GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khawatir Harga TBS Anjlok, SPKS Petani Sawit Dorong Pemerintah Susun Penerapan Harga Batas Bawah

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta kepada Pemerintah agar rencana pemberlakuan margin fee dalam ekspor kelapa sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak berdampak negatif bagi para petani.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:41 WIB
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta Pemerintah agar rencana pemberlakuan margin fee dalam ekspor kelapa sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tak berdampak negatif bagi petani.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta kepada Pemerintah agar rencana pemberlakuan margin fee dalam ekspor kelapa sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak berdampak negatif bagi para petani. 

SPKS khawatir kebijakan baru ini justru akan membebani sekitar 17 juta petani sawit di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum SPKS, Sabarudin, menekankan bahwa meskipun upaya perbaikan tata kelola ekspor dan penguatan kas negara adalah hal yang baik, keberlangsungan industri sawit di tingkat hulu tetap harus dijaga. 

Ia menegaskan agar biaya ekspor baru tidak dipindahkan bebannya kepada petani melalui penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS).

Terkait beban pungutan yang sudah ada, Sabarudin memaparkan dampak signifikannya terhadap pendapatan petani. 

“Pungutan ekspor saja yang saat ini mencapai 12,5 persen telah sangat menekan harga TBS. Data kami konsisten menunjukkan bahwa pungutan 12,5 persen itu menurunkan harga TBS petani antara Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram. Artinya, setiap kenaikan 1 persen pungutan ekspor dapat menekan harga TBS petani sekitar Rp300 sampai Rp400 per kilogram,” ujarnya.

SPKS menilai bahwa dana pungutan yang selama ini dikumpulkan pemerintah lebih banyak menguntungkan sektor industri besar, sementara petani swadaya minim perlindungan. 

Oleh karena itu, sebelum kebijakan PT DSI dijalankan, SPKS menuntut adanya payung hukum yang melindungi harga di tingkat petani.

"SPKS mendesak pemerintah segera menyusun regulasi mengenai harga batas bawah TBS petani sawit. Harga batas bawah tersebut harus ditetapkan berdasarkan formula yang adil, transparan, serta mempertimbangkan biaya produksi dan tingkat kesejahteraan petani sawit," ujar Sabarudin.

Keberadaan harga batas bawah dianggap krusial sebagai jaring pengaman saat terjadi fluktuasi pasar global atau perubahan kebijakan pemerintah. 

Selain itu, SPKS mengusulkan agar sebagian dana dari pungutan ekspor dialokasikan sebagai subsidi harga jika nilai TBS merosot tajam.

Sabarudin juga menyoroti pentingnya pelibatan petani dalam pengambilan keputusan. 

Ia mendesak PT DSI tidak hanya menjalin komunikasi dengan perusahaan besar atau eksportir saja.

“Kami meminta PT DSI jangan hanya berdiskusi dengan eksportir dan perusahaan. Petani juga harus diajak bicara karena kami yang berada di hulu akan merasakan langsung dampak dari kebijakan di hilir,” lanjut Sabarudin.

Ia menambahkan, jika aspirasi petani terus diabaikan, maka potensi penolakan terhadap kebijakan margin fee ini akan semakin meluas. 

Baginya, peningkatan penerimaan negara tidak boleh dilakukan dengan cara menggerus kesejahteraan petani sawit rakyat. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Juru taktik asal Korea Selatan itu memilih fokus menangani timnas senior yang akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kim Sang-sik ingin mengawinkan gelar juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh titik tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan Jakarta diperbaiki mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Tutup Pramusim dengan Hadapi Barito Putera, Madura United Siap Arungi Super League 2026-2027

Tutup Pramusim dengan Hadapi Barito Putera, Madura United Siap Arungi Super League 2026-2027

Pelatih Madura United FC Manuel Gomes da Silva menilai performa anak asuhnya menunjukkan perkembangan setelah menjalani serangkaian agenda persiapan. 
Jersey Baru PSIM Yogyakarta Gandeng Apparel Asal Jerman, Ada Sentuhan Batik Parang yang Jadi Identitas Mataram

Jersey Baru PSIM Yogyakarta Gandeng Apparel Asal Jerman, Ada Sentuhan Batik Parang yang Jadi Identitas Mataram

Berkolaborasi dengan apparel asal Jerman, Adidas, jersey PSIM mendapat sentuhan Batik Parang khas Mataram yang sengaja dihadirkan sebagai identitas budaya klub.
AKPI Ajak Anggotanya Berkontribusi Tuju Indonesia Maju

AKPI Ajak Anggotanya Berkontribusi Tuju Indonesia Maju

Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2026 dan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Jakarta.
Lewat Pertukaran, Mahasiswa Indonesia-Australia Perkuat Praktik Kebidanan

Lewat Pertukaran, Mahasiswa Indonesia-Australia Perkuat Praktik Kebidanan

Universitas Binawan menggelar kegiatan Guest Lecture bertajuk 'Midwifery in Practice: What Women Really Need–Lessons from Australia and Indonesia' dalam meningkatkan praktik kebidanan.

Trending

Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih dalam malam peluncuran tim dan jersey anyar Persija. Jakarta International Stadium (JIS) menjadi panggung bagi pasukan Shin Tae-yong untuk memperlihatkan hasil persiapan mereka menuju musim baru.
Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong belum menganggap komposisi Persija yang diperkenalkan kepada publik sebagai skuad final.
AKPI Ajak Anggotanya Berkontribusi Tuju Indonesia Maju

AKPI Ajak Anggotanya Berkontribusi Tuju Indonesia Maju

Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2026 dan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Jakarta.
Tutup Pramusim dengan Hadapi Barito Putera, Madura United Siap Arungi Super League 2026-2027

Tutup Pramusim dengan Hadapi Barito Putera, Madura United Siap Arungi Super League 2026-2027

Pelatih Madura United FC Manuel Gomes da Silva menilai performa anak asuhnya menunjukkan perkembangan setelah menjalani serangkaian agenda persiapan. 
Musda ke-XI Rampung, DPD Partai Golkar Jaksel Punya Pemimpin Baru

Musda ke-XI Rampung, DPD Partai Golkar Jaksel Punya Pemimpin Baru

DPD Partai Golkar Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI.
Jersey Baru PSIM Yogyakarta Gandeng Apparel Asal Jerman, Ada Sentuhan Batik Parang yang Jadi Identitas Mataram

Jersey Baru PSIM Yogyakarta Gandeng Apparel Asal Jerman, Ada Sentuhan Batik Parang yang Jadi Identitas Mataram

Berkolaborasi dengan apparel asal Jerman, Adidas, jersey PSIM mendapat sentuhan Batik Parang khas Mataram yang sengaja dihadirkan sebagai identitas budaya klub.
Lewat Pertukaran, Mahasiswa Indonesia-Australia Perkuat Praktik Kebidanan

Lewat Pertukaran, Mahasiswa Indonesia-Australia Perkuat Praktik Kebidanan

Universitas Binawan menggelar kegiatan Guest Lecture bertajuk 'Midwifery in Practice: What Women Really Need–Lessons from Australia and Indonesia' dalam meningkatkan praktik kebidanan.
Selengkapnya

Viral