Circular Economy Forum 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Akselerasi Ekonomi Sirkular dan Industri Hijau Indonesia
- Antara
Dalam paparannya, Nizhar Marizi, Direktur Lingkungan Hidup Bappenas, menegaskan bahwa ekonomi sirkular perlu dilihat lebih luas dari sekadar agenda lingkungan.
“Ekonomi sirkular bukan hanya sebagai agenda lingkungan, tapi juga sebagai strategi bisnis. Karena ekonomi sirkular mencakup seluruh rantai nilai, tidak ada satu pihak yang bisa menjalankannya sendirian,” ujar Nizhar.
Nizhar menggarisbawahi bahwa pembangunan ekosistem perlu melibatkan pemasok, konsumen, pengumpul, pendaur ulang, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, hingga penyedia teknologi. Arah yang telah ditetapkan pemerintah melalui Peta Jalan dan Rencana Aksi Nasional Ekonomi Sirkular 2025–2045 juga perlu diterjemahkan menjadi keputusan investasi, inovasi, dan praktik bisnis yang nyata.
Sepanjang forum, pembahasan mencakup implementasi peta jalan ekonomi sirkular, perannya dalam transformasi industri hijau, pembiayaan dan pengembangan model bisnis sirkular, penguatan UMKM dan pekerjaan hijau, serta praktik rantai pasok sirkular pada sektor elektronik, tekstil, pangan, dan plastik. Ekonomi sirkular juga diposisikan sebagai salah satu pendekatan untuk meningkatkan efisiensi sumber daya sekaligus memperkuat produktivitas, inovasi, dan daya saing industri Indonesia.
Sebagai tindak lanjut forum, Circular Economy Hub akan terus dikembangkan sebagai platform kolaborasi dan pengetahuan yang menghubungkan dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, penyedia solusi, asosiasi, komunitas, dan mitra pembangunan. Hub ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan implementasi dengan pengetahuan, teknologi, pembiayaan, dan praktik di lapangan, sekaligus memfasilitasi pertukaran praktik baik, mengidentifikasi tantangan bersama, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor dan rantai nilai.
Melalui inisiatif ini, IBCSD terus mendorong terbentuknya ekosistem yang mampu mempercepat implementasi ekonomi sirkular, meningkatkan efisiensi sumber daya dan daya saing industri, serta mendukung transformasi Indonesia menuju ekonomi hijau yang kompetitif dan berkelanjutan.(chm)
Load more