News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Kesibukannya, Syifa Hadju Ternyata Konsisten Jalani Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Syifa Hadju mengaku mulai membiasakan sejumlah langkah sederhana dalam kesehariannya untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:18 WIB
Syifa Hadju.
Sumber :
  • Instagram @syifahadju

Jakarta, tvOnenews.com – Gaya hidup ramah lingkungan kini semakin banyak mendapat perhatian, termasuk dari kalangan selebritas. Salah satunya Syifa Hadju yang mengaku mulai membiasakan sejumlah langkah sederhana dalam kesehariannya untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

Sebagai figur publik, Syifa membagikan kebiasaan tersebut di tengah kesibukannya menjalani berbagai aktivitas di dunia hiburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Syifa, menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari gerakan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari juga dapat memberikan dampak positif.

"Di sela-sela kesibukan yang padat, aku selalu usahakan bawa tumbler dan tote bag sendiri buat mengurangi plastik sekali pakai. Selain itu, aku juga mulai mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke skrip digital misalnya dengan tablet daripada harus di-print tebal-tebal," ujar Syifa Hadju dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/8/2026).

"Untuk urusan pemilihan produk, aku sebisa mungkin selalu pilih produk yang ramah lingkungan, salah satunya Charm yang sudah bertahun-tahun meluncurkan pembalut ramah lingkungan. Lewat hal-hal ini, aku percaya bahwa perubahan besar buat bumi dan lingkungan bisa dimulai dari keseharian kita," tambahnya.

Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, timbulan sampah nasional pada 2025 tercatat mencapai lebih dari 30 juta ton.

Di tengah kondisi tersebut, penerapan gaya hidup dengan prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Syifa Ajak Anak Muda Mulai dari Kebiasaan Kecil

Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari program edukasi menstruasi dan lingkungan School to School Extra Maxi yang digelar sejak April 2026. Program tersebut menyasar lebih dari 2.000 siswi SMP dan SMA di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kegiatan tersebut, para siswi mendapatkan edukasi mengenai hubungan antara kebiasaan konsumsi sehari-hari dengan kondisi lingkungan. Mereka juga diajak mengenal penerapan prinsip 3R dalam aktivitas sehari-hari.

Pesan mengenai kebiasaan kecil dinilai relevan bagi generasi muda yang semakin dekat dengan isu keberlanjutan. Terlebih, keputusan yang dibuat ketika memilih dan menggunakan produk sehari-hari juga dapat berkaitan dengan dampak lingkungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Selengkapnya

Viral