News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Dokter Ungkap Dampaknya bagi Otak

Peralihan pilihan minuman dapat berdampak terhadap kecukupan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan anak, termasuk asam lemak omega-3 seperti DHA atau Docosahexaenoic Acid.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:44 WIB
Ilustrasi Susu
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki usia sekolah dasar, kebiasaan anak dalam memilih minuman mulai mengalami perubahan. Susu yang sebelumnya cukup sering dikonsumsi perlahan ditinggalkan dan digantikan dengan minuman bercita rasa seperti teh kemasan, minuman cokelat hingga minuman ringan.

Perubahan tersebut perlu menjadi perhatian orang tua. Pasalnya, peralihan pilihan minuman dapat berdampak terhadap kecukupan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan anak, termasuk asam lemak omega-3 seperti DHA atau Docosahexaenoic Acid yang berperan dalam perkembangan dan fungsi otak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi sorotan setelah sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menunjukkan temuan yang cukup mengkhawatirkan. Sekitar 8 dari 10 anak Indonesia berusia 4-12 tahun diketahui memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.

DHA merupakan salah satu jenis asam lemak esensial yang berperan dalam sistem saraf. Kebutuhannya juga tidak serta-merta berhenti ketika anak melewati masa balita.

Justru ketika memasuki usia sekolah hingga remaja, perkembangan sejumlah fungsi otak masih berlangsung. Karena itu, kecukupan nutrisi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan bersamaan dengan pertumbuhan dan aktivitas belajar anak.

Susu Mulai Ditinggalkan Saat Anak Masuk SD

Pada rentang usia 7 hingga 12 tahun, anak mulai memiliki pilihan sendiri terhadap makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Minuman dengan rasa yang lebih beragam sering kali dianggap lebih menarik dibandingkan susu.

Jika perubahan tersebut membuat anak semakin jarang mengonsumsi susu tanpa adanya sumber nutrisi lain sebagai pengganti, kecukupan DHA juga perlu diperhatikan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Shyrien Amalina MSc, SpA, mengatakan kebutuhan asam lemak esensial tetap diperlukan meski anak sudah melewati fase awal pertumbuhan.

“Kecukupan asam lemak esensial Arachidonic Acid (AA) dan Docosahexaenoic Acid (DHA) tetap penting bagi anak usia sekolah dan remaja untuk mendukung proses pembelajaran serta pematangan fungsi otak," ujar dr. Shyrien dalam keterangannya, dikutip Sabtu (22/8/2026).

"Meski perkembangan otak berlangsung paling pesat pada 1.000 hari pertama kehidupan, proses mielinisasi korteks prefrontal—yang berperan dalam atensi, perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengendalian impuls masih terus berlangsung hingga masa remaja. Oleh karena itu, asupan AA dan DHA yang memadai dapat mendukung fungsi eksekutif, konsentrasi, regulasi perilaku dan emosi, serta plastisitas sinaptik yang berperan dalam proses belajar dan memori," sambungnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai lembaga kesehatan anak, rendahnya asupan DHA pada anak usia sekolah dapat berpengaruh terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan proses belajar, daya ingat hingga regulasi emosi.

Namun, persoalan tersebut kerap tidak mudah dikenali. Anak dengan asupan DHA yang kurang belum tentu menunjukkan gejala yang secara langsung dapat dilihat oleh orang tua.

Orang Tua Diminta Tak Hanya Perhatikan Rasa

Pilihan minuman anak sebaiknya tidak hanya ditentukan berdasarkan rasa yang mereka sukai. Kandungan nutrisi juga perlu menjadi pertimbangan, terlebih ketika anak mulai memiliki kebebasan lebih besar dalam memilih makanan dan minuman.

"Dalam memilih minuman anak, orang tua sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan rasa yang disukai, tetapi juga kandungan nutrisinya. Rasa memang memengaruhi penerimaan anak, sehingga pilihan minuman bernutrisi, termasuk yang mengandung DHA, idealnya tetap hadir dalam format yang dapat diterima dan dinikmati anak tanpa paksaan,” tambah dr. Shyrien.

Orang tua juga perlu melihat pola konsumsi anak secara keseluruhan. Ketika anak mulai mengurangi susu, kebutuhan nutrisi tidak berarti ikut berkurang. Asupan berbagai zat gizi tetap perlu dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan seimbang.

Kecukupan DHA pada anak pun tidak hanya menjadi persoalan individual. Jika rendahnya asupan terjadi secara luas, kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari tantangan pemenuhan gizi anak Indonesia.

Karena itu, edukasi mengenai kebutuhan nutrisi anak perlu dilakukan secara berkelanjutan. Orang tua dan tenaga kesehatan dapat berperan dalam memastikan pilihan makanan dan minuman anak tetap mendukung tumbuh kembang serta aktivitas belajar mereka. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar dan Konektivitas Digital

Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar dan Konektivitas Digital

Telkom Indonesia membantu pemulihan pendidikan pascagempa Manggarai dengan penguatan guru, pendampingan siswa, fasilitas belajar, dan konektivitas digital.
Spesialis Curanmor di Probolinggo Dibekuk, Polisi Ungkap 6 TKP Pencurian Motor

Spesialis Curanmor di Probolinggo Dibekuk, Polisi Ungkap 6 TKP Pencurian Motor

Polisi menangkap seorang pria yang diduga menjadi spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Kalah dari Timnas Indonesia, Thailand Akan Pertahankan Skuad FIFA ASEAN Cup untuk Piala Asia

Kalah dari Timnas Indonesia, Thailand Akan Pertahankan Skuad FIFA ASEAN Cup untuk Piala Asia

Anthony Hudson mengakui kekalahan Thailand atas Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) bukan sebagai patokan kegagalan tim di Piala Asia nanti. 
Nunung Bongkar Fakta setelah Andre Taulany Dituduh Selingkuh dengan Sinden OVJ

Nunung Bongkar Fakta setelah Andre Taulany Dituduh Selingkuh dengan Sinden OVJ

Komedian Nunung Srimulat menepis soal tuduhan viral yang menyebut Andre Taulany diduga selingkuh dengan salah satu diantara sinden OVJ bertugas di kantorku.
Tiga Tahun di Korea, Megawati Hangestri Sudah Wakili 2 Tim saat Media Day V-League

Tiga Tahun di Korea, Megawati Hangestri Sudah Wakili 2 Tim saat Media Day V-League

Megawati Hangestri sudah mewakili dua tim berbeda di Media Day V-League yang digagas KOVO dalam tiga tahun kariernya merasakan atmosfer kompetisi voli Korea.
Megawati Hangestri Diakui Setter Nomor 1 Korea, Kim Da-in Pernah Bicara Blak-blakan Soal Megatron

Megawati Hangestri Diakui Setter Nomor 1 Korea, Kim Da-in Pernah Bicara Blak-blakan Soal Megatron

Megawati Hangestri pernah membuat Kim Da-in merasakan kerasnya spike Megatron. Begini kata setter nomor 1 Korea itu tentang kemampuan Megatron.

Trending

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Pedangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut langsung buru-buru ganti pakai Jersey Timnas Indonesia setelah negaranya gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia belum punya kualitas mumpuni untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Timnas Indonesia langsung disejajarkan dengan tim papan atas dunia macam Spanyol dan Chelsea setelah membawa pulang gelar FIFA ASEAN Cup usai kalahkan Thailand.
Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Tak ragu mematok target juara, Buriram United ingin membuka ASEAN Club Championship dengan mempermalukan wakil Indonesia, Borneo FC Samarinda. 
Selengkapnya

Viral