Heboh Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok, Menteri Yusril Segerakan Rapat Koordinasi
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvonenews.com- Media sosial beberapa waktu lalu, dihebohkan dengan video, yang diduga adanya pesta narkoba di dalam Rutan Depok. Ini disoroti Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.
Isu ini muncul di tengah kabar Lapas Cibinong, yang disidak oleh Ombudsman RI. Yusril pun mengaku pihaknya masih berfokus dengan masalah tersebut.
Yusril menambahkan, pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi. Guna membahas seputar temuan atau masalah Lapas dan Rutan yang lagi menjadi sorotan akhir-akhir ini.
"Belum clear masalah itu dan saya juga belum mendapat laporan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," jelasnya dikutip dari antara.
- Tangkapan layar instagram dewanperwakilannetezen.id
Sampai saat ini, kata Yusril, pihaknya merencanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepolisian, dan Ombudsman dalam melakukan berbagai langkah penertiban yang lebih sistematis terhadap lapas di Indonesia.
Rapat tersebut pun dikatakannya, segera dilakukan. Sebab baru-baru ini pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) serta pengunduran diri Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas, yang sedang disiapkan pula penggantinya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, seperti BNN dan Polri. Mengingat mayoritas narapidana yang ada di lapas tersandung kasus narkoba.
Sebelumnya, satu video yang memperlihatkan sekilas ada sekelompok orang, seperti menggelar pesta sabu diiringi dengan musik yang kencang.
Diduga pula ada oknum pegawai yang terlibat pesta tersebut. Atas kajadian itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat menindak tegas oknum pegawai yang diduga terlibat pesta sabu tersebut.
Sehubungan dengan ini, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum.
“Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya, dari kemarin Karutan sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti,” ungkapnya.(klw)
Load more