Berlogo Kemhan, Kapal J7 Explorer Haji Isam Dikerahkan untuk Misi Ketahanan Pangan Nasional
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kapal pesiar ekspedisi J7 Explorer milik pengusaha Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam tengah menjadi sorotan setelah terlihat menggunakan logo resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI pada lambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Kemhan mengonfirmasi bahwa kapal sepanjang 120 meter itu memang dikerahkan untuk mendukung kelancaran program strategis nasional, khususnya swasembada pangan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa penyematan logo tersebut menandakan operasional armada berada di bawah penugasan pemerintah.
Meskipun aset tetap milik swasta, pemanfaatannya difokuskan untuk mobilisasi kebutuhan logistik di berbagai wilayah Indonesia.
"Kapal digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Wanam, Papua Selatan, serta wilayah Kalimantan dan Sumatera," ujar Rico, dikutip Sabtu (15/8).
Kapal buatan Batam ini kini beralih fungsi dari kapal pesiar mewah menjadi pangkalan terapung (floating base camp) untuk mendukung proyek cetak sawah besar-besaran di Wanam, Merauke.
Keberadaan J7 Explorer sangat vital di Papua Selatan yang minim infrastruktur darat, berfungsi sebagai pusat koordinasi dan tempat tinggal para tenaga ahli.
Dalam proyek ini, ribuan alat berat dan tenaga profesional mancanegara telah dikerahkan.
"Sekitar 2.000 ekskavator didatangkan dari China. Selain itu, tenaga ahli dari China, Jepang, dan Eropa juga dilibatkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan," ungkap sang pemilik kapal.
Ia menegaskan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjalankan amanah negara demi memperkuat stok pangan nasional dan menciptakan lapangan kerja di Papua. (dpi)
Load more