PP P3B Fokus Pemberdayaan Ekonomi dan Perlindungan Perempuan Bengkulu
- Istimewa
Dukungan terhadap peningkatan peran perempuan juga disampaikan Anggota DPD RI asal Provinsi Bengkulu, Hj. Lenny John Latief. Ia berharap PP P3B dapat menjadi wadah untuk menghubungkan potensi perempuan agar berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
“Harapan kami, dengan adanya PP P3B, perempuan semakin hadir dan mengambil peran dalam pembangunan. Potensi ini perlu disatukan agar kita bisa bersama-sama mengangkat perempuan dan memajukan Provinsi Bengkulu,” kata Lenny.
Sementara itu, salah satu inisiator PP P3B, Dra. Mawarti Anwar Duramin, menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki sejarah sejak 1968. Upaya mengaktifkan kembali organisasi mulai dibahas melalui musyawarah pada 2025, dengan tujuan menyesuaikan peran organisasi terhadap kebutuhan perempuan saat ini.
“Pada 2025, kami bermusyawarah untuk membangkitkan kembali organisasi ini dan mengembangkannya menjadi Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu. Kami ingin organisasi ini tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi, saling mendukung, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tutur Mawarti.
Kepengurusan PP P3B periode 2026–2031 diharapkan dapat melanjutkan sejarah organisasi sekaligus memperluas kegiatan pemberdayaan perempuan. Pelaksanaan program-program tersebut akan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi, akses keterampilan, perlindungan, dan keterlibatan perempuan dalam pembangunan Provinsi Bengkulu.
Pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Maya Miranda Ambarsari melalui rangkaian pembacaan surat keputusan, pengucapan sumpah atau janji pengurus, penandatanganan pakta integritas, serta penyerahan bendera pataka dan Merah Putih.
Load more