Pakai Hercules, TNI AU 'Ciptakan' Hujan untuk Melawan Karhutla di Sumsel
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dalam upaya masif memerangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) melakukan langkah taktis dengan menyemai 42 ton garam di langit wilayah tersebut pada Kamis (30/10).
Operasi modifikasi cuaca (OMC) ini bertujuan untuk memicu hujan buatan guna memadamkan titik-titik api yang masih tersisa.
Operasi skala besar ini merupakan kolaborasi antara TNI AU dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi, menjelaskan bahwa penyemaian melibatkan armada udara yang mumpuni.
"Proses penyemaian dilakukan menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, serta dua pesawat BNPB," ujar Feri.
Penerbangan penyemaian garam ini lepas landas dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang.
Setibanya di atas awan wilayah yang terdampak kebakaran, awak pesawat mengoperasikan peralatan khusus untuk menaburkan garam.
Bahan tersebut nantinya akan bereaksi dengan awan dan menciptakan curah hujan.
Feri menegaskan bahwa intervensi cuaca ini bukan baru pertama kali dilakukan. Operasi serupa telah berjalan selama beberapa hari terakhir dan hasilnya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat setempat.
"Dalam beberapa hari terakhir, hujan telah turun di Kota Palembang dan sejumlah daerah lainnya di Sumsel," tambahnya.
Meski hujan telah membasahi sebagian wilayah, TNI AU memastikan akan tetap melanjutkan operasi modifikasi cuaca hingga seluruh titik api di Sumatera Selatan benar-benar padam dan ancaman karhutla bisa diatasi sepenuhnya. (ant/dpi)
Load more