VKTR Dorong Elektrifikasi Kendaraan Komersial sebagai Penggerak Dekarbonisasi Transportasi dan Ketahanan Energi Nasional
- VKTR
Untuk itu, pengembangan ekosistem kendaraan listrik perlu dilakukan secara terintegrasi dengan mengikuti alur pembangunan industri yang berkelanjutan, yaitu membangun industri, membangun sumber daya manusia, menciptakan pasar, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing nasional.
"Kita perlu memastikan bahwa transisi menuju kendaraan listrik juga menjadi momentum untuk membangun kemampuan industri di dalam negeri. Ketika industri tumbuh, SDM berkembang, pasar terbentuk, dan kemampuan manufaktur semakin kuat, maka elektrifikasi tidak hanya menghasilkan kendaraan yang lebih rendah emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia," ujar Erika.
VKTR melihat kendaraan komersial, khususnya bus dan truk, memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama transformasi transportasi rendah emisi di Indonesia. Tingginya utilisasi kendaraan komersial memungkinkan manfaat elektrifikasi, baik dari sisi pengurangan emisi maupun efisiensi operasional, dapat dirasakan secara lebih cepat dan terukur.
Dalam konteks transportasi publik, elektrifikasi armada juga dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas lingkungan perkotaan sekaligus mendukung transformasi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Sementara pada sektor logistik dan industri, kendaraan komersial listrik berpotensi memberikan efisiensi operasional seiring dengan meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap solusi transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi.
Presiden ITS Indonesia, William P. Sabandar, menegaskan bahwa IITS 2026 tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan, tetapi juga ruang untuk membangun ekosistem transportasi masa depan. “Melalui IITS 2026, kami ingin membangun sebuah ekosistem di mana inovasi digital, keselamatan, dan keberlanjutan menjadi pondasi menuju masa depan Net Zero. IITS 2026 juga menjadi platform strategis untuk menunjukkan bagaimana infrastruktur yang cerdas dan hijau dapat mengubah emerging market menjadi pusat pertumbuhan global. Kami mengundang pemerintah, industri, akademisi, masyarakat sipil, media, serta mitra internasional untuk bersama-sama menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas, aman, dan berkelanjutan bagi Global South,” tambah William.
Sejalan dengan hal tersebut, VKTR menilai bahwa keberhasilan transisi kendaraan listrik komersial membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, operator transportasi, pelaku industri, serta penyedia ekosistem pendukung. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, regulasi, pembiayaan, sumber daya manusia, hingga ketersediaan produk dan layanan purnajual.
Load more