Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat
- YouTube/Yusril Ihza Mahendra Official
Ia juga menilai perubahan pola konsumsi informasi membuat pemimpin perlu menyesuaikan cara berkomunikasi.
“Kalau kita bicara soal Gen Z, kita harus masuk ke ruang mereka. Bukan berarti kehilangan wibawa, tetapi cara penyampaiannya yang disesuaikan. Pesannya tetap serius, tetapi cara menyampaikannya bisa lebih ringan,” tutur Arwin.
“Sekarang orang bisa scroll dalam hitungan detik. Kalau pesannya terlalu panjang, terlalu kaku, atau tidak relevan, orang bisa langsung lewat. Jadi kemampuan menyampaikan pesan dengan cara yang sederhana itu penting,” ujarnya.
“Gen Z tidak anti dengan politik. Mereka hanya punya cara sendiri dalam menerima informasi. Kalau komunikasinya relevan, mereka bisa sangat responsif,” kata Arwin.
Pada akhirnya, Arwin menilai pendekatan Gibran dapat menjadi salah satu strategi komunikasi yang efektif untuk menjangkau generasi muda, selama tetap disertai substansi dan konsistensi.
“Menurut saya, gaya casual itu hanya pintu masuk. Setelah pintunya terbuka, yang menentukan adalah substansi, konsistensi, dan tindakan nyata. Anak muda sekarang bisa melihat dan menilai lebih jauh,” pungkas Arwin. (cmi)
Load more