News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Wanita Dilecehkan di KRL hingga Menangis dan Gemetar, Pelaku Dilabrak Penumpang lalu Ditangkap Petugas

Viral video wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual di KRL Jakarta Kota-Nambo. Korban menangis dan gemetar, pelaku dilabrak penumpang hingga akhirny
Rabu, 30 September 2026 - 14:39 WIB
Viral Wanita Dilecehkan di KRL hingga Menangis dan Gemetar, Pelaku Dilabrak Penumpang lalu Ditangkap Petugas
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

tvOnenews.com - Perjalanan malam seorang penumpang wanita di KRL rute Jakarta Kota-Nambo berubah menjadi pengalaman traumatis setelah dirinya diduga menjadi korban pelecehan seksual pada Senin (28/9/2026). Korban terlihat menangis histeris hingga tubuhnya gemetar setelah mengalami kejadian tersebut.

Situasi di dalam kereta sontak memanas. Penumpang lain yang mengetahui kejadian tersebut langsung menegur dan melabrak pria yang diduga sebagai pelaku. Saat rangkaian KRL berhenti di Stasiun Lenteng Agung, laporan segera disampaikan kepada petugas keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama kemudian, pria yang diduga melakukan pelecehan diamankan petugas dan dibawa keluar dari rangkaian kereta. Korban dan terduga pelaku selanjutnya dibawa ke pos pengamanan untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan tersebut, menurut KAI Commuter, pria itu mengakui perbuatannya.

Korban Menangis, Penumpang Langsung Labrak Terduga Pelaku

Kasus tersebut terjadi ketika KRL melayani perjalanan rute Jakarta Kota-Nambo pada Senin malam. Video yang merekam situasi setelah kejadian kemudian beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, korban terlihat duduk sambil menangis dan gemetar. Kondisi korban memancing perhatian pengguna KRL lainnya. Sejumlah penumpang kemudian menghadapi pria yang diduga sebagai pelaku dan meminta agar tindakan tersebut dihentikan.

"Kasihan ini mbaknya sampai gemeteran," ujar salah satu penumpang wanita dalam video tersebut, dilansir Rabu (30/09/26)

"Lu napa lu, T*lol. G*blok. Masih orang rame lu berani-beraninya lu kayak gitu. Yang di pintu tolong panggil sekuriti, tolong," ujarnya.

Ketika kereta tiba di Stasiun Lenteng Agung, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari penumpang.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pengamanan kereta (pam walka) bersama petugas pengamanan stasiun segera mengamankan terduga pelaku," kata Leza.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa penanganan tidak berhenti pada teguran dari sesama penumpang. Terduga pelaku benar-benar diamankan oleh petugas keamanan setelah laporan diterima.

Korban dan pria tersebut kemudian dibawa ke pos pengamanan di Stasiun Lenteng Agung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terduga Pelaku Diamankan dan Mengakui Perbuatannya

Di pos pengamanan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kejadian yang dilaporkan. Berdasarkan keterangan KAI Commuter, pria yang diamankan tersebut kemudian mengakui perbuatannya.

KAI Commuter menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kriminalitas, termasuk kekerasan seksual, yang terjadi di lingkungan Commuter Line maupun stasiun.

"Kami tidak akan menoleransi tindakan-tindakan kriminalitas, termasuk kekerasan seksual, di Commuter Line atau stasiun," tuturnya.

KAI Commuter juga mengapresiasi penumpang yang berani memberikan bantuan kepada korban sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

"KAI Commuter menyampaikan terima kasih kepada pengguna lainnya yang peduli terhadap pengguna lain yang menjadi korban dan segera melaporkan tindakan pelaku kepada petugas," sebutnya.

Dengan demikian, rangkaian penanganan kasus berlangsung mulai dari laporan penumpang, pengamanan terduga pelaku di Stasiun Lenteng Agung, hingga pemeriksaan di pos keamanan.

Masuk Daftar Hitam, Korban Didampingi ke Proses Hukum

Selain mengamankan pria tersebut, KAI Commuter mengambil langkah administratif dengan memasukkannya ke dalam daftar hitam atau blacklist penumpang.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah orang yang sama kembali menggunakan layanan Commuter Line dan mengantisipasi terulangnya tindakan serupa.

KAI Commuter juga memastikan korban tidak dibiarkan menghadapi proses tersebut sendirian. Pihak operator menyatakan akan memberikan pendampingan kepada korban hingga perkara diserahkan kepada pihak berwajib.

"KAI Commuter juga menjamin keamanan pengguna Commuter Line. Dalam kaitan dengan perilaku kekerasan seksual ini, kami memastikan akan mendampingi korban sampai ke pihak yang berwajib," sambungnya.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan pentingnya keberanian penumpang untuk segera melapor ketika melihat atau mengalami tindakan pelecehan. Respons cepat memungkinkan petugas mengambil tindakan ketika kereta tiba di stasiun.

Meski terduga pelaku telah diamankan dan menurut KAI Commuter mengakui perbuatannya saat pemeriksaan, proses hukum selanjutnya tetap menjadi kewenangan pihak berwajib.

Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan identitas maupun rekaman korban secara sembarangan. Dalam kasus kekerasan seksual, menjaga privasi korban menjadi bagian penting agar penanganan perkara tidak menimbulkan dampak tambahan bagi korban. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenang G30S: Kisah Ilham Aidit, Anak DN Aidit yang Nyaris Jadi Korban dan Sempat Menyembunyikan Nama Ayah

Mengenang G30S: Kisah Ilham Aidit, Anak DN Aidit yang Nyaris Jadi Korban dan Sempat Menyembunyikan Nama Ayah

Mengenang G30S lewat kisah Ilham Aidit, putra DN Aidit yang kehilangan ayah, terpisah dari keluarga, hingga pernah didatangi tentara saat masih kecil.
Resmi, LPS Tetap Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Hingga Januari 2027

Resmi, LPS Tetap Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Hingga Januari 2027

Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada 28 September 2026, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP)
Ada Gangguan, KRL Bogor-Jakarta Terpaksa Gunakan Satu Jalur, KAI Commuter Ungkap Penyebabnya

Ada Gangguan, KRL Bogor-Jakarta Terpaksa Gunakan Satu Jalur, KAI Commuter Ungkap Penyebabnya

Perjalanan KRL Bogor mengalami gangguan pada Rabu (30/9/2026). Gangguan tersebut terjadi akibat pohon tumbang di antara Stasiun UI dan Stasiun Pasar Minggu.
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

PT Pertamina (Persero) terus mengakselerasi pengembangan portofolio energi rendah karbon demi menopang pertumbuhan ekonomi hijau menyongsong visi Indonesia Emas 2045. 
China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

Wakil Indonesia di cabang olahraga Kano Slalom nomor tunggal putri yakni Putu Santhi, masih belum bisa persembahkan medali untuk Indonesia di Asian Games 2026.
Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Amalan sunnah dalam agama islam beragam, salah satunya ada tahajud. Banyak pendapat bermunculan soal waktu utama shalat sunnah tersebut.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral