Temuan di Lapas Cibinong Berubah, Bappisus Sebut Investigasi Justru Makin Dalam
- Ombudsman
Jakarta, tvOnenews.com – Perbedaan temuan antara Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) saat mengecek kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus).
Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto mengatakan, perbedaan kondisi yang ditemukan dalam dua pemeriksaan tersebut justru akan membuat proses investigasi semakin mendalam.
Menurut Aries, perubahan kondisi sejumlah fasilitas yang sebelumnya ditemukan Ombudsman RI saat inspeksi mendadak (sidak) menjadi hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
"Temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ya, ini kalau Anda ke salon ada before dan after, ya kan. Jadi kemarin itu karena banyak yang sudah berubah, itu justru investigasinya semakin dalam," kata Aries dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan sidak ke Lapas Cibinong pada Rabu (23/9). Dalam pemeriksaan tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas yang dinilai mewah di salah satu area lapas.
Fasilitas yang ditemukan mencakup berbagai perlengkapan rumah tangga, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dapur hingga sejumlah perangkat elektronik dan peralatan memasak.
Beberapa barang yang ditemukan antara lain televisi, kulkas, serta perlengkapan dapur. Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari perhatian terkait kondisi dan pengelolaan fasilitas di lingkungan Lapas Cibinong.
Namun, kondisi berbeda ditemukan ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kepala Bappisus mendatangi lokasi pada Jumat (25/9).
Sejumlah fasilitas yang sebelumnya dilaporkan dalam temuan Ombudsman RI sudah tidak terlihat di lokasi. Televisi, kulkas, hingga foto-foto yang sebelumnya ditemukan disebut telah hilang atau tidak lagi berada di tempat tersebut.
Perubahan kondisi inilah yang kemudian menjadi perhatian Bappisus.
Aries mempertanyakan alasan sejumlah barang dan fasilitas tersebut dipindahkan apabila area yang diperiksa memang merupakan rumah atau fasilitas perumahan bagi karyawan.
"Ya, karena berubah seperti itu, apa maksudnya ini kok tidak ada? AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada. Kalau itu rumah karyawan, perumahan karyawan, kenapa harus dipindah?" ujar Aries.
Bappisus Minta Hasil Investigasi Ditunggu
Aries mengatakan, perbedaan antara kondisi yang ditemukan Ombudsman dan kondisi saat pemeriksaan berikutnya perlu ditelusuri secara internal.
Karena itu, dia meminta seluruh pihak menunggu proses investigasi yang sedang dilakukan Kemenimipas sebelum menarik kesimpulan mengenai kondisi di Lapas Cibinong.
Menurut dia, perubahan temuan justru dapat memberikan informasi tambahan bagi proses pemeriksaan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Bappisus pun menilai kondisi tersebut menjadi bagian penting yang perlu diklarifikasi melalui investigasi internal Kemenimipas.
Di sisi lain, anggota Ombudsman RI Nuzran Joher menegaskan pihaknya tetap akan menyampaikan seluruh fakta yang ditemukan dalam pemeriksaan Lapas Cibinong.
Nuzran mengatakan, adanya perbedaan temuan dengan pemeriksaan yang dilakukan Kemenimipas tidak mengubah posisi Ombudsman untuk menyampaikan hasil temuannya.
Fakta tersebut rencananya disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (29/9) pukul 14.00 WIB.
"Temuan yang berbeda itu kami serahkan kepada Pak Bappisus dan Pak Menteri juga yang sudah melihat langsung," tutur Nuzran.
DPR Akan Cek Langsung Kondisi Lapas Cibinong
Perbedaan data dan kondisi di lapangan juga mendorong DPR RI untuk melakukan pengecekan secara langsung.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Komisi XIII DPR RI akan mengunjungi Lapas Cibinong untuk mencocokkan data yang telah diterima dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Menurut Dasco, data yang menjadi dasar kunjungan tersebut diperoleh dari hasil rapat Komisi XIII DPR RI bersama Kemenimipas pada Senin (28/9).
Pimpinan DPR, kata dia, telah memberikan persetujuan kepada Komisi XIII untuk melakukan pengecekan langsung ke Lapas Cibinong.
"Oleh karena itu, kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data," kata Dasco saat konferensi pers seusai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (29/9).
Dasco juga meminta Komisi XIII DPR RI mengungkap fakta yang sebenarnya dari kondisi Lapas Cibinong.
Pengecekan tersebut diharapkan dapat mencocokkan berbagai informasi yang telah diterima dengan kondisi faktual di lokasi, terutama setelah muncul perbedaan temuan antara pemeriksaan Ombudsman RI dan Kemenimipas.
Dasco menegaskan pemeriksaan perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi sebenarnya di Lapas Cibinong dan mengungkap fakta yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.
Dengan adanya pemeriksaan lanjutan dari berbagai pihak, kondisi fasilitas di Lapas Cibinong kini menjadi bagian dari investigasi yang masih berjalan. Bappisus meminta hasil investigasi internal Kemenimipas ditunggu, sementara Ombudsman tetap menyampaikan fakta hasil pemeriksaannya dan DPR akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Load more