Profil Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR yang Siap Mundur usai AMPB Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
- Instagram @trendingbuzz.id
tvOnenews.com - Nama Sufmi Dasco Ahmad tengah viral di media sosial setelah menyampaikan pernyataan tegas mengenai target penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Wakil Ketua DPR RI tersebut menyatakan dirinya bersama pimpinan DPR lainnya siap mengundurkan diri apabila regulasi yang tengah dinantikan masyarakat itu tidak berhasil disahkan hingga batas waktu yang telah disepakati.
Pernyataan tersebut mencuat setelah Dasco menerima perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).
- Instagram @gerindra
Dalam pertemuan tersebut, DPR menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pembahasan RUU Perampasan Aset dan menargetkan pengesahannya paling lambat 15 Desember 2026.
Komitmen itu menjadi perhatian karena sebelumnya AMPB memang menjadikan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai salah satu tuntutan utama dalam aksi mereka.
Massa juga mendesak adanya kepastian tertulis dari DPR terkait tenggat penyelesaian regulasi tersebut.
Lantas, seperti apa perjalanan karier Sufmi Dasco Ahmad hingga akhirnya menjadi salah satu pimpinan DPR RI?
Profil Sufmi Dasco Ahmad
- Antara
Sufmi Dasco Ahmad merupakan politikus Partai Gerindra yang lahir di Bandung pada 7 Oktober 1967.
Ia saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029. Dasco juga memegang posisi Ketua Harian DPP Partai Gerindra.
Sebelum aktif dalam politik, Dasco memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional di bidang hukum. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Elektro Universitas Pancasila pada 1985–1993.
Setelah itu, ia kembali mengambil pendidikan hukum di Universitas Jakarta dan menyelesaikannya pada 2009.
Pendidikan hukumnya kemudian berlanjut ke tingkat magister di Universitas Islam Jakarta hingga 2012. Dasco juga menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Islam Bandung pada 2015.
Pengalaman profesionalnya turut dibangun melalui dunia advokat. Dasco pernah menjadi senior partner di Vendetta Law Firm pada 2005–2013.
Ia juga tercatat aktif dalam organisasi profesi dan advokasi hukum, termasuk sebagai Dewan Pembina Serikat Pengacara Rakyat serta Kongres Advokat Indonesia.
Masuk Dunia Politik
- Istimewa
Keterlibatan Dasco dalam politik berkaitan erat dengan perjalanan awal Partai Gerindra. Ia disebut ikut terlibat dalam proses pendirian partai tersebut pada 2008 dan kemudian dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis di internal Gerindra.
Load more