Penanaman 10.000 Mangrove Digelar di Kawasan Konservasi Simbar Segara Bali
- Pixabay/Wikimedia Images
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanam di kawasan konservasi Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali, Jumat (7/8/2026).
Penanaman ini pun dilakukan untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperkuat perlindungan lingkungan dari ancaman abrasi.
Kawasan mangrove Simbar Segara sendiri dikelola Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara yang berdiri sejak 2014. KUB Simbar Segara menjaga dan mengelola sekitar 32 hektare kawasan mangrove di wilayah tersebut.
Selain menjaga ekosistem pesisir, kawasan mangrove Simbar Segara juga dikembangkan sebagai ekowisata dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Ketut Darsana sebagai kertua KUB Simbar Sigara mengatakan keberlanjutan kawasan mangrove membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam menjaga dan mengembangkan kawasan yang telah dikelola masyarakat.
"Kami berharap kolaborasi dengan BTN bisa berkelanjutan. Kami membutuhkan berbagai pihak untuk bersama-sama menjalankan misi menjaga hutan mangrove ini," kata Ketut.
Selain penanaman mangrove, kegiatan lain seperti pelepasliaran kepiting bakau, pelatihan pengolahan produk turunan mangrove, dan pengembangan produk kerajinan juga dilakukan dalam kegiatan ini.
Kegiatan penanaman 10.000 bibit mangrove di Simbar Segara digelar oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama KUB Simbar Segara melalui program BTN KPR (Kawasan Pesisir Regrowth).
Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Taman Hutan Raya Ngurah Rai Made Yudha Wibawa mengatakan rehabilitasi kawasan mangrove perlu diikuti dengan penguatan kapasitas kelompok masyarakat yang mengelolanya.
"Kami sangat mengapresiasi BTN yang telah membantu program rehabilitasi sekaligus memberdayakan masyarakat. Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti hari ini, tetapi dapat berlanjut untuk membantu kelompok berkembang hingga semakin mandiri," ujar Made.
Penanaman di Bali tersebut menambah jumlah bibit mangrove yang telah ditanam dalam rangkaian program rehabilitasi pesisir sejak 2025 hingga 2026 menjadi 20.100 bibit. Penanaman sebelumnya dilakukan di Paser, Makassar, Brebes, Pekalongan, dan Kepulauan Seribu.
Load more