News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Lagi Sekadar Aplikasi Taksi, Kini Jadi Mobility Assistant dengan 3 Fitur Baru

Perkembangan teknologi mengubah aplikasi transportasi menjadi mobility assistant. Simak tiga fitur baru yang membuat pemesanan perjalanan semakin fleksibel.
Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB
Bukan Lagi Sekadar Aplikasi Taksi, Kini Jadi Mobility Assistant dengan 3 Fitur Baru
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Perkembangan teknologi membuat fungsi aplikasi di ponsel berubah sangat cepat. Jika dahulu aplikasi transportasi hanya dipakai untuk memesan kendaraan, kini pengguna mulai mengharapkan lebih banyak hal: pilihan layanan yang sesuai kebutuhan, informasi perjalanan yang lebih lengkap, hingga fleksibilitas dalam menentukan cara bepergian.

Perubahan tersebut tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang semakin bergantung pada perangkat mobile. Aplikasi bukan lagi sekadar alat untuk melakukan transaksi, tetapi mulai berperan sebagai penghubung berbagai kebutuhan dalam satu ekosistem digital. Pengguna ingin proses yang lebih sederhana tanpa harus berpindah-pindah platform.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah perubahan itu, aplikasi mobilitas juga bergerak menuju konsep mobility assistant. Artinya, teknologi tidak hanya membantu seseorang mendapatkan kendaraan, tetapi juga membantu menentukan pilihan perjalanan berdasarkan situasi, waktu, dan kebutuhan.

Dari aplikasi pemesanan menjadi platform mobilitas

Perubahan cara masyarakat menggunakan teknologi ikut mendorong perusahaan transportasi mengembangkan layanan digitalnya. Berdasarkan studi yang dikutip perusahaan, 84 persen konsumen Indonesia memilih personalized offers, sementara 65 persen memilih menerima penawaran tersebut melalui aplikasi mobile.

Data tersebut berasal dari *ASEAN Consumer Sentiment Study 2024* yang dilakukan UOB dan BCG. Angka tersebut menunjukkan bahwa personalisasi menjadi salah satu aspek yang semakin penting dalam pengalaman digital.

Dalam konteks mobilitas, personalisasi tidak selalu berarti memberikan promosi yang berbeda kepada setiap pengguna. Lebih luas dari itu, teknologi dapat digunakan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang.

Transformasi digital Bluebird sendiri bukan hal baru. Perusahaan telah memulai perjalanan digital sejak 2011 melalui Taxi Mobile Reservation berbasis perangkat BlackBerry. Perkembangannya kemudian bergerak menuju sistem yang memungkinkan pengguna mengakses lebih banyak kebutuhan mobilitas melalui perangkat digital.

Menurut Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, teknologi menjadi sarana untuk mengikuti perubahan perilaku masyarakat, tetapi kebutuhan mobilitas tetap menjadi titik awal pengembangan.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas. Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadikan MyBluebird menjadi salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” kata Andre, seperti dikutip dari ANTARA.

Tiga fitur baru yang mengubah cara memesan perjalanan

Perubahan konsep tersebut terlihat dari tiga inovasi yang diperkenalkan, yakni Multi-Select, Airport Transfer, dan penyempurnaan fitur Rent.

Multi-Select dirancang untuk pengguna yang membutuhkan lebih banyak pilihan kendaraan. Melalui fitur ini, pengguna dapat memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu pemesanan. Sistem kemudian dapat menugaskan armada terdekat untuk menjemput.

Sementara itu, Airport Transfer ditujukan untuk kebutuhan perjalanan menuju maupun dari bandara. Pilihan armada Goldenbird tersedia melalui fitur Ride, dengan informasi biaya yang sudah mencakup tarif tol. Pengguna juga dapat memasukkan nomor penerbangan untuk membantu menghubungkan perjalanan dengan jadwal penerbangan.

Fitur Rent juga mengalami perubahan dari sisi pengalaman reservasi. Pengguna dapat melihat pilihan armada, memperkirakan biaya, kemudian menentukan kebutuhan sewa berdasarkan durasi, baik secara hourly maupun daily.

Selain tiga fitur tersebut, layanan pengiriman barang melalui Bluebird Kirim tersedia melalui fitur Delivery. Artinya, fungsi aplikasi tidak lagi terbatas pada kebutuhan membawa penumpang dari satu titik ke titik lainnya.

Mengapa aplikasi transportasi mulai menjadi “asisten” perjalanan?

