News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Punya Programmer Bukan Lagi Hambatan, Begini Teknologi Kecerdasan Buatan Mengubah Cara Membuat Software

Perubahan tersebut membuat batas antara pengguna dan pembuat teknologi menjadi semakin tipis. Jika sebelumnya seseorang yang memiliki gagasan
Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:32 WIB
Ilustrasi Tak Punya Programmer Bukan Lagi Hambatan, Begini Teknologi Kecerdasan Buatan Mengubah Cara Membuat Software
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Salah satu contohnya, Emergent Building Indonesia, program yang diperkenalkan Emergent bertepatan dengan momentum kemerdekaan. Platform tersebut ditujukan kepada pemilik usaha kecil dan founder yang ingin mencoba membuat aplikasi berdasarkan kebutuhan bisnisnya.

Program tersebut menyediakan total hadiah Rp800 juta bagi 100 karya yang dipilih. Namun, nilai yang lebih menarik untuk dicermati bukan semata-mata kompetisinya, melainkan perubahan pola pengembangan teknologi yang ditawarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada momen Hari Kemerdekaan ini, kami ingin membuat proses ‘membangun’ menjadi lebih mudah diakses oleh para founder dan pemilik bisnis di seluruh Indonesia, sehingga ide mereka dapat diwujudkan meskipun tidak memiliki keahlian teknis,” ujar Co-founder & CEO Emergent.

“Setiap bisnis yang berhasil dibangun di platform kami selalu dimulai dengan cara yang sama: sebuah ide dan masalah nyata yang dijelaskan melalui kata-kata, kemudian diubah menjadi produk yang benar-benar dapat digunakan,” tambahnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemilik bisnis tidak hanya ditempatkan sebagai konsumen software. Mereka memiliki kesempatan untuk ikut menentukan dan mengembangkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka.

Kemudahan AI Tetap Membutuhkan Literasi Digital

Meski terlihat sederhana, kemampuan membuat aplikasi menggunakan AI tidak berarti seluruh persoalan pengembangan software otomatis selesai.

Sebuah aplikasi tetap membutuhkan tujuan yang jelas, pengelolaan data yang tepat, keamanan, pengujian, serta pemahaman terhadap kebutuhan penggunanya. Kesalahan dalam memberikan instruksi kepada AI juga dapat menghasilkan solusi yang tidak sesuai dengan persoalan sebenarnya.

Hal ini menjadi penting karena penggunaan AI di Indonesia terus meningkat. Kementerian Komunikasi dan Digital pada Juli 2026 menyebut tingginya adopsi AI perlu diimbangi dengan peningkatan kapabilitas agar pemanfaatannya tidak berhenti pada penggunaan dasar. ([Kementerian Komunikasi dan Digital][2])

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah juga menempatkan aspek transparansi, akuntabilitas, perlindungan data pribadi, keamanan, serta inovasi yang bertanggung jawab sebagai bagian dari arah kebijakan AI nasional. ([portal.komdigi.go.id][3])

Dengan demikian, kemampuan menggunakan AI sebaiknya tidak hanya diukur dari seberapa cepat seseorang dapat menghasilkan sebuah aplikasi. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah teknologi tersebut benar-benar menyelesaikan masalah dan memberikan manfaat yang terukur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral