News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Chat Runner Up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Minta Pacar Aborsi: Kamu ke Dukun Anak, Aku Gak Siap Sanksi Sosial!

Chat yang diduga melibatkan runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 Tio Ferdian Rahmana viral di media sosial. Ikatan Raka Raki Jatim membentuk tim independen
Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:31 WIB
Ilustrasi Viral Chat Runner Up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Minta Pacar Aborsi Kamu ke Dukun Anak, Aku Gak Siap Sanksi Sosial!
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Jagat media sosial kembali diguncang isu yang menyeret nama runner up Raka Raki Jawa Timur 2026, TF. Sejumlah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beredar di Instagram hingga Threads diduga memperlihatkan komunikasi antara TF dan seorang perempuan yang mengaku sebagai pacarnya. 

Dalam percakapan tersebut, muncul pembahasan mengenai kehamilan dan permintaan untuk melakukan aborsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu tersebut semakin ramai setelah akun Instagram @ingintauindonesia mengunggah narasi yang mengaitkan TF dengan dugaan kekerasan seksual

Akun tersebut juga menyebut perempuan yang mengaku sebagai pacar TF sedang mengandung sekitar 12 minggu dan mendapat dorongan untuk menggugurkan kandungannya. Bahkan, dalam percakapan yang beredar, terdapat pembahasan mengenai kemungkinan pergi ke Singapura untuk melakukan aborsi.

Namun, hingga artikel ini disusun, informasi tersebut masih berupa dugaan yang beredar di media sosial. Belum ada keterangan dari aparat penegak hukum yang menetapkan TF sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Karena itu, identitas, keaslian percakapan, konteks komunikasi dan seluruh tuduhan masih perlu diverifikasi melalui proses hukum.

Chat Diduga Berisi Permintaan Aborsi hingga Rencana ke Singapura

Salah satu bagian percakapan yang beredar menunjukkan T diduga membicarakan kekhawatirannya terhadap konsekuensi sosial dari kehamilan tersebut.

Berikut isi chat yang dipublikasikan akun media sosial dan menjadi perhatian warganet:

T: Kalao pengn ga resiko tinggi bulan ini, tapi brengseknya aku gak bisa nemenin
W: Ngwor bulan ini
T: Aku gak siap Sanksi sosial :). Aku juga kasian sama kamu
W: Yang kena sanksi sosial tuh aku

Dalam unggahan @genvoice.id, perempuan tersebut juga disebut mempertanyakan keseriusan T untuk meminta dirinya menggugurkan kandungan.

W: Kamu serius nyuruh aku aborsi?

Percakapan lain yang dipublikasikan berbunyi:

W: Aku tau kamu rela berapa rupiah pun buat ini, tapi pliss hati nurani

Menurut narasi yang beredar, T juga sempat mempertimbangkan membawa perempuan tersebut ke Singapura untuk melakukan aborsi. 

Namun, percakapan yang beredar di media sosial belum cukup untuk memastikan keseluruhan konteks maupun keaslian komunikasi tersebut.

Tangkapan layar isi chat viral soal aborsi
Tangkapan layar isi chat viral soal aborsi
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram Ingintauindonesia

Akun @ingintauindonesia juga menuliskan bahwa perempuan tersebut mengaku sedang hamil sekitar 12 minggu. Narasi itu kemudian memicu reaksi warganet dan tuntutan agar pihak terkait memberikan pendampingan kepada perempuan yang disebut sebagai korban.

Ikatan Raka Raki Jatim Bentuk Tim Independen

Viralnya isu tersebut mendapat respons dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur (IRARI Jatim). Organisasi itu mengeluarkan pernyataan resmi pada 8 Agustus 2026.

Dalam pernyataannya, IRARI Jatim menegaskan sikap terhadap dugaan kekerasan seksual yang melibatkan salah satu anggotanya.

"Terkait Dugaan Tindak Kekerasan Seksual yang Melibatkan Anggota Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Kami Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggota organisasi. Kami mengecam segala bentuk tindakan kekerasan, pelecehan, atau penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar hukum, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan.”

IRARI Jatim menyatakan akan menindaklanjuti dugaan tersebut sesuai aturan internal, sembari tetap menghormati proses investigasi.

Organisasi tersebut juga menyebut telah membentuk tim independen untuk mengusut persoalan secara adil dan transparan.

“Keselamatan, pemulihan, dan kerahasiaan identitas korban adalah prioritas utama bagi kami,” demikian pernyataan tersebut.

IRARI Jatim juga membuka saluran pengaduan bagi korban maupun saksi lain yang merasa mengalami atau mengetahui kejadian serupa.

Langkah itu muncul tidak lama setelah ajang Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur 2026 berakhir. Dalam grand final yang berlangsung di Ballroom Giriloka Hotel Aston Gresik, Jumat (7/8/2026), 

Deninta Vasthy Berliani dari Kota Surabaya dan Akhdan Muhammad Zahran Wibisono dari Kabupaten Malang ditetapkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026. TF disebut sebagai salah satu runner up dari Kota Surabaya.

Apa Ancaman Hukum Jika Dugaan Terbukti?

Kasus ini memiliki sejumlah aspek hukum yang perlu dibedakan. Dugaan meminta seseorang melakukan aborsi tidak otomatis berarti tindak pidana telah terbukti. Penyidik perlu melihat hubungan para pihak, kondisi kehamilan, ada atau tidaknya kekerasan atau paksaan, serta tindakan nyata yang dilakukan.

Sejak 2 Januari 2026, KUHP Nasional berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2023 telah berlaku. Ketentuan mengenai aborsi diatur antara lain dalam Pasal 463 dan Pasal 464. 

Pasal 463 mengatur pidana bagi perempuan yang melakukan aborsi, dengan pengecualian tertentu, termasuk kehamilan akibat perkosaan atau tindak pidana kekerasan seksual lain dengan usia kehamilan tidak lebih dari 14 minggu serta kondisi kedaruratan medis.

Sementara itu, Pasal 464 mengatur pihak yang melakukan aborsi terhadap seorang perempuan. Jika dilakukan dengan persetujuan perempuan, ancamannya paling lama lima tahun penjara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dilakukan tanpa persetujuan perempuan, ancamannya dapat mencapai 12 tahun, dan dapat meningkat menjadi 15 tahun apabila perbuatan tersebut mengakibatkan kematian perempuan.

Apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur kekerasan seksual, aturan lain yang relevan adalah UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Tak Mainkan Maarten Paes, Ajax Sukses Menang di Laga Perdana Eredivisie, Kiper Anyar Jadi Bintang Baru

Tak Mainkan Maarten Paes, Ajax Sukses Menang di Laga Perdana Eredivisie, Kiper Anyar Jadi Bintang Baru

Ajax mengawali perjalanan mereka di Eredivisie 2026/2027 dengan kemenangan atas PEC Zwolle. Keputusan pelatih tak menurunkan Maarten Paes jadi starter disorot.
Selengkapnya

Viral