Perubahan tersebut menunjukkan pergeseran penting dalam industri aplikasi transportasi. Persaingan tidak lagi semata-mata mengenai siapa yang paling cepat mendapatkan kendaraan, tetapi juga siapa yang mampu memberikan pilihan paling relevan dalam berbagai situasi perjalanan.

Pengguna yang ingin bepergian terjadwal membutuhkan Advance Booking. Mereka yang menginginkan kepastian tarif dapat menggunakan Fixed Price. Sementara kebutuhan pembayaran dapat disesuaikan melalui Multi-Payment dan EZPay. Bagi pengguna rutin, tersedia pula pilihan Subscription.

Dengan semakin banyaknya fungsi tersebut, batas antara aplikasi pemesanan kendaraan dan platform mobilitas menjadi semakin tipis.

Data perusahaan menunjukkan kanal digital tersebut kini menyumbang lebih dari 40 persen dari total pemesanan melalui seluruh kanal. Angka ini memperlihatkan bahwa aplikasi telah menjadi bagian penting dari perubahan perilaku konsumen dalam memesan layanan transportasi.

Andre mengatakan perkembangan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memberikan keleluasaan kepada pengguna dalam menentukan perjalanan.

“Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing. Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” ujar Andre.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, inti perubahan ini bukan sekadar penambahan fitur dalam sebuah aplikasi. Perkembangan teknologi transportasi sedang mengubah fungsi aplikasi dari alat pemesanan menjadi pengatur perjalanan yang menghubungkan berbagai pilihan mobilitas. 

Tiga fitur baru tersebut menjadi gambaran bagaimana aplikasi transportasi berusaha mengikuti kebutuhan pengguna yang semakin beragam, personal, dan bergantung pada teknologi digital. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil ACC: Borneo FC Buat Kejutan, Tahan Imbang Raksasa Liga Thailand Buriram United Tanpa Gol

Hasil ACC: Borneo FC Buat Kejutan, Tahan Imbang Raksasa Liga Thailand Buriram United Tanpa Gol

orneo FC berhasil mencuri satu poin di markas Buriram United setelah menahan juara bertahan ASEAN Club Championship 0-0 dalam duel sengit di Chang Arena malam ini.
Fermin Aldeguer Berjanji akan Melakukan Hal Ini Jika Dirinya Sukses Meraih Gelar Juara Dunia MotoGP

Fermin Aldeguer Berjanji akan Melakukan Hal Ini Jika Dirinya Sukses Meraih Gelar Juara Dunia MotoGP

Pembalap muda asal Spanyol, Fermin Aldeguer, mengungkapkan kalau dirinya akan mengganti nomor jika suatu saat menjadi juara dunia MotoGP.
KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Batal Hadir Pemanggilan Hari Ini

KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Batal Hadir Pemanggilan Hari Ini

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid batal hadir terkait pemanggilan yang dilayangkan Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK).
Peredaran Psikotropika Alprazolam di Sleman Tembus 6,2 Juta Tablet, Ratusan Pengguna Diduga Menyalahgunakan Secara Ilegal

Peredaran Psikotropika Alprazolam di Sleman Tembus 6,2 Juta Tablet, Ratusan Pengguna Diduga Menyalahgunakan Secara Ilegal

Penggunaan alprazolam di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian setelah jumlah peredarannya disebut mencapai 6,2 juta tablet.
Suka Getarkan Warganet, Begini Jejak Kisah Cinta Chika Jessica dan Ruben Onsu di Masa Lalu

Suka Getarkan Warganet, Begini Jejak Kisah Cinta Chika Jessica dan Ruben Onsu di Masa Lalu

Sosok artis Chika Jessica dan Ruben Onsu pernah mempunyai jejak kisah asmaranya pada 2011. Hingga kini, video kebersamaan keduanya terus mengguncang warganet.
Dilantik Jadi KSP, Jenderal Listyo Diyakini Dapat Eksekusi Program Prioritas Pemerintah

Dilantik Jadi KSP, Jenderal Listyo Diyakini Dapat Eksekusi Program Prioritas Pemerintah

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) beberapa hari lalu.

Trending

Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia belum punya kualitas mumpuni untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Pedangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut langsung buru-buru ganti pakai Jersey Timnas Indonesia setelah negaranya gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Kwon Soon-chan menyampaikan kata-kata pertamanya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Jung Kwan Jang Red Sparks untuk menghadapi musim 2026-2027.
Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Tak ragu mematok target juara, Buriram United ingin membuka ASEAN Club Championship dengan mempermalukan wakil Indonesia, Borneo FC Samarinda. 
Selengkapnya

Viral