Viral ABK Kapal Ikan Disiksa dalam Tong Isi Air, Polisi Temukan 4 Korban dan Buru Pelaku
- Tangkapan layar intagram
tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan seorang anak buah kapal (ABK) diduga mengalami penganiayaan di atas kapal mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat terduduk di dalam tong berisi air, sementara seorang pria lain melakukan kekerasan terhadapnya.
Adegan dalam video itu memperlihatkan korban berulang kali diinjak dan ditonjok. Air juga disemprotkan ke arah wajah korban. Seorang pria lain yang mengenakan pakaian berwarna biru terlihat ikut menarik pakaian korban dan melakukan tindakan kekerasan.
Kasus tersebut kini ditangani kepolisian. Penelusuran awal bahkan menemukan fakta bahwa bukan hanya satu ABK yang diduga menjadi korban. Polisi menyebut ada empat ABK KM Maulana 23 yang diduga mengalami penganiayaan dan kini menjadi prioritas untuk diselamatkan.
Video Viral Buka Dugaan Kekerasan di Atas Kapal
Video penganiayaan tersebut salah satunya beredar melalui akun Instagram @sekitaran_jakut. Dalam rekaman, seorang pria tampak berada di dalam tong yang berisi air. Ia kemudian diduga menjadi sasaran kekerasan seorang pria yang mengenakan pakaian hitam dan putih.
Korban terlihat beberapa kali diinjak dan dipukul. Pada bagian lain video, pria lain yang mengenakan jaket biru tampak menyemprotkan air ke arah korban yang masih berada di dalam tong.
Rekaman berbeda juga memperlihatkan dua pria lain berada di atas kapal. Keduanya mengenakan pakaian hijau dan hitam lusuh dengan kondisi wajah yang tampak mengalami luka.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian aparat. Polisi melakukan penelusuran terhadap kapal yang diduga menjadi lokasi kejadian untuk memastikan keberadaan korban sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kepolisian telah mengetahui informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut.
"Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti," kata Kombes Budi kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan pelacakan, kapal tersebut diketahui berada di perairan Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Polres Pelabuhan Tanjung Priok kemudian berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk menangani kasus tersebut.
Polisi Temukan Empat ABK yang Diduga Jadi Korban
Load more