News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Mayjen Dian Andriani, Dari Dokter hingga Jenderal: Perempuan Pertama di TNI AD yang Raih Bintang Dua

Mayjen Dian Andriani mencatat sejarah sebagai perempuan pertama TNI AD yang meraih pangkat bintang dua. Berikut profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya
Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:34 WIB
Mengenal Mayjen Dian Andriani, Dari Dokter hingga Jenderal Perempuan Pertama di TNI AD yang Raih Bintang Dua
Sumber :
  • Instagram SrikandiIndonesia

tvOnenews.com - Perjalanan seorang prajurit menuju pangkat jenderal tidak selalu berawal dari korps tempur. Hal itu tergambar dari sosok Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.KK., M.Biomed., M.A.R.S., S.H., M.H., FINSDV., FAADV. Ia merupakan dokter spesialis yang berkarier di lingkungan Korps Kesehatan Militer (CKM), tetapi kemudian mencatat sejarah sebagai perempuan pertama di TNI Angkatan Darat yang menyandang pangkat Mayor Jenderal atau bintang dua.

Kenaikan pangkat tersebut berlangsung pada Mei 2024. Dian menjadi salah satu dari 46 perwira tinggi TNI AD yang memperoleh kenaikan pangkat. Dalam laporan korps di Mabes TNI, ia tercatat sebagai prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) pertama yang mencapai pangkat bintang dua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Dian di dunia militer dan kesehatan. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjalani berbagai penugasan, mulai dari Kesdam IV/Diponegoro, menjadi dokter di lingkungan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga menduduki sejumlah posisi di rumah sakit militer. Di saat yang sama, pendidikan yang ditempuhnya juga tidak berhenti pada kedokteran, tetapi berkembang ke bidang administrasi rumah sakit dan hukum.

Berawal dari Dokter, Masuk TNI AD pada 1989

Dian Andriani lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 3 Juni 1966. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMUN 2 Ujung Pandang, ia melanjutkan pendidikan kedokteran dan kemudian masuk jalur militer melalui Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepalmilsuk) II pada 1989.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Dian bergabung dengan Korps Kesehatan Militer dan mengawali karier sebagai perwira pertama di Kesdam IV/Diponegoro. Pada periode berikutnya, ia juga mengikuti sejumlah pendidikan militer, antara lain Sussarcabkes pada 1992, Suslapa I Kes pada 1997, dan Suslapa II Kes pada 2000.

Di bidang akademis, perjalanan Dian juga cukup panjang. Ia menyelesaikan pendidikan S1 dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada 1992. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan spesialis kulit dan kelamin di Universitas Indonesia serta menempuh pendidikan magister di bidang biomedik dan administrasi rumah sakit. Ia juga memiliki latar pendidikan hukum.

Kombinasi antara kedokteran, kesehatan militer, administrasi rumah sakit, dan hukum tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan profesional Dian selama bertugas di TNI AD.

Pernah Jadi Dokter Paspampres hingga Pimpin Rumah Sakit

Salah satu penugasan yang menonjol dalam perjalanan awal karier Dian adalah ketika ia menjadi dokter Detasemen Kesehatan Paspampres pada 1993. Ia menjalankan tugas tersebut pada era Presiden Soeharto sebelum kemudian melanjutkan kariernya di lingkungan rumah sakit militer.

Sebagian besar perjalanan karier Dian kemudian berkaitan dengan pelayanan dan pengelolaan kesehatan militer. Ia menduduki berbagai posisi di Rumah Sakit Tingkat II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya, mulai dari Kanit UGD, sejumlah jabatan di bidang penyakit kulit dan kelamin, hingga Kepala Komite Medik.

Pada 2017, Dian dipercaya menjadi Kepala Rumah Sakit Tingkat II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya. Setelah itu, ia melanjutkan penugasan sebagai Kepala Departemen Penyakit Kulit dan Kelamin RSPAD Gatot Subroto pada 2019. Ia kemudian menjadi bagian dari Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Subroto pada 2021.

Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan bahwa karier Dian tidak hanya berkembang sebagai tenaga medis, tetapi juga bergerak ke wilayah manajemen, pendidikan, dan tata kelola institusi kesehatan.

Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.KK., M.Biomed., M.A.R.S., S.H., M.H., FINSDV., FAADV
Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.KK., M.Biomed., M.A.R.S., S.H., M.H., FINSDV., FAADV
Sumber :
  • Instagram Dianandrianiratna

Naik ke Bintang Dua dan Cetak Sejarah Kowad

Babak penting dalam perjalanan Dian terjadi pada 1 April 2024 ketika ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan). Tidak lama kemudian, pangkatnya naik menjadi Mayor Jenderal.

Panglima TNI menerima laporan korps kenaikan pangkat 75 perwira tinggi pada 15 Mei 2024. Dari jumlah tersebut, 46 merupakan Pati TNI AD. Nama Dian Andriani termasuk di dalamnya dan kenaikan pangkat tersebut menjadikannya perempuan pertama di lingkungan TNI AD yang menyandang pangkat bintang dua.

Dalam catatan mengenai pencapaian tersebut, Dian menyebut kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal sebagai penghargaan yang sangat berarti bagi Kowad. Ia juga berharap pencapaian tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju kesempatan yang lebih besar bagi prajurit perempuan TNI AD pada masa mendatang.

Dengan demikian, perjalanan Dian Andriani tidak hanya berkaitan dengan satu kenaikan pangkat. Dari seorang dokter yang masuk TNI AD pada 1989, bertugas di Paspampres, menjalani belasan tahun di rumah sakit militer, hingga dipercaya mengemban jabatan di Unhan, perjalanan tersebut berujung pada sebuah catatan sejarah.

Dian Andriani menjadi perempuan pertama dalam sejarah TNI AD yang meraih pangkat Mayor Jenderal atau bintang dua—sebuah pencapaian yang lahir setelah lebih dari tiga dekade perjalanan di bidang kesehatan militer, kedokteran, pendidikan, dan berbagai penugasan strategis. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Ibu Aqib, korban dugaan perundungan ungkap perubahan kondisi sang anak sebelum meninggal, mulai dari menjadi lebih pendiam hingga ditemukan memar di perut.
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).
AC Milan Buat Manuver Mengejutkan, Siap Bajak Esposito yang Bersinar di Serie A dan Bikin Inter Kecipratan Untung

AC Milan Buat Manuver Mengejutkan, Siap Bajak Esposito yang Bersinar di Serie A dan Bikin Inter Kecipratan Untung

Klub Liga Italia, AC Milan dikaitkan dengan Sebastiano Esposito untuk memperkuat lini serang musim depan. Penyerang Sassuolo itu masuk dalam radar Rossoneri.

Trending

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).
Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Kesaksian Ibu Aqib, Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan: Temukan Memar di Perut

Ibu Aqib, korban dugaan perundungan ungkap perubahan kondisi sang anak sebelum meninggal, mulai dari menjadi lebih pendiam hingga ditemukan memar di perut.
Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Viral Sejumlah Orang Mengaku Keracunan usai Santap Makanan di Restoran Korea Bandung, Alami Muntah-muntah hingga Demam

Viral Sejumlah Orang Mengaku Keracunan usai Santap Makanan di Restoran Korea Bandung, Alami Muntah-muntah hingga Demam

Peristiwa keracunan dialami oleh sejumlah orang setelah menyantap makanan Korea yang mereka pesan di sebuah restoran di Mall 23 Paskal, Bandung, Jawa Barat.
Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti, sementara media Thailand menyoroti perjuangan timnya
Selengkapnya

Viral