News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:42 WIB
Ibu DH, Korban Pembunuhan di Madiun
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

Jakarta, tvonenews.com- Ibu dari korban pembunuhan di Madiun, menyampaikan sempat memiliki firasat tidak enak sebelum tahu Dini Hardayanti dibunuh suami sirinya, Dwi Bagus Martono.

Hal tersebut dijelaskannya dalam acara Apa Kabar Indonesia Siang, disiarkan di youtube tvonenews. Ibu dari Dini alias DH itu, tidak menduga sang anak yang di bawa ke Hotel menjadi korban pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firasat tidak enaknya muncul setelah DH mematikan panggilan video (video call) secara mendadak. Lalu pesannya tidak terkirim dan tidak kunjung direspons.

"katanya mau ada acara, tidak lama itu Bagus datang dan marah, dan ngobrol bentar langsung mati video callnya," katanya dikutip dari youtube tvonenews, Jumat (30/10/2026).

"terus saya wa kenapa teh kok gak aktif lagi, saya cek ceklis ya saya anggap 'oh lagi ada acara ulang tahun, tapi hati ibu janggal aneh' kok ini tidak ada video. Kan ada cara pasti ada video, dan ibu tlp sudah nggak aktif, dan suaminya saya tlp gak diangkat," jelas ibu DH.

Lokasi nyawa DH dihabisi suaminya DBM di Madiun
Lokasi nyawa DH dihabisi suaminya DBM di Madiun
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

Dalam ceritanya tersebut, Ibu DH melakukan panggilan berkali-kali diduga di hari korban dibunuh. Korban berada di Hotel bersama anaknya yang berusia 4 tahun.

Pada hari besoknya, Ibu DH kembali mencoba menghubungi sang anak. Dengan perasaan tidak enak itu, ia pun meminta tolong pada keluarga lainnya untuk mengirim pesan ke tersangka Bagus.

Suami siri Dini, ia sebut juga tidak menjawab panggilan dan tidak membalas pesan ibu korban di hari yang sama.  

Setelah dilakukan upaya komunikasi, dengan meminta tolong saudara lain. Lalu ibu korban, kembali mencoba kirim pesan ke suami siri sang anak dengan nada ancaman mau lapor ke Polisi.

"Akhirnya saya kirim pesan 'maaf ganggu, mau tanya aja bagaimana kabarnya neng dan koko? kalau sehat alhamdulillah," cerita Ibu DH.

"akhirnya, saya minta tolong kirim pesan lagi, saya ancam 'kalau nggak dibls saya lapor polisi saja ya' terus 1 jam kemudian dia jawab katanya (korban) kabur," sambung cerita ibu korban.

Untuk diketahui, polisi menyebut tersangka DBM merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan tes psikologis di atas rata-rata.

"Hasil tes psikologisnya memang sudah keluar. Memang ada kecenderungan tersangka ini bersifat superior,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Roy Hutton Marulamrata Sihombing, dikutip dari Antara.

Seperti diketahui, kasus ini melibatkan dua korban, yakni Dini Hardiyanti alias DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun. Keduanya menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka, yang diketahui merupakan suami siri.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, peristiwa tersebut diduga terjadi pada September 2026 di Kota Madiun.

Polisi menelusuri kasus ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut karena keduanya tidak dapat dihubungi.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada Dwi Bagus dan polisi mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk keterangan yang diperoleh selama pemeriksaan dan bukti lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. Tersangka akhirnya ditangkap di Kabupaten Jombang pada Minggu (25/10/2026).(klw)

 

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kulit Sedang Iritasi, Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tidak Makin Parah

Kulit Sedang Iritasi, Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tidak Makin Parah

Kulit sedang iritasi? dr. Mariana membagikan 3 kesalahan skincare yang harus dihindari agar iritasi tidak semakin parah dan kulit cepat pulih.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Dinilai Berhasil Jaga Kedaulatan Energi Indonesia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Dinilai Berhasil Jaga Kedaulatan Energi Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tercatat memperoleh tingkat -
Viral 'Choir BCA Prioritas' hingga Banyak Diparodikan di TikTok, Ternyata Ini Grup Aslinya

Viral 'Choir BCA Prioritas' hingga Banyak Diparodikan di TikTok, Ternyata Ini Grup Aslinya

Viral 'Choir BCA Prioritas' atau 'BCA Solitaire Choir' hingga banyak diparodikan di TikTok, ternyata ini grup aslinya.
Jadwal Hylo Open 2026, Jumat 30 Oktober: 4 Wakil Indonesia Main Malam Ini! Amri/Nita jadi yang Pertama yang Bertarung

Jadwal Hylo Open 2026, Jumat 30 Oktober: 4 Wakil Indonesia Main Malam Ini! Amri/Nita jadi yang Pertama yang Bertarung

Jadwal Hylo Open 2026, Jumat 30 Oktober dimana terdapat empat wakil Indonesia tersisa yang akan bertanding malam ini.
Jadwal Super League Pekan Ini: Persija Diuji Dewa United, Persib Bisa Pangkas Jarak di Papan Atas

Jadwal Super League Pekan Ini: Persija Diuji Dewa United, Persib Bisa Pangkas Jarak di Papan Atas

Jadwal Super League pekan ini, 30 Oktober-1 November 2026, menyajikan duel Dewa United vs Persija Jakarta dan peluang Persib Bandung mendekati puncak klasemen.
Jadwal Pertandingan Pemain Timnas Indonesia Abroad Akhir Pekan Ini: Mees Hilgers Berpeluang Debut Resmi 

Jadwal Pertandingan Pemain Timnas Indonesia Abroad Akhir Pekan Ini: Mees Hilgers Berpeluang Debut Resmi 

Sepanjang akhir pekan ini, sejumlah pemain Timnas Indonesia abroad akan unjuk gigi demi mengambil hati pelatih John Herdman yang tengah mempersiapkan rencana menuju Piala Asia 2027. 

Trending

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel

Dalam upaya memerangi karhutla di Sumatera Selatan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan langkah taktis dengan menyemai 42 ton garam di langit, Kamis (30/10). 
Selengkapnya

Viral