Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Ricardo Irwan Rei, Managing Director Strategic Technology Initiatives, CTO Office Danantara Indonesia, mengatakan investasi di sektor tersebut dapat mendorong transfer teknologi dan memperkuat kemampuan industri domestik.
"Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pengembangan industri strategis berbasis teknologi yang akan membentuk masa depan perekonomian nasional," kata Ricardo.
investasi pada teknologi maju, kapabilitas digital, keamanan siber, dan infrastruktur kritikal diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi, serta memperkuat kemampuan industri dalam negeri.
Negara Maju Sudah Menghubungkan Teknologi dan Pertahanan
Pengalaman negara maju menunjukkan bahwa teknologi strategis semakin dikembangkan melalui hubungan erat antara pemerintah, industri, lembaga riset, dan perusahaan teknologi.
Inggris dalam strategi AI pertahanannya menempatkan AI sebagai salah satu teknologi penting untuk modernisasi militer. Pemerintah Inggris juga menekankan pengembangan ekosistem AI yang melibatkan industri dan akademisi, sekaligus membangun kemampuan untuk menghadapi ancaman siber berbasis AI.
Jepang mengambil pendekatan serupa. Kementerian Pertahanan Jepang pada 2025 mengalokasikan anggaran untuk sejumlah penerapan AI, termasuk sistem pendukung pengambilan keputusan di ranah siber sebesar 4,1 miliar yen, pengembangan fondasi AI Angkatan Darat sebesar 2,9 miliar yen, serta pengembangan satelit demonstrasi AI taktis sebesar 5,2 miliar yen.
Amerika Serikat juga memperlakukan AI sebagai bagian dari kepentingan ekonomi dan keamanan nasional. Stanford mencatat investasi swasta AI AS pada 2025 mencapai US$285,9 miliar. Pemerintah AS pada saat yang sama memperkuat pemanfaatan AI untuk pertahanan siber, termasuk teknologi yang dapat membantu mengidentifikasi kerentanan dan mengotomatisasi sebagian proses pertahanan terhadap serangan siber.
Tren tersebut memberikan gambaran bahwa penguasaan teknologi strategis tidak hanya diukur dari jumlah perusahaan teknologi yang tumbuh, tetapi juga dari kemampuan sebuah negara membangun ekosistem, talenta, infrastruktur, riset, serta industri pendukung.
Tantangan Indonesia Ada pada Implementasi
Bagi Indonesia, tantangan berikutnya berada pada tahap implementasi. MoU antara Danantara dan Thales masih merupakan kerangka awal. Setiap investasi spesifik masih membutuhkan evaluasi lebih lanjut, tata kelola, serta perjanjian definitif.
Pihaknya melihat kerja sama tersebut sebagai peluang untuk mengembangkan teknologi strategis sekaligus memperkuat kemampuan industri lokal.
Load more