News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
Rabu, 9 September 2026 - 16:21 WIB
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi
Sumber :
  • instagram stewiecopp

tvOnenews.com - Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, menjadi perhatian setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial setelah beredar informasi mengenai identitas pria yang disebut-sebut bernama Fajar Sahrudin.

Perhatian publik semakin besar karena sebelum ditemukan meninggal, akun media sosial yang diduga milik Fajar sempat mengunggah sejumlah pesan bernada perpisahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kemunculan unggahan tersebut tidak serta-merta menjelaskan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan GBK. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan kondisi sebenarnya.

Pihak pengelola GBK pun mengambil sikap hati-hati. Alih-alih langsung membenarkan berbagai spekulasi yang beredar, pengelola menyatakan masih berkoordinasi dengan kepolisian dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV. Sikap tersebut penting karena sejumlah informasi mengenai kasus ini masih berkembang dan belum seluruhnya terkonfirmasi.

Polisi Pastikan Ada Penemuan Jenazah di Kawasan GBK

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan adanya penemuan jenazah seorang pria di kawasan GBK.

“Iya benar,” kata Dhimas saat dikonfirmasi, Rabu (9/9).

Menurut keterangan kepolisian, pencarian bermula ketika seorang teman korban melihat unggahan di media sosial yang mengindikasikan adanya kondisi darurat. Saksi tersebut kemudian menerima pemberitahuan lokasi dari fitur SOS pada perangkat yang digunakan Fajar.

Pencarian dilakukan bersama petugas keamanan GBK. Saksi awalnya mencoba mencari sendiri, tetapi tidak menemukan keberadaan Fajar. Ia kemudian melaporkan informasi tersebut kepada petugas keamanan.

“Selanjutnya saksi 1 mencoba mencari sendiri, akan tetapi tidak menemukan korban selanjutnya saksi 1 melapor kepada petugas security (saksi 2) yang bertugas di pintu 5 selanjutnya saksi 2 bersama saksi 1 mencari posisi korban sesuai titik terakhir korban (kiriman SOS) di sekitaran GBK namun korban tidak ditemukan,” ujar Dhimas.

Pencarian kemudian diperluas dengan melibatkan petugas keamanan lainnya. Tidak lama berselang, seorang petugas menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia di sekitar Plaza Utara, dekat Pintu 10 GBK.

“Selanjutnya saksi 2 minta bantuan dan melaporkan atas unggahan tersebut kepada saksi 3 (security) untuk mencari korban, saksi 3 kemudian mencari korban di sekitaran GBK dan tidak lama kemudian saksi 3 menemukan korban tergeletak dengan posisi telentang di dekat pohon di pintu 10 dalam plaza utara,” tambahnya.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat. 

Berdasarkan pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Meski demikian, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.

Pihak GBK Belum Mau Berspekulasi

Di tengah perhatian publik yang semakin besar, pihak pengelola GBK memilih tidak terburu-buru menyimpulkan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Kadiv Humas dan Administrasi GBK Asep Triyadi mengatakan pihaknya masih menunggu informasi valid dari petugas lapangan dan kepolisian. Ia juga meminta agar berbagai asumsi yang beredar di media sosial tidak langsung dianggap sebagai fakta.

“Kita sendiri belum dapet konfirmasi secara valid dari teman-teman yang di lapangan. Kemudian asumsi-asumsi yang bergerak liar juga saya nggak mau mengikut lah ya. Karena ini kita menghormati penyelidikan dari pihak kepolisian,” ujar Asep saat ditemui tim tvOnenews pada Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pihak GBK masih berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian tersebut.

“Karena semua harus kita kumpulkan dulu bukti-bukti termasuk CCTV dan segala macam. Ini lagi kita kumpulin dulu,” katanya.

Asep juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Menurutnya, pihak pengelola masih menunggu titik terang sebelum menyampaikan keterangan lebih jauh kepada publik. 

Sampai saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Jenazah Fajar telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung.(udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.
Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Presiden RI, Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada 31 Agustus 2026.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral