News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendag Ungkap Lebih dari 60 Persen Produk Lokal Sudah Masuk Ritel Modern

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta produk lokal semakin mendominasi kanal perdagangan modern. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso
Sabtu, 12 September 2026 - 15:36 WIB
Mendag Ungkap Lebih dari 60 Persen Produk Lokal Sudah Masuk Ritel Modern
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta produk lokal semakin mendominasi kanal perdagangan modern. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, lebih dari 60 persen produk yang dipasarkan di jaringan ritel modern saat ini merupakan produk UMKM dan produk lokal.

Angka tersebut menjadi sinyal bahwa akses pelaku UMKM terhadap pasar modern semakin terbuka. Tidak hanya melalui toko tradisional atau pasar konvensional, produk lokal kini semakin mudah ditemukan di jaringan ritel modern, pusat perbelanjaan hingga department store.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut informasi dari ritel modern, lebih dari 60 persen produk-produk UMKM, produk-produk lokal, itu sudah mengisi di ritel modern,” ujar Budi, kepada media, Sabtu (12/9/2026).

Budi menilai perluasan akses tersebut tidak terlepas dari pola kemitraan yang dibangun antara pelaku UMKM dengan jaringan ritel modern. Pemerintah mendorong pola tersebut agar produk lokal memiliki jalur pemasaran yang lebih luas sekaligus mampu menjangkau konsumen secara langsung.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga memperkuat kerja sama dengan pelaku industri ritel melalui kemitraan bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menggeser ketergantungan UMKM terhadap kanal penjualan tradisional. Dengan masuknya produk lokal ke jaringan perdagangan modern, pelaku usaha memiliki kesempatan memperluas pasar seiring meningkatnya kapasitas produksi.

Menariknya, pemerintah sebelumnya menggunakan pendekatan berbeda untuk mendorong kehadiran produk UMKM di ritel modern.

Budi menjelaskan, pemerintah sempat menerapkan kebijakan yang mewajibkan ritel modern menjual sedikitnya 30 persen produk UMKM. Namun, kebijakan tersebut kemudian mendapat keberatan dari negara lain karena dinilai berpotensi menimbulkan perlakuan diskriminatif terhadap produk tertentu.

Pemerintah kemudian mengubah pendekatan tersebut. Kewajiban berbasis persentase digantikan dengan pola kemitraan antara jaringan ritel modern dan pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Budi, perubahan kebijakan tersebut justru memberikan dampak positif terhadap penetrasi produk lokal. Kemitraan membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk membangun kerja sama langsung dengan jaringan perdagangan yang memiliki basis konsumen lebih besar.

Produk UMKM yang telah diluncurkan pemerintah pun diarahkan untuk memanfaatkan akses tersebut. Salah satunya melalui jaringan AEON di BSD, Tangerang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Selengkapnya

Viral