Mengenal Jusuf Hamka yang Diangkat Jadi Wantimpres, Pengusaha Sukses Dikenal Bersahabat
- Istimewa
Jakarta, tvonenews.com- Kabar pelantikan Wantimpres kemarin (2/10) menarik perhatian publik karena muncul beberapa nama yang familiar. Seperti Jusuf Hamka dan Rocky Gerung dan Chairul Tanjung, berikut mengenal sosok pria yang akrab disapa Babah itu.
Jusuf Hamka yang diakrab disapa Babah Alun, itu diangkat jadi Wantimpres menjadi kabar mengejutkan publik. Sebab dia populer sebagai pengusaha.
Pengusaha yang dikenal ramah atau supel ini, ternyata memiliki nama Mohammad Jusuf Hamka. Tokoh Agama, Buya Hamka diketahui mengangkatnya sebagai anak dan memberikan nama belakang "Hamka" kepadanya.
Jusuf merupaka seorang pengusaha Muslim Tionghoa-Indonesia ternama yang dikenal sebagai "Bos Jalan Tol".
Merangkum dari berbagai sumber, juga mengatakan kalau dirinya merupakan pemegang saham mayoritas di PT Citra Marga Nusaphala Persada.
Perusahaan yang mengoperasikan sejumlah jalan tol besar di Indonesia. Dia kerap kali disebut warganet sebagai sosok crazy rich sejatinya.
Selain kesuksesannya di dunia bisnis, ia sangat populer karena gaya hidupnya yang sederhana dan aksi filantropinya bagi kaum duafa.
Dibalik kesuksesannya tersebut, pada tahun 1981 di usia 23 tahun, Jusuf resmi memeluk agama Islam di bawah bimbingan ulama besar Buya Hamka.
Dia juga diketahui, alumnus dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945.
Pengusaha itu juga menyelesaikan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Bisnis Administrasi Columbia College, Kanada, hingga Administrasi Negara Fisip Universitas Jayabaya.
Di sisi lain, jelang pelantikan, Pengusaha jalan tol tersebut mengungkap dirinya diminta oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kerja Presiden RI sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Dia mengaku mendapatkan panggilan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan diundang ke Istana Negara, Jakarta, pada Jumat pagi dan siangnya langsung ke Istana.
"Jam 6.35, ditelepon Pak Seskab. Saya kaget. Saya cuma bilang alhamdulilah, Pak, negara mempercayai saya,” ungkap Jusuf Hamka menjawab pertanyaan wartawan.
Mendengar kabar tersebut, ia pun langsung terkejut dan bersyukurm Babah pun mengaku tidak butuh alasan khusus untuk menyanggupi permintaan Presiden Prabowo.
“Kalau diminta negara, enggak boleh ditolak. Kita harus berbakti,” kata Jusuf Hamka.
Load more