahi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik reputasinya yang mendunia, Nasirun dikenal  sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan tidak pernah merepotkan orang lain. Ketenarannya tidak pernah mengubah cara ia memandang sesama. Namanya boleh melanglang dunia melalui karya-karyanya, tetapi kehidupannya tetap membumi.

Di antara ratusan pelayat, terdapat sosok yang mengenal Nasirun begitu dekat, yakni Jumaldi Alfi Chaniago. Selain bertetangga dalam satu kompleks perumahan, Alfi juga merupakan rekan sesama seniman sekaligus adik tingkat Nasirun saat menempuh pendidikan di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), yang kini menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Karena tinggal berdekatan, Alfi hampir setiap hari bertemu dengan Nasirun. Kabar duka yang datang secara tiba-tiba membuatnya benar-benar terkejut. Sehari sebelumnya, mereka masih sempat berbincang seperti biasa.

"Terakhir ketemu itu Jumat sore. Ssaya sendiri pas dikasih tahu tadi pagi langsung kaget sekali karena tidak menyangka," kata Alfi.

Bahkan, dua hari sebelumnya mereka masih menghadiri sebuah pameran seni dan saling bercanda. Meski demikian, Alfi mengakui sempat melihat kondisi fisik Nasirun tampak kurang sehat dalam beberapa hari terakhir.

"Tapi kan kita ngerasa itu  pengaruh  cuaca.  Jogja hari ini kan memang lagi dingin," ujarnya.

Pada Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB, Alfi menerima kabar bahwa Nasirun dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas yang cukup berat. Empat jam kemudian, sekitar pukul 05.50 WIB, kabar duka berpulangnya Nasirun sampai kepadanya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari keluarga, Nasirun telah mengalami sesak napas selama tiga hari terakhir. Namun, seperti yang selama ini dikenalnya, Nasirun tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada orang lain. Bahkan, Alfi baru mengetahui bahwa sahabatnya itu mengidap pneumonia dan penyakit asam lambung.

"Jadi memang kalau sesaknya itu kata keluarga tiga hari ini udah sesak, cuman kan hilang timbul," ujarnya.

Selesai dengan dunia

Alfi mengenal Nasirun sejak sekitar awal 1990-an. Dalam ingatannya, Nasirun adalah pribadi yang sangat rendah hati. Ia tidak pernah menjadi besar kepala ketika dipuji, sekaligus tidak pernah sakit hati ketika dicela atau dimaki.

Bagi Alfi, Nasirun merupakan sosok yang telah selesai dengan urusan dunia dan dirinya sendiri, sehingga tidak lagi terikat pada hal-hal yang bersifat duniawi.

"Orang yang sudah lost stang. Kalau dalam dunia tasawuf itu orang yang sudah selesai dengan dirinya, bahkan dihajar, dimaki setengah mati pun cuma membalas dengan ketawa," katanya.

Selain rendah hati, Nasirun juga dikenal gemar berbagi. Ia selalu berusaha membantu siapa pun yang sedang mengalami kesulitan. Perhatian besarnya kepada para seniman muda juga menjadi kenangan yang membekas. Ia tidak pernah membeda-bedakan siapa pun.

"Orang yang ketika laparnya setengah mati tapi saat melihat orang lapar di sebelahnya, dia akan memberikan roti yang siap di makan ke orang di sebelahnya itu," ujarnya.

Yang paling membuat Alfi kagum adalah bagaimana Nasirun tetap mempertahankan kesederhanaannya meski telah menjadi seniman berkelas internasional. Karyanya dipamerkan di berbagai negara, tetapi ia tetap hadir dan terlibat dalam kegiatan seni di lingkungan akar rumput, bahkan hingga tingkat RT.

"Kadang kan saya gojek sama dia, 'Sosok kayak kamu itu udah pameran internasional di mana-mana, tapi pameran RT antar gang aja tetap mau'," kata Alfi menirukan percakapannya dengan Nasirun.

Hidup tanpa gawai 

Musisi sekaligus personel Jogja Hip Hop Foundation, Marzuki Mohamad, juga mengaku mengagumi kerendahan hati Nasirun. Penampilannya yang nyentrik, tetapi sederhana, ramah, dan ringan tangan menjadi inspirasi tersendiri baginya.

"Di luar karyanya yang luar biasa, dia adalah orang yang sangat sederhana," kata Marzuki.

Salah satu hal yang paling dikagumi Marzuki adalah keputusan Nasirun untuk tidak bergantung pada gawai di tengah derasnya arus digitalisasi.

Menurut dia, pilihan tersebut menjadi ciri khas yang membedakan Nasirun dari banyak seniman lain yang kerap mempertimbangkan algoritma media sosial dalam proses berkarya.

"Nah Pak Nasirun ini tidak. Dia tidak mau terpenjara oleh tuntutan algoritma media sosial itu dan karyanya pun tetap kontekstual," katanya.

Pandangan serupa juga disampaikan sastrawan dan budayawan R. Gabriel Possenti Sindhunata, yang akrab disapa Romo Sindhu. Bagi dia, Nasirun adalah pribadi yang penuh tawa, bebas, dan tidak ingin terikat oleh apa pun, termasuk gawai.

"Itu menandakan bahwa ia tidak tergantung apa pun, termasuk kemajuan maupun fasilitas," ujarnya.

Romo Sindhu menilai Nasirun memiliki aura yang memancarkan kebaikan sehingga membuat siapa pun merasa dekat dengannya. Tanpa telepon genggam sekalipun, hubungan sosial Nasirun tetap terjalin erat karena ia selalu hadir dan membantu banyak orang.(ant)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan
Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai
Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral