Cerita dari Kabin Super Puma: Perjuangan TNI AU Padamkan Karhutla Lewat Misi Water Bombing
- istimewa
"Tanpa kerjasama yang baik, juga insting dan feeling yang terlatih, mustahil misi water bombing bisa diselesaikan," imbuhnya.
Dari sisi efektivitas, metode water bombing terbukti andal untuk menjangkau titik-titik api yang mustahil ditempuh melalui jalur darat. Dalam sekali rilis, aliran air dari Bambi Bucket berkapasitas 2.950 liter mampu menyiram area seluas 300 hingga 500 meter.
Selama satu misi penerbangan, helikopter Super Puma sanggup melakukan pick up dan rilis air sebanyak 10 hingga 15 kali—sebuah data dan fakta penting bagi pengembangan strategi penanganan karhutla di tanah air ke depannya.
- istimewa
Kendati demikian, Letkol Ravi menceritakan bahwa tidak semua misi berjalan mulus tanpa hambatan. Tantangan terbesar justru kerap muncul pada saat pengambilan air.
"Risiko terbesar yang kami hadapi di lapangan justru ketika pick up air," kata Letkol Ravi.
Salah satu kendala yang sering ditemui adalah sumber air yang sempit dan terbatas, yang menuntut tingkat stabilitas tinggi agar Bambi Bucket dapat terisi penuh. Selain itu, tantangan berat juga dirasakan ketika waduk atau sumber air berada di dalam cekungan yang dikelilingi perbukitan.
Dalam situasi tersebut, kelihaian pilot dan kopilot benar-benar diuji untuk memperhitungkan tenaga (power) helikopter saat membawa beban maksimal air, terutama ketika harus terbang naik melewati bukit yang elevasinya lebih tinggi dari posisi helikopter.
Kendala lainnya muncul ketika sumber air berada di dekat pemukiman warga.
"Kami harus benar-benar menentukan arah approach jauh dari pemukiman penduduk, karena angin yang dihasilkan sangat kencang dan bisa membahayakan," jelasnya.
- istimewa
Setiap misi penyelamatan tentu menyisakan cerita tentang perjuangan, tantangan, dan pengorbanan para patriot udara. Seluruh langkah taktis dan adaptif ini sejalan dengan jargon pengabdian TNI AU, yakni "AMPUH" (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis). Melalui operasi water bombing yang presisi, TNI AU berharap dapat mewujudkan visi "Udara untuk Nusantara Bebas Asap" demi kenyamanan, kesehatan, serta keselamatan seluruh rakyat Indonesia.
Â
Load more