GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rakernas Gema Keadilan 2026: Fokus Pendidikan, Ekonomi, Lingkungan hingga Pembelaan Palestina

Gema Keadilan luncurkan Gema Indonesia Emas sebagai gerakan nasional yang menjadi salah satu hasil strategis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gema Keadilan 2026
Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:24 WIB
Rakernas Gema Keadilan 2026: Fokus Pendidikan, Ekonomi, Lingkungan hingga Pembelaan Palestina
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Generasi Muda Keadilan (Gema Keadilan) meluncurkan Gema Indonesia Emas sebagai gerakan nasional yang menjadi salah satu hasil strategis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gema Keadilan 2026. 

Gerakan ini diarahkan untuk memperluas kontribusi generasi muda melalui tujuh isu utama, yakni pendidikan, lingkungan, pemakmuran masjid, pembelaan Palestina, pemberdayaan ekonomi generasi muda, pemberdayaan perempuan, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Gema Keadilan Rahmat Saleh mengatakan, Gema Indonesia Emas merupakan ikhtiar untuk menerjemahkan optimisme menuju Indonesia Emas menjadi kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Indonesia Emas tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar cita-cita tahun 2045. Ia harus mulai dikerjakan hari ini. Karena itu, Gema Indonesia Emas kami hadirkan sebagai gerakan konkret anak muda untuk mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat dan memajukan Indonesia,” kata Rahmat.

Menurutnya, tujuh bidang yang menjadi fokus Gema Indonesia Emas menggambarkan kebutuhan untuk membangun generasi muda secara utuh, baik dari sisi intelektual, spiritual, sosial, ekonomi, kepedulian lingkungan, maupun keberpihakan terhadap keadilan.

“Dengan semangat Gema Indonesia Emas, Gema Keadilan berkomitmen melahirkan generasi muda yang cerdas, peduli lingkungan, memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan, mandiri secara ekonomi, aktif melakukan advokasi, serta siap mengambil peran dalam kepemimpinan bangsa,” ujarnya.

Rakernas Gema Keadilan 2026 juga menegaskan arah organisasi untuk menjadi rumah besar bagi para aktivis muda dari berbagai latar belakang. Gema Keadilan ingin menjadi ruang bagi anak muda untuk bertemu, bertumbuh, memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring, dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

“Gema Keadilan ingin menjadi rumah besar para aktivis muda. Tempat anak-anak muda bertemu dengan gagasan, bertumbuh dalam kepemimpinan, memperkuat kapasitas, dan menemukan ruang untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia,” kata Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi PKS menegaskan, aktivisme anak muda harus diarahkan bukan hanya pada keberanian menyuarakan gagasan, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan solusi dan manfaat konkret di tengah masyarakat.

“Aktivisme tidak cukup hanya dengan semangat dan suara yang lantang. Aktivisme harus melahirkan kepemimpinan, karya, dan kebermanfaatan. Kami ingin anak-anak muda Gema Keadilan hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi,” lanjutnya.

Dalam Rakernas tersebut, Gema Keadilan juga menyampaikan keprihatinan terhadap bencana yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Rahmat mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat terdampak atas dasar kemanusiaan.

“Duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Dalam situasi bencana, yang harus dikedepankan adalah kemanusiaan. Solidaritas tidak boleh mengenal sekat kelompok, daerah, ataupun latar belakang. Kepedulian adalah kekuatan besar bangsa Indonesia,” ujar Rahmat.

Selain itu, Gema Keadilan menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Kalimantan. Gema Keadilan mendorong pemerintah menjadikan kesehatan masyarakat, keselamatan satwa, dan perlindungan ekosistem sebagai prioritas utama dalam penanganan karhutla.

“Karhutla bukan hanya persoalan hutan yang terbakar. Ada masyarakat yang menghirup udara tercemar, ada satwa yang kehilangan habitat, dan ada ekosistem yang kerusakannya dapat berdampak panjang. Karena itu penanganannya harus cepat, serius, dan menyeluruh. Hukum harus ditegakkan terhadap pelaku,” kata Rahmat.

Rahmat menambahkan, Gema Keadilan siap membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, tantangan Indonesia tidak mungkin diselesaikan oleh satu organisasi atau kelompok saja.

“Kami membuka diri untuk bergerak bersama komunitas pemuda, mahasiswa, organisasi masyarakat, akademisi, pelaku usaha, tokoh agama, dan seluruh elemen bangsa. Indonesia membutuhkan lebih banyak kolaborasi dan lebih sedikit sekat,” ujarnya.

