Dukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Percepat Infrastruktur di Merauke
- Dokumentasi Kementerian PU
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengakselerasi pembangunan infrastruktur di kawasan Wanam, Kabupaten Merauke, guna mendukung program swasembada pangan, energi, dan air nasional.
Fokus utama proyek ini mencakup pembangunan jaringan irigasi, sistem pengendalian banjir, serta akses jalan untuk mempermudah konektivitas.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan bahwa infrastruktur ini bertujuan untuk mendongkrak produktivitas sekaligus meminimalkan biaya operasional petani.
“Tidak boleh ada tambahan cost lagi bagi petani. Cost para petani harus serendah-rendahnya. Keuntungan para petani harus setinggi-tingginya. Sehingga kehidupan petani makin hari makin layak, makin bagus,” ujar Dody, dikutip Selasa (4/8).
Hingga Juli 2026, kemajuan fisik irigasi primer di Merauke telah mencapai 32,5 persen, sementara irigasi sekunder berada di angka 26,5 persen.
Untuk lahan percontohan seluas 1.200 hektare, progres jaringan irigasinya sudah menyentuh 88 persen.
Selain itu, pembangunan infrastruktur pengendali banjir juga terus berjalan untuk melindungi lahan rawa dari genangan saat curah hujan tinggi.
Di sisi konektivitas, jalan penghubung Wanam–Muting sedang dibangun untuk memangkas biaya logistik pengangkutan hasil panen dan sarana produksi.
Meski masih dalam tahap konstruksi, sebagian besar ruas jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan.
Secara nasional, Kementerian PU berkomitmen menyelesaikan 15 bendungan sebelum tahun 2029.
Langkah ini dibarengi dengan perbaikan jaringan irigasi melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, yang memungkinkan pemerintah pusat membenahi saluran irigasi daerah yang rusak agar air benar-benar sampai ke sawah petani.
Melalui integrasi infrastruktur air dan jalan ini, pemerintah optimis produksi padi nasional akan terus meningkat, melanjutkan tren positif kenaikan produksi beras yang tercatat pada tahun 2025. (dpi)
Load more