News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Ramai, Apa Itu Desil 1-10? Cek Posisi DTSEN yang Bisa Menentukan Bansos dan Subsidi

Apa itu desil 1-10 dalam DTSEN? Simak urutan desil, kaitannya dengan bansos dan subsidi, serta cara mengecek dan memperbarui data kesejahteraan.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:22 WIB
Lagi Ramai, Apa Itu Desil 1-10 Cek Posisi DTSEN yang Bisa Menentukan Bansos dan Subsidi
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Istilah desil 1 hingga 10 belakangan semakin sering dibicarakan seiring pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data dalam berbagai kebijakan sosial. 

Bagi masyarakat, angka desil bukan sekadar kategori statistik, karena posisi tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DTSEN membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada di kelompok paling tinggi. 

Penentuan tersebut tidak semata-mata berdasarkan jumlah penghasilan, tetapi mempertimbangkan berbagai kondisi sosial ekonomi keluarga.

Karena itu, mengetahui posisi desil menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang selama ini menerima atau mengajukan bantuan sosial. Namun, desil tidak boleh dipahami sebagai penentu tunggal seluruh bantuan pemerintah. Setiap program tetap memiliki kriteria dan ketentuan masing-masing.

Urutan Desil 1 sampai 10

Secara sederhana, desil merupakan pembagian masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan relatif kelompok tersebut.

Berikut urutan desil dari tingkat kesejahteraan terendah hingga tertinggi:

Desil 1: 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Desil 2: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan di atas desil 1.

Desil 3: kelompok masyarakat yang masih berada dalam kelompok kesejahteraan bawah.

Desil 4: kelompok masyarakat yang termasuk 40 persen dengan tingkat kesejahteraan terbawah.

Desil 5: kelompok masyarakat yang berada di sekitar lapisan menengah bawah.

Desil 6: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah.

Desil 7: kelompok masyarakat yang berada dalam kelompok menengah.

Desil 8: kelompok masyarakat menengah atas.

Desil 9: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.

Desil 10: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa desil tidak sama dengan batas penghasilan tertentu. Desil menunjukkan posisi relatif rumah tangga dalam distribusi kesejahteraan berdasarkan sejumlah variabel sosial dan ekonomi.

Dalam proses pengelompokan, kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, kepemilikan aset hingga kondisi ekonomi keluarga dapat menjadi bagian dari informasi yang digunakan.

Desil dan Kaitannya dengan Bansos

Posisi desil memiliki kaitan dengan penentuan sasaran sejumlah bantuan sosial. Berdasarkan informasi pada laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial, desil 1 hingga 4 menjadi kelompok yang dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Sementara itu, masyarakat yang berada di desil 5 masih dapat menjadi sasaran program tertentu sesuai dengan persyaratan yang berlaku, seperti kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Adapun kelompok desil 6 hingga 10 pada umumnya tidak menjadi prioritas untuk sejumlah program bantuan sosial yang ditujukan kepada kelompok dengan tingkat kesejahteraan lebih rendah.

Namun, masyarakat perlu memahami bahwa posisi desil tidak otomatis membuat seseorang pasti menerima atau kehilangan seluruh bantuan. Masing-masing program memiliki kriteria penerima dan mekanisme verifikasi tersendiri.

Bagaimana dengan Pertalite?

Pemanfaatan DTSEN juga semakin diperkuat dalam kebijakan subsidi energi. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama BPS telah membahas pemanfaatan data sosial ekonomi untuk memperbaiki ketepatan sasaran subsidi energi.

Meski demikian, masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang menyebut desil tertentu secara otomatis menentukan seseorang boleh atau tidak membeli Pertalite.

Desil tidak dapat dipahami sebagai aturan tunggal yang secara otomatis menentukan akses seseorang terhadap Pertalite. Ketentuan mengenai BBM bersubsidi bergantung pada kebijakan pemerintah, kriteria kendaraan, serta regulasi teknis yang berlaku.

Artinya, posisi desil dalam DTSEN memang semakin penting dalam kebijakan subsidi, tetapi tidak berarti setiap orang pada desil tertentu secara otomatis mendapatkan atau kehilangan seluruh bentuk subsidi.

Cara Cek Desil di Cek Bansos

Masyarakat dapat mengecek informasi kesejahteraan dan kepesertaan bantuan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.

