Viral Video Dugaan Pesta hingga Joget-Joget diiringi Musik, Pihak Rutan Depok Belum Beri Penjelasan
- Tangkapan layar instagram dewanperwakilannetezen.id
Dalam unggahan berikutnya, akun itu juga menyebut video bukan rekaman lama.
“Btw ini video baru yaa, kalau dibilang video lama gw kntl kntlin ntr yang bilang ?,” tulis akun tersebut.
Klaim mengenai waktu perekaman itu masih merupakan pernyataan dari pengunggah dan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang.
Pihak Rutan Depok Belum Memberikan Penjelasan
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Rutan Kelas I Depok mengenai video tersebut. Karena itu, informasi mengenai dugaan pesta, penggunaan narkotika, maupun keterlibatan warga binaan masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
Hal ini penting karena video yang beredar di media sosial dapat dipotong, dipindahkan konteksnya, atau diunggah ulang tanpa informasi mengenai waktu dan tempat perekaman.
Di sisi lain, Rutan Depok memang memiliki catatan mengenai kegiatan pengawasan terhadap barang terlarang. Pada 24 September 2026, misalnya, tim gabungan yang terdiri dari petugas Rutan Depok, TNI, Polri dan BNN melakukan razia di empat blok hunian.
Sebanyak 50 warga binaan menjalani tes urine secara acak dan seluruh hasilnya dinyatakan negatif narkoba. Petugas juga melaporkan tidak menemukan handphone maupun narkoba dalam kamar hunian saat pemeriksaan tersebut.
Dalam razia itu, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di area hunian, antara lain kabel, parfum dalam botol kaca, korek api gas, serta sendok dan garpu berbahan besi.
Kepala Rutan Depok Ario Galih Maduseno saat itu mengatakan hasil pemeriksaan merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
“Alhamdulillah hasilnya adalah zero handphone, zero senjata tajam, juga zero narkoba, serta hasil tes urine adalah negatif,” ujarnya.
Ia juga menyatakan razia akan dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Sebelumnya, Rutan Depok juga memusnahkan 185 barang hasil razia blok hunian periode Mei hingga September 2026. Barang tersebut antara lain ponsel, korek api gas, benda tajam, charger, dan kabel.
Kebenaran Video Masih Menunggu Verifikasi
Munculnya video tersebut menjadi perhatian karena menyangkut dua persoalan sekaligus, yakni dugaan pelanggaran tata tertib di dalam rutan dan dugaan penggunaan narkotika.
Load more