News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keris asal Sumenep Madura Dipilih jadi Souvenir KTT G20, Buatnya Sakral Masing-masing Negara Cuma Dapat Satu

Dalam rangka mempersiapkan gelaran KTT G20 pada November mendatang, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadikan keris asal Desa Aeng Tong-tong Sumenep
Sabtu, 18 Juni 2022 - 20:33 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Aeng Tong-tong dan memesan keris untuk gelaran KTT G20.
Sumber :
  • Instagram/@indonesia.g20

Sumenep, Jawa Timur - Dalam rangka mempersiapkan gelaran KTT G20 pada November mendatang, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana menjadikan keris asal Desa Wisata Aeng Tong-tong Sumenep Madura sebagai suvenir untuk para delegasi yang hadir pada salah satu side event.

Desa Wisata Aeng Tong-tong yang berada di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura ini menjadi desa pertama yang dikunjungi Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dalam rangka memulai visitasi ke 50 desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan ini sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi melalui pengembangan desa, agar tercipta lapangan kerja dan mendorong kebangkitan ekonomi sejalan dengan tujuan Presidensi G20.

Menariknya pada tahun 2014, desa ini dinobatkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia.

Keris telah hadir sejak abad ke-19 dan menjadi senjata pamungkas para prajurit kala itu dan hingga saat ini keris masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Aeng Tong-tong.

Menparekraf berencana menjadikan keris asal Desa Wisata Aeng Tong-tong sebagai suvenir delegasi yang hadir pada salah satu side event Presidensi G20 Indonesia 2022.

Proses pembuatan keris memakan waktu 1-6 bulan bergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan pola yang dibuat. Menparekraf kemudian memesan sebanyak 20 buah untuk masing-masing negara G20.

“Langkah ini juga sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan keris khas Desa Aeng Tong-tong agar lebih dikenal oleh masyarakat secara luas,” tulis akun sosial media Presidensi G20 Indonesia.

Desa ini memiliki galeri khusus yang menjadi ruang untuk menampilkan produk-produk keris. Di sana juga ditampilkan keris dari para leluhur yang telah berusia 300 tahun. Tidak hanya itu saja, galeri ini juga diperuntukkan sebagai tempat berkumpulnya para empu, kolektor, hingga pemerhati keris.

Kemampuan Turun-temurun Membuat Keris di Desa Aeng Tong-tong

Pembuatan keris merupakan hal yang diwariskan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang, yakni sejak masa Kerajaan Sumenep. Dahulu keris digunakan sebagai senjata untuk melawan musuh, namun seiring berjalannya waktu fungsi keris pun berubah.

Saat ini keris asal Desa Aeng Tong-tong dibuat untuk memenuhi pesanan para kolektor keris, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Salah satu hal menarik dari Desa Aeng Tong-tong yaitu terdapat ritual pencucian keris dan ziarah kubur kepada leluhur empu yang disebut dengan Penjamasan Keris.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan pesta rakyat yang menampilkan kesenian tradisional seperti saronen (alat musik khas Sumenep, Madura) dan macapat (tembang atau puisi tradisional Jawa). (amr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Skema Barter dengan Filipina untuk Jaga Perdagangan

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Skema Barter dengan Filipina untuk Jaga Perdagangan

Mendag mengungkapkan, rencana tersebut muncul setelah pemerintah melihat tantangan yang dihadapi sejumlah negara akibat pelemahan mata uang terhadap dolar AS.
Pergantian Kepala BGN Disebut Sebagai Langkah Perbaikan Program MBG ke Depan

Pergantian Kepala BGN Disebut Sebagai Langkah Perbaikan Program MBG ke Depan

Berdasarkan data Kemenkes mencatat 60 kasus dengan 5.207 korban, sedangkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 55 kasus dengan 5.320 korban. 
Bikin Fans Ngamuk! FIFA Mendadak Larang Botol Minum Isi Ulang di Piala Dunia 2026

Bikin Fans Ngamuk! FIFA Mendadak Larang Botol Minum Isi Ulang di Piala Dunia 2026

FIFA secara mendadak mengubah aturan stadion dan resmi melarang penonton membawa botol air minum yang dapat digunakan kembali (reusable) selama gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Istora Senayan Masih 'Angker', Para Pemain Unggulan Tumbang di Babak Pertama Indonesia Open 2026

Istora Senayan Masih 'Angker', Para Pemain Unggulan Tumbang di Babak Pertama Indonesia Open 2026

Istora Senayan kembali menunjukkan keangkerannya karena sejumlah pemain unggulan berguguran sejak babak pertama Indonesia Open 2026.
Rupiah Makin Anjlok, Purbaya: Ada Rumor Macem-macem di Pasar

Rupiah Makin Anjlok, Purbaya: Ada Rumor Macem-macem di Pasar

Nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah. Data Bloomberg menunjukkan rupiah berada di level Rp18.003 pada pukul 09.05 WIB.
Lama Diam, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Tuduhan Onyo Mencuri Parfum

Lama Diam, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Tuduhan Onyo Mencuri Parfum

Ruben Onsu akhirnya buka suara soal tuduhan Onyo mencuri parfum. Ia pilih tunggu momen yang tepat dan pastikan sang anak gunakan hak jawabnya.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada Januari hingga Juli 2026.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Gelar Sidang, PN Jakpus Putuskan Tolak Gugatan PMH Terhadap Jusuf Hamka

Gelar Sidang, PN Jakpus Putuskan Tolak Gugatan PMH Terhadap Jusuf Hamka

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menggelar sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) pada Selasa (3/6/2026) dengan perkara Nomor 720/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst.
Sambut Kajati Baru, KDM Tekankan Pentingnya Harmonisasi Antarlembaga

Sambut Kajati Baru, KDM Tekankan Pentingnya Harmonisasi Antarlembaga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Selengkapnya

Viral