Rakernas 2026, kata Rahmat, menjadi titik awal untuk memastikan seluruh gagasan dan program Gema Keadilan diterjemahkan menjadi kerja nyata di berbagai daerah.

“Rakernas bukan akhir dari sebuah agenda, tetapi awal dari gerakan yang lebih besar. Rakernas Gema Keadilan ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk melakukan transformasi Gema Keadilan dari sekadar organisasi kepemudaan menjadi gerakan kepemudaan yang memiliki struktur kuat, SDM unggul, gerakan nyata, jaringan luas, dan orientasi kepemimpinan masa depan,” pungkas Rahmat Saleh. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Aksi Unjuk Rasa, Massa Bakar Pos Polisi Slipi

Usai Aksi Unjuk Rasa, Massa Bakar Pos Polisi Slipi

Pos polisi yang berada di bawah Flyover Slipi, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat dibakar massa aksi unjuk rasa, Kamis (27/8/2026).
Rumor Jack Miller Menyebrang ke WolrdSBK Menguat, Yamaha Konfirmasi Rider Australia itu Tinggalkan Pramac di Akhir Musim Ini

Rumor Jack Miller Menyebrang ke WolrdSBK Menguat, Yamaha Konfirmasi Rider Australia itu Tinggalkan Pramac di Akhir Musim Ini

Jack Miller semakin dekat dengan kepindahan ke World Superbike setelah Yamaha dan Pramac mengonfirmasi kepergiannya dari MotoGP.
Eksepsi Kubu Bangun Paulus, Ini Harapan JPU

Eksepsi Kubu Bangun Paulus, Ini Harapan JPU

Kubu Bangun Paulus mengajukan eksepsi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) terkait perkara dugaan pengancaman dan pemerasan.
Haji Bolot Akhirnya Muncul usai Melewati Fase Serangan Jantung, sang Istri: Mulai Kurangi Rokok, Kadang Diumpetin

Haji Bolot Akhirnya Muncul usai Melewati Fase Serangan Jantung, sang Istri: Mulai Kurangi Rokok, Kadang Diumpetin

Komedian senior Haji Bolot kembali eksis setelah tampil di sebuah program di layar kaca. Hal ini membuktikan kondisinya membaik usai mengalami serangan jantung.
PP GMH Ajak Jaga Persatuan Indonesia, Serukan Demokrasi Damai dan Tertib

PP GMH Ajak Jaga Persatuan Indonesia, Serukan Demokrasi Damai dan Tertib

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengajak semua pihak menjaga Indonesia. PP GMH berharap persatuan terus dijaga. Hal tersebut disampaikan
Resmi Tinggalkan Honda, Luca Marini Akui Dapat Tawaran dari Yamaha sebelum Putuskan Gabung Tech3 untuk MotoGP 2027

Resmi Tinggalkan Honda, Luca Marini Akui Dapat Tawaran dari Yamaha sebelum Putuskan Gabung Tech3 untuk MotoGP 2027

Rider asal Italia, Luca Marini, dipastikan akan meninggalkan Honda pada akhir musim gelaran MotoGP 2026 ini dan resmi bergabung dengan KTM Tech3 musim depan.

Trending

Jadwal Lengkap KOVO Cup 2026: Hyundai Hillstate Langsung Uji Nyali, Vanja Bukilic Berpotensi Absen Bela Red Sparks

Jadwal Lengkap KOVO Cup 2026: Hyundai Hillstate Langsung Uji Nyali, Vanja Bukilic Berpotensi Absen Bela Red Sparks

Jadwal lengkap KOVO Cup 2026 telah resmi dirilis. Sejumlah pertandingan seru bakal disuguhkan termasuk Hyundai Hillstate yang diperkuat Megawati Hangestri bakal menghadapi ujian sejak fase grup.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 28 Agustus 2026, ada kejutan menarik dalam karier dan keuangan. Ada zodiakmu?
Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
FIFA Beri Izin, John Herdman Bisa Panggil hingga 55 Pemain untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA Beri Izin, John Herdman Bisa Panggil hingga 55 Pemain untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman bisa memanggil hingga 55 pemain ke skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini sesuai dengan aturan FIFA.
Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 
Cesc Fabregas Ternyata Pernah Pantau Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Dibawa ke Como, Tapi Batal Gara-gara Ini

Cesc Fabregas Ternyata Pernah Pantau Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Dibawa ke Como, Tapi Batal Gara-gara Ini

Cesc Fabregas ternyata pernah memantau pemain Timnas Indonesia U-23 untuk dibawa ke Como. Legenda Merah Putih Kurniawan Dwi Yulianto mengungkap fakta tersebut.
Selengkapnya

Viral