News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Pembunuhan Tragis Balita di Kebayoran Lama: Tangisan Tak Berhenti Terdengar dari Bilik WC Umum

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.
Rabu, 4 November 2026 - 01:33 WIB
AR (22) pelaku pembunuhan bayi berusia 20 bulan di toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama
Sumber :
  • Instagram @merekamjakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang balita berinisial SF (20 bulan) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi perhatian publik.

Diketahui, kepolisian telah menetapkan sang ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (20) sebagai tersangka kasus pembunuhan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang saksi mata bernama Lutfi (49) mengisahkan detik-detik tragis sang balita yang tewas di tangan kedua orang tuanya tersebut.

Lutfi bercerita peristiwa tragis itu terjadi di sebuah WC umum kawasan Pasar Kebayoran Lama pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam saat menggiring pelaku pembunuhan anak.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam saat menggiring pelaku pembunuhan anak.
Sumber :
  • Polsek Kebayoran Lama

Ia mengaku malam itu dirinya ingin berniat mandi sekedar menyejukkan tubuhnya usai dihantam terik matahari pada siang hari.

Dirinya pun bergegas menuju dua WC umum yang menjadi tempat mandi, cuci, kakus (MCK) para warga yang beraktivitas di Pasar Kebayoran Lama itu.

"Tumben-tumbenan saya itu lagi ingin banget mandi itu malam. Nah, kita kan mandi di kamar WC umum ini. WC kan ada dua kamar buat mandi. Saya ngelewatin kamar satu ini ternyata posisi ketutup. Nah, yang sebelahnya itu kosong, enggak ada isinya. Pas saya mau masuk, saya mendengar suara anak kecil, kayak orang rintih, nangis. Tapi kok sekilas diam, entar nangis lagi, saya curiga," kata Lutfi kepada awak media, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Kecurigaan akan suara tangis rintih anak kecil yang didengar membuat Lutfi mengurungkan niat untuk membasuh diri dengan air segar.

Lutfi pun beranjak duduk di bangku yang berada tepat di antara dua WC umum tersebut.

Berkisar beberapa waktu kemudian, Lutfi mendapati tersangka ayah tiri dan korban keluar dari WC umum yang sebelumnya terkunci rapat dari dalam.

"Kisaran seperempat jam lah saya nunggu, buka tuh pintu anak kecil dan orang dewasa. Anaknya dituntun-tuntun tangannya ini sebelah kanan. Sama sembari dia megang baju anak kecil. Posisi anak kecil itu enggak pakai pakaian, sudah telanjang, sudah basah semuanya. Dan juga bibirnya sudah pada pucat, sudah pada putih," kata Lutfi.

Lutfi mengaku dirinya sempat menegur pria yang belakangan diketahui merupakan pelaku sekaligus ayah tiri dari korban.

Kala itu, sang anak telah tak berdaya dengan kondisi wajah yang memucat hingga mengalami muntah di hadapannya.

Tragisnya, pelaku justru mengelabui Lutfi dengan menyebut sedang memberi pelajaran terhadap korban yang disebutnya berbuat kenakalan.

JM, ibu balita korban pembunuhan di toilet umum Kebayoran Lama
JM, ibu balita korban pembunuhan di toilet umum Kebayoran Lama
Sumber :
  • Instagram @merekamjakarta

"Tapi anak itu mau samperin saya. Samperin saya dengan jalan sendiri. Sebelum sampai ke depan saya, samperin saya, terus dia muntah. Muntah air. Memang air isinya. 'Anak lu kenapa lagi tuh? Lagi sakit?' 'Iya, Bang, lagi ini.' Ya sudah," kata Lutfi.

Saat itu, pelaku pun meminta sebuah celana kotor yang berada tepat di halaman WC umum.

Lutfi pun mengaku iba melihat celana yang tak layak dipakai itu akan dikenakan kepada balita malang tersebut.

"Orang dewasanya itu, ngomong sama saya, 'Bang, ini celana dipakai enggak, Bang?' Kan ada keset buat lap kaki tuh. 'Buat apaan?' 'Buat anak saya pakai, saya pakaiin buat anak saya,' katanya. Anaknya enggak ada celana. 'Kalo emang ini entar saya ambilin nih di rumah bekas anak saya, jangan pakai itu, itu kan kotor,' saya bilang. 'Boleh, Bang, boleh, Bang,' katanya," jelasnya.

Tak lama berselang, Lutfi pun bergegas kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kawasan Pasar Kebayoran Lama untuk mengambil celana anak itu.

Kembalinya ia dari rumah, Lutfi mengaku mendapati korban dengan para pelaku telah menyeberang jalan tanpa menghiraukan permintaannya tersebut.

"Kisaran pokoknya jam 3.00 pagi, saya mendengar lagi suara antara suara anak kecil apa suara kucing. Cuman, 'Ah, masa yang tadi sih?' Kan udah pergi, enggak mungkin. Dan istri saya belum bilang kalau itu orang sudah tiga kali bolak-balik kamar mandi itu. Sudah tiga kali, tiga hari," katanya.

Keesokan pagi, Lutfi pun terkejut dengan kedatangan sejumlah personel kepolisian menghampirinya.

Anggota polisi itu menanyakan kepadanya terkait peristiwa penyiksaan yang berlangsung.

"Pas besok paginya nih, tiba-tiba polisi datang banyak. Saya kaget. Lah berarti semalem, saya sudah sempat emosi juga tuh. Semalem anak lu disiksa berarti di sini," kata Lutfi.

Diketahui, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam membenarkan soal adanya insiden pembunuhan tersebut.

“Untuk pembunuhan itu, yang membunuh adalah kedua orang tuanya, ibu kandung dan ayah tiri. Kejadian pembunuhannya itu awalnya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama,” kata Seala, kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

Lebih lanjut, Seala menerangkan, peristiwa ini diketahui usai pemilik toilet umum melaporkan terkait dugaan peristiwa sodomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun saat diselidiki kepolisian mendapati jika peristiwa tersebut merupakan aksi pembunuhan keji.

“Peristiwa awalnya diketahui oleh pemilik toilet umum. Warga melapor dikiranya peristiwa sodomi,” jelas Seala. (raa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Berikut profil singkat anggota Polsek Tulis, Polresta Batang, Aipda Prihatika Wahyu Wibowo yang tewas ditabrak truk ugal-ugalan saat bertugas di Jalur Pantura.
Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Yusuf menerangkan, pemerintah perlu mencocokkan data ekspor Indonesia dengan data impor negara tujuan untuk memastikan potensi manfaat ekonominya.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Setelah sekian lama menghirup asap karhutla, warga Kalimantan kini bisa merasakan kembali udara segar. Momen ini bahkan dibagikan oleh sejumlah pengguna Threads
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.

Trending

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Selengkapnya

Viral