Pascagempa Flores: Kapolda NTT dan Bhayangkari Bersihkan Gereja, Salurkan Bantuan ke Keuskupan Agung Ende
- istimewa
Personel kepolisian sebelumnya turun langsung membersihkan puing bangunan gereja dan kapela yang mengalami kerusakan akibat gempa di Ende.Â
Aksi tersebut tidak hanya meringankan pekerjaan pengelola tempat ibadah, tetapi juga mempercepat penataan kembali ruang pelayanan umat setempat.
Keuskupan kini memprioritaskan keselamatan umat setelah sejumlah bangunan gereja dilaporkan mengalami retak dan kerusakan pasca guncangan gempa tersebut.Â
Uskup Agung mengimbau para romo dan pastor paroki menggelar misa sementara di luar ruangan demi keamanan umat bersama.
Langkah itu ditempuh untuk menjaga rasa aman dan memastikan umat tetap dapat menjalankan ibadah tanpa risiko bangunan retak.Â
Pihak keuskupan meminta kegiatan keagamaan menyesuaikan kondisi lapangan hingga bangunan dinyatakan aman digunakan kembali oleh pihak berwenang.
Bantuan kepolisian diharapkan memperkuat proses pemulihan sarana ibadah sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak sosial pascabencana di wilayah tersebut.Â
Sinergi aparat dan tokoh agama dinilai penting agar penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan menjangkau seluruh korban terdampak.
- istimewa
Kapolda mengajak masyarakat menjaga komunikasi dengan aparat agar kebutuhan mendesak dapat segera diidentifikasi dan ditangani bersama di lapangan.Â
Informasi warga mengenai lokasi yang membutuhkan bantuan menjadi penting untuk menentukan prioritas penanganan berikutnya secara tepat dan cepat.
Keuskupan Agung Ende juga mendoakan seluruh personel Polda NTT agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam bertugas melayani.Â
Kolaborasi kepolisian, keuskupan, dan masyarakat menjadi modal penting mempercepat pemulihan Flores setelah gempa melanda sejumlah wilayah yang terdampak. (aag)
Load more