Simak 4 Fakta dari Viralnya Video Diduga Pesta Sabu di Rutan Depok
- tvOnenews - Wildan
Jakarta, tvonenews.com- Hebohnya video diduga pesta sabu yang dilakukan oknum Petugas bersama warga binaan di Rutan Depok. Memunculkan sejumlah fakta, yang perlu diketahui publik.
Fakta-fakta ini telah dikonfirmasi oleh pihak-pihak terkait. Video diduga pesta sabu di Rutan Depok ini masih didalami pihak Kepolisian
Kabar adanya dugaan pesta narkoba, jenis sabu di Rutan Depok ini muncul di tengah isu lain. Isu yang juga bikin heboh, yaitu sidak ombudsman RI ke Lapas Cibinong.
- Tangkapan layar instagram dewanperwakilannetezen.id
Dengan demikian, tvonenews.com merangkum sekiranya ada 4 fakta dari viralnya video diduga pesta sabu di dalam Rutan Depok, antara lain:
Pertama, adanya tindakan tegas oleh pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat pesta narkotika jenis sabu. Juga adanya warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Depok yang ikut terlibat.
Kedua, adanya tindakan tegas hukum dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, yang mana orang-orang yang terlibat dalam video dilaporkan ke Polisi.
“Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya yang terkait, dari kemarin Karutan (Kepala Rutan) sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno.
Ditambah juga, katanya Ditjenpas juga mengambil tindakan terhadap WBP yang diduga terlibat dalam pesta narkotika tersebut dengan memindahkan ke lembaga pemasyarakatan lain.
“Untuk warga binaannya sudah digeser ke lapas lain,” jelasnya.
Ketiga, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra rencanakan rapar koordinasi.
Guna membahas seputar temuan atau masalah Lapas ataupun Rutan yang lagi menjadi sorotan akhir-akhir ini. Sekalipun ia belum mendapatkan laporan video terkait.
"Belum clear masalah itu dan saya juga belum mendapat laporan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," jelasnya dikutip dari antara.
Keempat, oknum petugas Rutan Depok negatif sabu setelah diperiksa oleh Kepolisian.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap dua oknum pegawai Rutan. Namun diketahui bahwa hasilnya negatif.
Sejauh ini kasus terus didalami. Sebab ada dugaan bila oknum ini menjadi pengedar sabu di dalam Rutan.
"Sudah tes urine, masih negatif. Tapi kami akan melakukan pemeriksaan secara mendalam dari mana asal sabu tersebut,” jelas Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).(ars/klw)
Load more