Bukan Sekadar Chatbot, AI Makin Buka Akses Pendidikan untuk 1500 Pelajar d Wilayah 3T
- Gambar ilustrasi
Tantangan Pendidikan 3T Bukan Hanya Soal Teknologi
Kesenjangan pendidikan di wilayah 3T memperlihatkan bahwa akses terhadap materi belajar hanyalah salah satu bagian dari persoalan yang lebih besar.
Ketersediaan jaringan internet, perangkat digital, kemampuan menggunakan teknologi, serta dukungan tenaga pendidik turut menentukan apakah siswa dapat memanfaatkan pembelajaran digital secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, AI berpotensi menjadi sarana tambahan untuk membantu siswa belajar secara mandiri. Pelajar dapat berlatih memahami materi, mengulang pembahasan yang belum dikuasai, atau memperoleh umpan balik tanpa harus selalu menunggu sesi belajar berikutnya.
Namun, teknologi tidak dapat menggantikan seluruh peran guru. AI dapat membantu menyediakan materi dan mengidentifikasi kesulitan, sementara guru tetap berperan dalam membimbing siswa, memahami kondisi mereka, serta memastikan proses belajar berjalan sesuai tujuan pendidikan.
Pendekatan yang menggabungkan teknologi dan pendampingan manusia juga menjadi perhatian dalam pengembangan AI pendidikan di negara maju.
Karena itu, keberhasilan program pembelajaran digital tidak cukup diukur dari jumlah pengguna atau aplikasi yang tersedia. Perlu dilihat pula apakah siswa benar-benar mengalami peningkatan pemahaman, memperoleh dukungan yang memadai, dan dapat terus mengakses materi pembelajaran.
Dari Pengalaman Lokal Menuju Akses Belajar yang Lebih Luas
Persoalan akses pendidikan tersebut menjadi salah satu isu yang dibahas dalam One Young World ASEAN Leadership Forum 2026 di Yogyakarta, pada Oktober 2026. Forum ini mempertemukan 350 pemuda dari 20 negara untuk bertukar gagasan mengenai berbagai tantangan di kawasan ASEAN.
Dalam sesi “Learning Together, Leading Together: Youth Shaping Education's Future”, Muhamad Fahriza Novriansyah, Co-Founder dan CEO Terang AI, membagikan pengalamannya mengembangkan solusi teknologi pendidikan berdasarkan tantangan yang ditemui di Indonesia.
“Bagi saya, kepemimpinan bukan sekadar memiliki sebuah ide. Kepemimpinan adalah bagaimana kita mempertemukan orang-orang untuk mengubah ide tersebut menjadi sebuah solusi, serta memiliki komitmen untuk terus menyempurnakannya.”
Terang AI mengembangkan platform pembelajaran mandiri berbasis web dengan asisten belajar AI, serta layanan persiapan wawancara yang memungkinkan pelajar berlatih melalui simulasi percakapan. Melalui program komunitas dan inisiatif berdampak, platform ini juga telah menyediakan akses pembelajaran gratis bagi lebih dari 1.500 pelajar di berbagai wilayah 3T di Indonesia.
Load more