Pengecekan dapat dilakukan dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai identitas yang terdaftar. Untuk informasi tertentu, masyarakat juga dapat menggunakan NIK sesuai mekanisme yang tersedia pada layanan resmi pemerintah.

Cek Bansos Kemensos melalui laman resmi Kemensos. Yang juga perlu diketahui, posisi desil bukanlah status permanen. Data dapat berubah mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi dan proses pemutakhiran data.

Jika masyarakat menemukan data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, perbaikan dapat diajukan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah. Salah satunya melalui aplikasi Cek Bansos dengan fitur Usul-Sanggah atau melalui pemerintah desa, kelurahan, maupun dinas sosial.

Dengan demikian, desil sebaiknya dipahami sebagai gambaran posisi kesejahteraan dalam data pemerintah, bukan sebagai label permanen terhadap seseorang. Pemutakhiran data menjadi penting agar program bantuan dan subsidi dapat semakin tepat sasaran. (udn

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Kasus dugaan perundungan mahasiswa Telkom University di Bandung menjadi sorotan usai videonya viral di media sosial. Alasan di balik tindakan pelaku terungkap.
Namanya Dicatut Dalam Seruan Provokasi Duduki DPR, Pondok Pesantren Lirboyo Bakal Seret Pelakunya ke Polisi

Namanya Dicatut Dalam Seruan Provokasi Duduki DPR, Pondok Pesantren Lirboyo Bakal Seret Pelakunya ke Polisi

Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan tegas menyusul beredarnya selebaran digital dan meme provokatif yang mencatut identitas resmi lembaga. 
Bursa Transfer AC Milan: Nama Baru di Daftar Rossoneri untuk Gantikan Luka Modric, Gelandang Liga Belgia Jadi Incaran

Bursa Transfer AC Milan: Nama Baru di Daftar Rossoneri untuk Gantikan Luka Modric, Gelandang Liga Belgia Jadi Incaran

AC Milan menyiapkan rencana untuk menghadapi kemungkinan kepergian Luka Modric pada akhir musim. Rossoneri memburu gelandang baru yang bisa mengisi peran itu.
Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Kapten Persib, Marc Klok, membela Kakang Rudianto yang menjadi sasaran kritik Bobotoh. Bek kanan Maung Bandung itu dihujat sepanjang laga melawan Dewa United.
DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, berkomitmen mengawal aspirasi warga terkait pemasangan drainase u-ditch dan program rumah tidak layak huni (rutilahu) di kawasan Lontar, Surabaya.

Trending

Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor menjadi petarung UFC yang paling sering menjalani tes doping sepanjang 2026. Bintang asal Irlandia itu telah menjalani sampai 15 kali pengujian.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Timnas Indonesia Putri U-17 berhasil menyapu bersih seluruh lawan di Kualifikasi Piala Asia Putri U-17. Termasuk menyingkirkan Singapura dengan skor telak 5-0, Minggu (11/10/2026). 
Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Persib harus puas bermain imbang dengan Dewa United. Namun, sang pelatih, Igor Tolic, merasa cukup puas karena anak asuhnya sukses menyamakan skor menjadi 2-2.
Bursa Transfer AC Milan: Nama Baru di Daftar Rossoneri untuk Gantikan Luka Modric, Gelandang Liga Belgia Jadi Incaran

Bursa Transfer AC Milan: Nama Baru di Daftar Rossoneri untuk Gantikan Luka Modric, Gelandang Liga Belgia Jadi Incaran

AC Milan menyiapkan rencana untuk menghadapi kemungkinan kepergian Luka Modric pada akhir musim. Rossoneri memburu gelandang baru yang bisa mengisi peran itu.
Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Terungkap Alasan Pelaku dalam Kasus Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Kasus dugaan perundungan mahasiswa Telkom University di Bandung menjadi sorotan usai videonya viral di media sosial. Alasan di balik tindakan pelaku terungkap.
Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Marc Klok Tak Terima Kakang Rudianto Dihujat Bobotoh, Kapten Persib Beri Pembelaan Menohok

Kapten Persib, Marc Klok, membela Kakang Rudianto yang menjadi sasaran kritik Bobotoh. Bek kanan Maung Bandung itu dihujat sepanjang laga melawan Dewa United.
Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Polri merombak jajaran organisasinya melalui rotasi besar-besaran terhadap 199 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). 
Selengkapnya

Viral