News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Down Syndrome di Surabaya Meninggal Diduga Dibully Dua Bocah Tetangganya

Seorang ayah di Rungkut, Surabaya tak kuasa menahan tangis setelah sang anak yang menderita down syndrome meningggal dunia diduga dibully dua bocah tetangganya.
Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:12 WIB
Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

tvOnenews.com — Laras Abdul Wahid, seorang ayah dari anak down syndrome di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur kini hanya bisa menyerahkan persoalan hukum kepada pihak berwajib.

Bagaimana tidak, sang anak berkebutuhan khusus (ABK) meninggal dunia di rumahnya sendiri usai diduga mengalami perundungan oleh dua anak tetangganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa memilukan ini sebetulnya terjadi pada 12 September 2026 atau tepat sebulan lalu, tepatnya di sebuah rumah kawasan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

Seorang anak berkebutuhan khusus sedang duduk di kursi roda. Menurut pengakuan sang ayah, ia mengalami down syndrome, jantung bocor hingga alami gangguan penglihatan.

Karena hal inilah, si anak berinisial Z (10 tahun) hanya menghabiskan harinya dengan duduk di kursi roda. Saat hari nahas itu tiba, ia lagi berada di teras rumah.

Sang ayah saat itu tertidur di kamar, efek dari meminum obat penyakit ginjal yang dideritanya. Adapun ibunya berangkat ke pasar untuk berjualan sari kedelai.

Namun ketika sang ibu kembali dari pasar, betapa terkejutnya dia melihat anaknya tertelungkup dan jatuh dari kursi roda yang selama ini menopang hidupnya.

Ketika ditemukan, Z dalam kondisi tak sadar dan badannya mulai membiru. Ibunya langsung memanggil sang suami yang berada di kamar tidur.

Dengan situasi panik, kedua orang tua ini meminta bantuan orang sekitar untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Akan tetapi, nyawa Z tidak tertolong.

Konon dalam hasil pemeriksaan, ditemukan tali sepatu yang menjerat leher korban dengan sebilah besi. Mulut Z kabarnya juga dimasukkan sabun colek hingga tertelan.

Kabarnya, ada dua orang anak tetangga yang menyelinap masuk ke dalam rumah korban. Dari rekaman CCTV, terlihat jelas pelaku masuk lewat pintu yang terbuka.

Dari hasil penyelidikan dan juga gelar perkara, Polrestabes Surabaya menetapkan tiga tersangka, salah satunya anak berinisial K berusia 10 tahun. 

Melansir dari informasi yang diperoleh tvOne, pelaku tidak ditahan oleh pihak kepolisian, bahkan masih sering beraktivitas di lingkungan rumah.

“Ya, menurut apa gelar perkara ataupun reka adegan itu di apa dilakukan penyiksaan itu gak ditahan masih bebas di rumah bersama orang tuanya sampai sekarang,“ kata ayah korban, Laras Abdul Wahid.

Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga
Anak down syndrome di Surabaya tewas usai dibully dua bocah tetangga
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

Laras Abdul Wahid bahkan sampai menangis saat melihat pelaku yang masih bebas berkeliaran di lingkungan sekitar meski telah menghilangkan nyawa sang anak.

“Saya remuk hati saya, Mas. Nangis, nangis hati saya. Lihat mereka itu (tersangka) apa lewat di depan mata saya itu nangis,“ ujarnya.

Lebih jauh, sang ayah bertanya-tanya kenapa anaknya itu bisa menerima tindakan kejahatan dari orang lain. Padahal, Z tidak bisa berbuat apa-apa karena keterbatasannya.

“Anak saya salah apa? Pernah ngomong sama orang juga enggak. Anak saya terdiam di kursi roda mulai kecil,“ ungkap Laras sambil menangis.

“Enggak punya salah apa-apa, enggak punya dosa apa-apa. Anak saya, anak saya bisanya cuma (ngomong) Allah, Allah gitu tok,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Gegara Megawati Hangestri? Media Korea Blak-blakan Ungkap Penyebab Hyundai Hillstate Terpuruk

Bukan Gegara Megawati Hangestri? Media Korea Blak-blakan Ungkap Penyebab Hyundai Hillstate Terpuruk

Hyundai Hillstate mendapat sorotan media Korea setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam di Piala Yeosu-NH Nonghyup 2026. Bukan karena Megawati Hangestri.
Irjen Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa Kenang Sosok Eks Kadivhubinter Polri Semasa Hidup

Irjen Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa Kenang Sosok Eks Kadivhubinter Polri Semasa Hidup

Irjen Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada 18 Oktober 2026. Dokter Tifa mengenang sosok mantan Kadivhubinter Polri itu semasa hidupnya.
Link Live Streaming Final Denmark Open 2026: Malam Ini Fajar/Fikri Tantang Ganda Putra Malaysia

Link Live Streaming Final Denmark Open 2026: Malam Ini Fajar/Fikri Tantang Ganda Putra Malaysia

Link live streaming final Denmark Open 2026 hari ini, Minggu (18/10/2026). Ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berjuang merebut gelar juara di ajang BWF Super 750 tersebut.
Polisi Berpangkat Bharada Diduga Dibunuh Juniornya di Mako Polairud Tangsel, Penuh Luka Tembakan-Sangkur

Polisi Berpangkat Bharada Diduga Dibunuh Juniornya di Mako Polairud Tangsel, Penuh Luka Tembakan-Sangkur

Pengacara keluarga Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Patryona mengatakan, korban diduga dibunuh oleh juniornya secara keji dengan luka parah
Krkalo Shauna Kathlee Cetak Sejarah, Dua Kali Pecahkan Rekor Dunia Renang Master di 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026

Krkalo Shauna Kathlee Cetak Sejarah, Dua Kali Pecahkan Rekor Dunia Renang Master di 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026

Krkalo Shauna Kathlee kembali memecahkan rekor dunia di 3rd SEAA Masters Swimming Championship 2026. Setelah sebelumnya turun di nomor 50m gaya daya putri kelompok umur 45-49 tahun, kini ia memberikan catatan fantastik di nomor 50m gaya bebas.
Spesifikasi dan Harga iPhone Duo, Termasuk Waktu HP Lipat Pertama Apple Masuk ke Indonesia

Spesifikasi dan Harga iPhone Duo, Termasuk Waktu HP Lipat Pertama Apple Masuk ke Indonesia

Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo sebagai ponsel lipat pertamanya. Berikut spesifikasi, harga hingga prediksi waktu peluncurannya ke wilayah Indonesia.

Trending

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Paris Mencekam! Demo Biaya Hidup Berubah Kericuhan, Toko-toko Jadi Sasaran Jarah

Paris Mencekam! Demo Biaya Hidup Berubah Kericuhan, Toko-toko Jadi Sasaran Jarah

Kerusuhan hingga penjarahan terjadi di Paris dan beberapa kota lainnya di Prancis pada Sabtu (17/10/2026) dalam aksi demonstrasi protes tingginya biaya hidup.
Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Ruben Onsu mengungkap alasan mengadopsi Thayaka Putra Onsu, mulai dari pertemuan pertama hingga perenungan saat menjalankan ibadah umrah.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter super antara Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj.
Selengkapnya

Viral