15 Hari Pascagempa NTT, Polda NTT Terus Kirim Bantuan ke Daerah Terisolir
- istimewa
NTT, tvOnenews.com - Lima belas (15) hari pacagempa M 7,7 di NTT. Polda NTT terus kirim bantuan ke daerah-daerah terisolir. Kali ini, Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, perintahkan jajarannya seperti Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata untuk mendistribusikan bantuan ke dua desa dan satu kelurahan di Kabupaten Ende.
Adapun desa tersebut, yakni Desa Nila dan Desa Kekasewa, Kelurahan Kalimutu, Kabupaten Ende.
Dalam hal ini, Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko menyampaikan, bahwa pihaknya adalah perpanjangan tangan pemerintah, untuk membantu masyarakat korban gempa.
"Jadi, mau bagaimana medan tempurnya atau jangkauannya, baik itu daerah terisolir, Polri harus hadir untuk membantu masyarakat dalam keadaan apapun," ucapnya.
Ia juga berharap, semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa.
Di samping itu, Informasi yang diterima dari Humas Polres Ende menyebutkan bahwa Kapolres Ende bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende, Ny. Yuke Yudhi Franata memimpin langsung operasi distribusi bantuan logistik menggunakan helikopter Polri P-3202 dari Polda NTT untuk menyasar tempat tersebut.
Langkah cepat ini diambil untuk menjangkau Desa Nila dan Desa Kekasewa, dua wilayah pesisir yang selama ini tidak memiliki akses jalan darat.
- istimewa
Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende, Ny. Yuke Yudhi Franata mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan perintah dari bapak Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko.
Bahkan kata dia, seperti diketahui, bahwa Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko begitu perhatiannya kepada masyarakat NTT, apalagi dengan kondisi seperti hari ini.
"Perhatian Bapak Kapolda NTT tidak pernah surut untuk membantu masyakarat terdampak gempa. Semoga dengan kegiatan penyaluran bantuan ini, dapat bemanfaat bagi masyarakat terdampat gempa," ucapnya.
Selain itu, ia juga menyebutkan, kondisi geografis kedua desa ini memang cukup menantang karena hanya bisa dijangkau dari laut.
Dengan terhentinya operasional kapal lokal akibat cuaca ekstrem maka jalur udara menggunakan helikopter Polri menjadi satu-satunya solusi cepat agar warga terdampak bisa segera mendapatkan pasokan logistik.
“Sejak awal bencana melanda, Desa Nila dan Desa Kekasewa menjadi dua wilayah yang paling sulit dijangkau. Medan ekstrem serta jalanan yang rusak total membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Jalur darat sebelumnya hanya sanggup menembus wilayah Ngalupolo hingga Wolotopo,”beber Kapolres.
Load more